# Pojok teori OPFCI
THE WORLD WITHOUT NOBLES
Wassup para nakama samudra luas opfci dimana pun kalian berada. Bareng Calgara disini. Tak ada QA semalam karena aku lebih memilih menulis sebuah artikel yang saat ini kusajikan di fp tercinta kita ini. Artikel ku ini juga ku persembahkan pada para para peserta dan calon peserta TARUNG TULIS 3 OPFCI di grup OPFCI. Pada kesempatan kali ini aku mencoba meluangkan buah pemikiran ku yang semoga bisa diterima dan diapresiasi oleh kalian para pembaca sekaligus menunjukkan pada kalian jika mengumpulkan keping demi keping petunjuk dalam manga one piece yang kemudian dituangkan dalam sebuah tulisan itu sesuatu yang mengasyikkan. Dimana letak mengasyikkannya? Entahlah, sulit menjelaskannya. Tapi aku sudah melakukan ini selama 4 tahun terakhir dengan puluhan bahkan ratusan artikel yang sudah ku tulis tanpa bayaran sepeserpun namun aku tetap ingin melakukannya. Bukankah itu berarti mengasyikkan ? Lol
Bagi yang terbiasa membaca artikel via web dengan tampilan lebih segar, bisa langsung aja mampir dengan klik tautan di sini > http://wanpis.or.id/pojok-teori-one-piece-by-calgara-the-world-without-nobles/
Ayo mari langsung saja ke tema yang ingin ku bahas, di balik Penciptaan Dunia. Dalam dunia OP, jika kita berbicara dengan dunia dan penguasanya, maka tak sah jika kita tak menyinggung nama Tenryuubito. Tenryuubito yang diartikan sebagai Celestial Dragon ( Kaum Naga Langit) juga biasa disebut sebagai World Noble ( Bangsawan Dunia ). Mereka juga dikenal sebagai keturunan dari creator of the world( pencipta dunia). Klaim yang terkesan ambisius dan tendensius dari sebuah golongan masyarakat itu ternyata diamini oleh dunia sebagai sebuah kebenaran yang absolut.
● The power of the World Creator Descendant
Dimunculkan pertama kali dalam awal arc Sabaody Archipelago di chapter 496 yang berjudul “Yarukiman Mangrove” , Tenryuubito diperkenalkan sebagai golongan dengan kekuasaan dan kesewenang wenangan yang luar biasa. Dari segi sosial, politik sekaligus ekonomi, mereka melampaui siapapun dan apapun yang pernah Oda gambarkan di OP world sejauh ini. Dari segi sosial, tampak dengan begitu entengnya ia memilih wanita untuk dijadikan istri nya yang kesekian meski si wanita enggan karena telah memiliki tunangan. Tapi itu sama sekali tak menghalangi nya untuk mendapatkan wanita yang Ia mau karena status sosial yang Ia punya.
Saat di rumah lelang, kita tentu cukup terperangah dengan nominal yang Saint Charlos ucapkan saat mengikuti lelang dengan duyung Caimie sebagai objek lelang. Angka yang jauh dari harga normal seorang duyung yaitu 70.000.000 berry. Dengan mudahnya Charlos menyebut angka 500.000.000 berry seolah itu hanya uang yang biasa dikeluarkan untuk membeli camilan. Tak ada yang mampu menandingi angka tersebut. Bahkan meski pun ada yang bisa, aku cukup yakin jika Charlos akan dengan mudah menaikkan angka lelangnya 2 atau 3 kali lipat dari itu.
Masih ingat berapa harga ope ope no mi dibanderol oleh WG ? 5 miliar berry. Fantastis bukan? Jauh dari harga normal DF yang menurut buggy sekitar 100 juta berry. Melihat pola yang sama bermain antara insiden pelelangan Caimie dan transaksi kontroversial ope ope antara bajak laut Barrel dan Marinir, dibalik angka 5 miliar berry itu kuat dugaanku jika Tenryuubito lah yang bermain. Seolah saat mereka menginginkan sesuatu, jika itu bisa dihargai dengan uang maka mereka bisa mendapatkannya.
Jelas di sini, dari sisi kekuatan ekonomi, tak ada di dunia ini yang mampu mensejajarkan diri dengan mereka.
Dari segi politik, mereka adalah pemuncak dari kekuatan politik dunia. Kita mungkin mengenal organisasi politik skala global yang disebut Pemerintah Dunia. Organisasi politik yang menaungi 170 kerajaan di seluruh dunia sekaligus puncak organisasi politik di dunia. Dan organisasi itu dipimpin oleh 5 orang tua bangka yang disebut Gorosei. Untuk sebuah organisasi politik global yang setiap keputusannya ditentukan hanya oleh 5 orang, sebenarnya sudah merupakan kejanggalan besar. Tapi yang lebih mencengangkan lagi adalah ucapan Akainu di chapter 793 yang mengatakan jika mereka para Gorosei tak lebih dari boneka Tenryuubito. Terlepas dari sikap emosional yang meledak - ledak dari Akainu, apa yang ia ucapkan tentu memiliki dasar pengetahuan yang kuat. Pernyataan yang hanya bisa dibalas dengan melempar isu yang berbeda yaitu tentang Kuzan yang meninggalkan Marinir. Jelas di sana Gorosei tak bisa membantah statement Akainu dan lebih memilih meredam Akainu dengan berusaha memojokkannya dengan aib lainnya, meski Akainu bisa menjawabnya dengan elegan. Ya, dari percakapan itu secara tidak langsung Gorosei tak bisa membantah statement Akainu jika mereka ber lima tak lebih dari boneka yang dikendalikan oleh Tenryuubito. Sampai di sini kalian harusnya menyadari, Tenryuubito adalah penguasa politik dunia yang sesungguhnya.
Kekuatan yang hanya layak dan boleh dimiliki pencipta dunia dan keturunannya
● The Untold History of Tenryuubito
Di chapter 722 – 723 kita mengetahui informasi luar biasa besar mengenai sejarah Tenryuubito dari our most beloved villain, Donquixote Doflamingo. Doffy berujar jika Tenryuubito yang kita kenal saat ini adalah keturunan dari 19 keluarga raja dari 19 kerajaan yang beraliansi dengan tujuan tertentu. Tujuan yang menurut hipotesa Prof. Clover dan para ilmuwan Ohara adalah untuk menumbangkn hegemoni sebuah kerajaan besar. Dalam proses penumbangan itu, sebenarnya ada 20 kerajaan yang beraliansi namun salah satu dari kerajaan tersebut memutuskan untuk tak meninggalkan kerajaannya dan tinggal di Marie Geoise Keluarga itu adalah Keluarga Nefertari. Dan sejauh ini dari 19 keluarga kerajaan keluarga Donquixote jadi salah satu dari 19 keluarga raja yang pindah ke Marie Geoise 800 tahun yang lalu.
Terlintas kah dibenak kalian mengapa sampai ada 20 kerajaan menentang 1 kerajaan. Apa yang menyebabkan hal tersebut?
Banyak yang sudah meneorikan ini seperti Roku yang beranggapan AK punya project untuk menyatukan lautan dengan menghancurkan Red line atau Miminwara yang mengatakan penyebabnya adalah kecemburuan karena kemajuan yang dimiliki AK yang memiliki sumber daya untuk mengeksplorasi dunia lebih jauh. Apakah itu alasan yang cukup hingga 20 kerajaan bergabung demi hancurnya satu kerajaan? Mungkin tapi hanya jika itu berdampak besar bagi mereka di titik akan menghancurkan eksistensi dari 20 kerajaan tersebut.
Mari kita bahas satu persatu apakah 2 alasan itu mengancam eksistensi 20 kerajaan ataupun tidak.
1. Proyek menghancurkan Redline guna menyatukan seluruh lautan.
Jika kita mau berpikir Logis, menghancurkan area di Red line tepat dimana ke 6 lautan bertemu akan mempertemukan 4 lautan serta grand line. Alasan dihancurkannya yaitu mempermudah akses ke setiap lautan di belahan bumi manapun kita berada. Sounds good idea. Tak akan ada yang dirugikan karena semua kerajaan logisnya akan dipermudah aksesnya dengan proyek ini. Tapi ketika kita berbicara dampaknya pada perubahan dunia secara geografis, jelas dampaknya akan signifikan. Yang ingin dihancurkan ini adalah benua yang menjulang 10 km ke langit dengan luas yang tentu saja tak bisa dibandingkan dengan pulau pulau yang tersebar di Grandline. Menghancurkannya kemudian menjatuhkannya ke dasar laut tentu menciptakan gelombang gelombang raksasa di lautan. Efek lanjutnya adalah naiknya permukaan air laut. Surely jika ini tak dicarikan solusinya sebelum proyek itu dilaksanakan maka besar kemungkinan akan banyak kerajaan yang terbenam ke dasar lautan. Jadi ini memang bisa mengancam eksistensi 20 kerajaan jika AK tak memberi solusi pada mereka sebelumnya. Tapi jika AK bahkan sampai memikirkan nasib Fishman yang ada di dasar laut dengan memberikan fasilitas untuk relokasi dari Fishman Island, apa kalian berpikir AK tak memberikan solusi yang sama atau bahkan lebih baik pada kerajaan yang ada di permukaan atas dampak lingkungan yang disebabkan proyek ini? Gak mungkin kurasa. Dengan demikian harusnya tak ada alasan proyek ini ditentang hingga di titik AK harus dimusnahkan.
2. Rasa iri itu mengerikan. Kadang dengan rasa iri, kita bisa melakukan apa saja. Iri timbul karena apa yang diinginkan tak bisa dimiliki dan justru dimiliki orang lain. AK digambarkan sebagai kerajaan yang teramat maju dari ilmu pengetahuan serta kebudayaan nya. Itu sesuai dengan hipotesa Clover di chapter 395. Mereka mungkin memiliki kekayaan yang lebih banyak, ilmu pengetahuan dan teknologi yang lebih maju sehingga mereka bisa semakin maju dengan teknogi untuk mengeksplorasi dunia 1 atau 2 tingkat lebih baik dan canggih dari kerajaan lainnya. Di era pelayaran di dunia nyata sekalipun, tiap tiap kerajaan seperti Inggris, Spanyol, Portugis, Prancis,Belanda berlomba lomba untuk mengirimkan tim ekspedisi mereka untuk mengeksplorasi dunia guna meningkatkan kemakmuran kerajaan nya. Persaingan kala itu cukup sengit namun baik itu sumber daya manusia maupun teknologi yang mereka gunakan tak jauh berbeda antara satu kerajaan dengan kerajaan yang lain sehingga untuk beberapa kerajaan bergabung guna menghancurkan satu kerajaan dipandang bukan hal yang perlu di lakukan. Mereka masih punya peluang untuk bersaing dan menjatuhkan satu sama lain tanpa perlu bekerja sama.
Tapi tidak dengan AK yang digambarkan Clover memiliki peradaban yang lebih maju dari kerajaan lainnya. Dengan peradaban yang lebih maju maka AK akan lebih maju dalam segala aspek, termasuk dalam kemampuan mengeksplorasi lautan. Dengan keunggulan itu, AK berpotensi makin jauh meninggalkan kerajaan kerajaan lainnya. Maka tak heran jika berpikir lambat laun rasa iri mereka makin menjadi sehingga mereka memutuskan untuk beraliansi menumbangkan AK. Tapi dari penjabaran itu satu kesan yang kutangkap, AK terkesan memonopoli dunia jadi wajar jika 20 kerajaan itu iri. Tapi benarkah demikian?
Benarkah AK memonopoli dunia?
Meski masih hanya berupa clue clue saja, sejauh ini AK digambarkan sebagai negara yang menjaga hubungan baik dengan berbagai kerajaan bahkan hubungan baik itu melewati batasan ras. AK terindikasi menjalin hubungan baik dengan kota Shandora yang mana merupakan tempat tinggal Shandians . Shandians bahkan rela mempertahankan Ponegliph yang dititipkan pada mereka meski harga yang harus dibayar teramat mahal. Kemudian hubungan baik dengan kerajaan Ryugu dan putri Poseidon. Berikutnya adalah Wano kuni, kerajaan manusia yang begitu tertutup dengan dunia luar yang kemudian diikuti oleh Mokomo Dukedom yang merupakn kerajaan ras Minkmen. Melihat prestasi AK yang bahkan mampu menjalin hubungan baik bahkan antara ras yang berbeda beda maka seharusnya tak ada alasan bagi AK untuk tidak melakukan hal yang sama pada 20 kerajaan tersebut. AK tak hendak menguasai dan memonopoli apapun meski dengan kemajuan peradabannya. Mereka ingin merangkul semua ras suku dan bangsa untuk saling bahu membahu demi kemajuan bersama. Itu yang aku tangkap. Jika AK seterbuka itu, harusnya tak ada alasan untuk iri terhadap kemajuan AK karena AK tentu akan dengan senang hati membagi apa yang mereka punya baik itu kemakmuran,teknologi maupun kebudayaan, yet AK still considered as dangerous kingdom by 20 kingdoms and its existence should be erased completely. Jika bukan rasa iri yang mendorong mereka, lalu apa ?
Setelah membaca semua chapter yang berkaitan tentang sejarah AK maupun 20 kerajaan ini, aku menyimpulkan satu alasan kuat kenapa AK harus dimusnahkan dari peradaban dunia beserta rekam jejak sejarah mereka. Ideologi.
The World Without Noble Project
Stratifikasi sosial adalah sebuah sistem yang mengelompokkan masyarakat secara vertikal / bertingkat. Dalam dunia nyata sistem ini sudah ada dari ribuan tahun yang lalu. Contohnya pada kebudayaan masyarakat Hindu. Masyarakat hindu mengenal ini dengan sebutan kasta dengan kasta Brahmana sebagai tingkatan teratas diikuti oleh kasta Ksatria, Waisya,Sudra,dan terakhir yang sebenarnya berada di luar kasta yaitu Paria. Meski dibuatnya sistem pengkastaan tujuan nya sangat baik namun seiring berjalannya waktu sistem stratifikasi sosial ini terkadang menjadi pemicu konflik sosial. Di dunia OP pun kita juga mengenal stratifikasi sosial. Meski tak dijelaskan secara gamblang, kita dengan mudah menangkap eksistentensi nya. Strata sosial tersebut terdiri dari Tenryuubito( world noble) sebagai strata tertinggi diikuti keluarga kerajaan( royal family), kaum bangsawan ( noble), hingga rakyat jelata yang seringkali dipandang sebagai sampah. Sistem stratifikasi sosial inilah yang menjadi akar dari segala bentuk kejahatan sosial seperti perbudakan, diskriminasi serta rasisme.
Wano kuni yang berada di New World, Shandora yang ada di pulau jaya di Paradise, Fishman Island yang ada di 10.000 meter di atas laut. AK yang mampu menjejakkan kaki mereka kesana sampai pada sebuah kesimpulan, yang memisahkan masyarakat dunia bukanlah dinding raksasa Redline, lautan Calm belt ataupun bentang alam maupun iklim yang ekstrim di ke 4 penjuru lautan. Yang memisahkan mereka adalah strata sosial yang dengan keji nya mengelompokkan dan membedakan yang mana kaum bangsawan dengan segala kewenangan dan kesewenangannya dan mana rakyat jelata dengan segala kepasrahan dan ketidak berdayaannya. Itu adalah dinding penghalang sesungguhnya yang ingin AK hancurkan. Bukan Red Line. Dari sanalah konflik bermula. Para bangsawan dari 20 kerajaan menentang keras niat AK untuk menghapus sistem strata sosial dalam masyarakat dunia. Bagi mereka status kebangsawanan adalah hal paling penting. Satu satu nya yang bisa membedakan kedudukan dan wewenang mereka dalam kehidupan bersosial dan bermasyarakat. Status kebangsawanan mereka jadi satu satu nya justifikasi atas kewenangan dan kesewenangan yang mereka lakukan pada lapisan masyarakat dengan status sosial yang lebih rendah.
Jika sistem strata sosial dihapus maka mereka akan kehilangan hak untuk berdiri di atas lainnya. Bagi mereka yang terlahir dengan strata tersebut, tentu itu adalah hal absurd yang tak akan pernah bisa mereka terima hanya demi kesetaraan sosial yang AK yakini bisa menghapuskan perilaku diskriminatif serta perbudakan di masyarakat dunia. Terhapusnya status kebangsawanan mereka sama artinya terhapusnya eksistensi mereka itu sendiri. Inilah mengapa menghancurkan AK tidak lah lagi jadi hal yang cukup. Bagi mereka AK memang berbahaya tapi letak berbahayanya terletak pada ideologi yang mereka bawa. Untuk itu AK harus dimusnahkan sampai tak ada lagi yang mengingat eksistensinya maupun ideologi nya dan itu membutuhkan waktu 100 tahun lamanya.
● LAW
Apa tujuan akhir AK dengan ideologinya itu? Kesetaraan sosial tak hanya di kalangan manusia tapi juga antar ras di muka bumi yang kemudian mampu menghapuskan segala bentuk kesewenang wenangan yang telah berlaku bak hukum tak tertulis di dunia op. Lalu setelah itu apa? Tujuan AK adalah hal yang tak kalian bisa lihat dengan jelas di manga ini. Menghapus strata sosial yang berarti ikut menghapus status kebangsawanan bukanlah hal sederhana. Terhapusnya sistem kebangsawanan berarti terhapusnya pula sistim pemerintahan dari sebuah kerajaan yang dipimpin oleh kalangan bangsawan. Tanpa bangsawan, kerajaan tak lagi bisa disebut kerajaan. Ideologi AK ini kedepannya mampu membawa kehancuran pada kerajaan kerajaan di dunia, termasuk AK itu sendiri. Itulah harga yang harus AK bayar untuk menerapkan ideologinya.
Namun sebuah masyarakat akan kacau jika tidak memiliki pemimpin dan sistim pemerintahan. Untuk itu AK harus menciptakan sebuah sistim pemerintah tanpa memerlukan orang dengan status kebangsawanan sebagai pemimpin.
Kalian mungkin tak begitu menaruh perhatian terlalu besar pada hal ini, tapi sadarkah kalian sistem pemerintahan pada mayoritas kerajaan kerajaan di OP world adalah sistim pemerintahan monarki absolut. Monarki dimana pemimpin nya ditentukan sedari lahir dari garis keturunan langsung Raja yang telah memerintah secara turun temurun berbekal status bangsawan kerajaan. Absolut di mana kekuasaan dan wewenang raja adalah hukum yang sifatnya mengikat dan mengekang rakyatnya. Kehendak raja adalah personifikasi dari hukum itu sendiri. Sebuah kerajaan yang kebahagian rakyatnya sepenuhnya tergantung oleh sifat dan watak rajanya.
Ini yang hendak AK rubah dengan sebuah sistim pemerintahan yang baru. Sistim pemerintahan yang terlahir dari kesetaraan status sosial. Pemerintahan yang pemimpinnya berasal dari masyarakat dan untuk masyarakat. Sistem pemerintahan Republik.
Halah ngawur lu min!! . Iya aku emang ngawur kok. Tapi sengawur ngawurnya aku tetap ada alasannya genks.
Kalian tentu sudah tahu ( semoga sudah) jika Istana utama di Marie Geoise terinspirasi dari istana Versailles di Prancis ( kalian bisa googling untuk membandingkannya). Kala itu sampai akhir abad 18, Prancis adalah sebuah kerajaan yang menganut sistim pemerintahan monarki absolut hingga kemudian terjadi revolusi Prancis yang kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Republik Prancis. Jika mencoba membandingkannya dengan storyline di OP, kita memiliki Tenryuubito sebagai simbol sistem pemerintahan monarki absolut dan RA yang berusaha menumbangkannya. Menarik bukan jika cita cita AK terhubung dengan tujuan Revutionary Army yang Dragon pimpin.
Aku berasumsi tujuan RA menumbangkan tenryuubito bisa dimaknai menumbangkan sistim pemerintahan monarki absolut itu sendiri dan menggantinya dengan sistim pemerintahan Republik di mana yang paling berkuasa adalah hukum yang seluruh rakyatnya ciptakan bersama.
Yes apa yang kukatakan di awal jika tujuan AK adalah hal yang tak bisa kalian lihat di era yang diciptakan tenryuubito adalah HUKUM. Hukum yang mengatur sebuah pemerintahan yang berasal dari rakyat dan untuk rakyat. Tanpa strata sosial yang memisahkan kaum bangsawan dan rakyat jelata. Semua setara di mata hukum.
● Revolutionary Army and Ancient Kingdom
Tadi aku sempat menyinggung antara kesamaan tujuan RA dan AK . Apakah itu sebuah kebetulan ? Atau RA mengetahui cita cita AK dan meyakini itu sebagai solusi untuk menyembuhkan dunia yang telah membusuk ini?
Here my thought
Aku menangkap sebuah kejanggalan dalam Revolutionary Army. Dikatakan sebuah kecurigaan juga boleh. Kita tahu RA memperlakukan Robin dengan teramat istimewa. Bukan karena dia adalah kru dari anaknya Dragon. Bukan pula karena Dragon menginkan Robin sebagai istri tapi karena Robin satu satu nya manusia hidup yang diketahui mampu membaca poneglyph. Gelar setinggi langit pun disematkan RA pada Nico Robin, Sang Cahaya Revolusi. Dengan gelar seperti itu, jelas saja pemikiran kita diarahkan pada kemampuan Robin yang mampu memberikan pencerahan pada gerakan revolusi yang diusung Dragon. Lewat apa? Tentu saja lewat kemampuannya membaca tulisan pada batu ponegliph. Dari sini, kita akan dengan mudahnya menarik kesimpulan jika RA menaruh perhatian khusus pada eksistensi ponegliph. Ponegliph dipandang sesuatu yang penting sehingga Robin diberikan gelar sebegitu terhormatnya. Tapi dari mana RA tahu jika eksistensi Ponegliph adalah hal penting ? Ada 3 opsi yang bisa ku berikan.
1. Dragon telah menginjakkan kakinya di pulau terakhir di Grandline secara letak geografis yang bisa dicapai dengan bermodal log pose. Seperti ucapan Duke Inuarashi jika pulau terakhir di Grand line dimana segala pengetahuan tentang pentingnya eksistensi ponegliph baik itu tujuan serta sejarah penciptaannya bisa dipelajari di sana.
2. Dragon muda sebelumnya bertemu dan menjalin hubungan dengan para ilmuwan Ohara yang berpetualang mencari ponegliph sebelum peristiwa genosida yang menimpa Ohara 22 tahun yang lalu.
3. Dragon punya hubungan dengan Roger . Dari Roger, Dragon mengerti pentingnya eksistensi ponegliph untuk menjungkir balikkan dunia.
Dengan segala clue tersebut, maka sah rasanya jika beranggapan gerakan Revolusi yang di usung Dragon punya kaitan erat dengan eksistensi Ponegliph yang tujuan utamanya ku yakini membawa visi dan misi AK yang tak sempat terwujud.
Namun sialnya, setelah Robin mereka beri gelar cahaya revolusi, praktis Oda sama sekali tak menunjukkan ketertarikan RA pada Ponegliph. Sama sekali tak ada clue baik dari percakapan atau pun gambar yang mengindikasikan ke arah sana. Kan sial hehe. Apa gelar Robin sekedar buat keren kerenan doang? Lol.
Tidak, aku yakin tidak demikian. Ketertarikan RA pada Ponegliph itu suatu hal yang jelas dan tak terbantahkan dari gelar yang mereka sematkan pada Robin. Mereka bukan tidak tertarik tapi sengaja menyembunyikan ketertarikan mereka pada eksistensi Ponegliph termasuk ketertarikan mereka pada One Piece dengan motif tertentu.
Pada dasarnya gerakan propaganda RA adalah murni pergerakan politik yang kemudian dikombinasikan dengan sumber daya militer yang mereka punya. Tentu jika dibandingkan kekuatan politik dan militer yang dimiliki WG, kekuatan politik dan militer RA masih berada dibawah milik WG . Deklarasi perang yang akan mereka gaungkan di Marie Geoise pun tak lebih dari cara mereka merebut sebagian pengaruh politik yang dimiliki WG saat ini atas Raja raja yang hadir di Reverie. Namun jika pada akhirnya, kekuatan mereka masih lebih lemah dari milik WG maka One Piece yang akan menjungkir balik kan kedudukan keduanya di mata dunia. Hanya dengan menyembunyikan koneksi dan ketertarikan mereka pada Ponegliph dari mata dunia lah maka One Piece yang nanti ditemukan baru memiliki arti bagi mereka. Tentu saja jika One Piece diungkap oleh seseorang di luar RA maka tak kan ada tuduhan jika RA memanipulasi dan merekayasa sesuatu yang eksistensinya mampu menjungkir balik kan dunia. Bukan kah bukti yang mampu memojokkan Tenryuubito dan WG akan terasa lebih meyakinkan jika itu tidak ditunjukkan oleh lawan politiknya sendiri?
Revolusi tetap berjalan dengan atau tanpa One Piece namun dengan segala hormat saya, saya meyakini eksistensi One Piece memiliki peran nyata bagi Revolusi Army yang hendak menumbangkan Tenryuubito dari hegemoni kekuasaan mereka terhadap dunia.
Pada akhir nya Topi jerami tak hanya disebut sebagai topi pahlawan oleh anak anak Fishman island. Ratusan tahun lalu Topi Jerami adalah sebuah ideologi yang mana adalah mahkota seorang raja, penutup kepala para bangsawan, pelindung dari panasnya kehidupan rakyat kecil. Topi jerami adalah simbol yang AK gunakan dalam kampanye nya menghapuskan strata sosial di dunia. Jika strata sosial adalah simbol dari dinding raksasa yang menghalangi penyatuan masyarakat dunia dalam kesetaraan, maka topi jerami adalah simbol dari tekad mereka untuk menghancurkan dinding raksasa tersebut.
Sekian.
Calgara























Comments