Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Slider

Recent Articel

Onepiece

English Fanction

Bahasa Indonesia

» » » » » Petualangan anak kembar Monkey D. Luffy Chapter 5

Pelabuhan Amazon Lily

Sonia sedang memandangi lingkungan sekitarnya,begitu sangat damai di teluk Amazon Lily,dirinya mengamati apakah ada lagi ulah dari Razer,Sonia yang kala itu memakai baju dengan model Baju mini tak berlengan yang menutupi hanya bagian dari dada sampai ke atas perutnya,dengan celana jeans pendek sepaha dan jubah warna putih,dia kembali mencoba melihat lebih jauh bagian bagian Pulau yang bisa ia amati saat itu

" Tidak ada tanda tanda pertempuran atau kerusakan " Gumam Sonia
" Margareth,kemari kau " Panggil Sonia

" Melapor,Sonia Sama " Ucap Margareth

" Kalau tidak salah,Siang tadi giliran kau yang bertanggung jawab atas penjagaan kota yah ? "

" Benar Sonia-Sama "

" Lalu,apakah kau atau para prajurit kota yang melihat Razer ? "

" Tidak Sonia-Sama "

" Apakah Gerbang Pelabuhan tadi siang atau sore dibuka ? "

" Tidak Sonia-Sama " Ucap Margareth yang mulai kebingungan atas beberapa pertanyaan Sonia " Kalau saya boleh tahu,ada apa yah Sonia-Sama ? "

" Aku hanya ingin memastikan sesuatu " Jawab Sonia yang kemudian melihat kearah Gerbang Pelabuhan Kuja " Margareth,coba kau lihat bagian gerbang disebelah kiri bawah "

" Baik Sonia-Sama " Jawab Margareth yang masih diliputi kebingungannya.

Margareth lalu berlalu bersama 2 orang prajurit kuja,Sonia masih berfikir,bagaimana Keponakannya bisa meninggalkan pulau tanpa menarik sedikitpun perhatian dari Prajurit yang memang iya sudah perintahkan bersiaga sejak kepergian Kakaknya

" Lewat mana kau pergi meninggalkan pulau Razer-kun " gumam Sonia

20 menit kemudian Margareth berlari kearah Sonia dengan tampang sedikit kaget

" Lapor Sonia-Sama,saya sudah memeriksa Gerbang Pelabuhan,ada celah berdiameter 4 meter dibagian kiri bawah Gerbang " Lapor Margareth

" Dan tidak ada satupun dari kalian yang menyadari celah itu dari siang tadi ? "

" Maaf Sonia-Sama kami tidak menyadarinya "

" Baiklah " Jawab Sonia yang lalu menyilangkan tangannya " Apakah kau menemukan potongan dari gerbang itu ? " lanjut Sonia

" Iya yang mulia,potongan itu ada di pinggir gerbang tersebut dengan posisi terbaring "

Sonia tersenyum,menyadari ulah lucu keponakannya yang masih sempat untuk membersihkan ulah yang iya lakukan

" Apakah kau atau para prajurit menerima perintah dariku tadi siang ? " Tanya Sonia

" Maaf Sonia-Sama,tidak ada perintah apa apa dari istana " jawab Margareth

Tak lama,ada prajurit kuja yang datang kearah mereka berdua

" Lapor,Sonia-Sama,sebetulnya kami menerima laporan kehilangan perahu tadi siang " Ucap Prajurit Kuja

" Haaaahh sudah kuduga,lalu bisakah kau panggilkan orang yang melapor ? " Pinta Sonia

" Baik Sonia-Sama "

" Apasih yang sedang terjadi ? " gumam Margareth kebingungan

" Suatu kehormatan bisa berbicara dengan anda Sonia-Sama " ucap penduduk kuja yang langsung menundukan badan

" Tak perlu sungkan,kalau saya boleh tau apa ada barang yang ada di perahu anda saat sebelum perahu anda hilang ? " Tanya Sonia

" Memang ada,namun barang tersebut ada di dermaga pelabuhan,tepat di depan lokasi perahu saya "

" Apa maksudmu ? "

" Maksud saya barang saya sudah berpindah dari atas perahu ke atas dermaga "

" Jadi cuman kapal anda saja yang hilang ? "

" Iya Sonia-Sama "

" Baiklah,anda nanti ke tempat penjualan perahu disebelah sana " jawab Sonia sambil menunjuk kearah Toko Penyewaan dan Pembelian perahu di pojok pelabuhan " Lalu belilah perahu yang sesuai ukuran perahu anda,masalah pembayaran biar saya yang tanggung " Lanjut Sonia

" Benarkah Sonia-Sama ? " Jawab Penduduk tersebut tidak percaya

" Benar " Jawabnya lalu tersenyum " Apakah anda sudah mengurus barang barang anda tersebut ? "

" Sudah Sonia-Sama,Saya permisi dulu,terima kasih untuk solusi yang anda berikan " Jawab Penduduk tersebut lalu pergi

" Iya sama sama " jawab Sonia " Margareth,suruh anak buahmu untuk mengurus pembayaran perahu tersebut,masalah uangnya,katakan saja untuk memintanya pada bendahara istana,bilang aku yang menyuruhnya " Lanjut Sonia memerintah margareth

" Baik Sonia-Sama " Jawab Margareth yang masih bingung " Maaf Sonia-Sama,saya boleh tau kenapa bagian pinggang anda di perban ? "

" Kau tidak perlu tahu "

" Apakah kau malu menceritakannya ? " Ucap Nyonba

Nyonba berjalan kearah Margareth dan Sonia,dia berjalan dengan senyuman yang tidak pernah terlihat dari wajah seorang nyonba sebelumnya

" Ah nenek,ada urusan apa kau kesini ? " tanya Sonia

" Tidak,aku hanya sedang berjalan-jalan dan mendengar pembicaraan kalian " jawab Nyonba " Bukankah lebih baik kau ceritakan kepada Margareth apa yang terjadi ? Kau ingin membawanya kan ? " Lanjut Nyonba

" Sepertinya harus yah " Ucap Sonia dengan ekspresi malas dan kemudian memulai menceritakan semua kejadian yang terjadi siang itu diistana,Margaret hanya terbelalak karena mendengar cerita yang dituturkan Sonia dan Nyonba

" Astaga,saya tak menyangka ... " Ucap Margareth dengan ekspresi kaget

" Dan bahkan dia dapat pergi dari pulau ini dengan mencuri kapal dan memotong gerbang pelabuhan tanpa kalian sadari " Ucap Sonia " dan ditambah dia masih sempat merapikan Potongan gerbang yang beratnya hampir 5 ton serta tahu diri dengan menurunkan barang yang ada di perahu yang ia curi "

" Ma-maafkan kelalaian saya " Ucap Margareth tertunduk merasa bersalah

" Untuk apa kau minta maaf? Malah aku beruntung kau dan prajurit lain tidak bertemu dengannya " Ucap Sonia lalu melangkah ke arah kapal " kalau aku saja dia jadikan seperti ini,bagaimana dengan kalian ? Sudahlah ayo pergi " Lanjut Sonia

" Kau ingin membawa semua pasukan ? " Tanya Nyonba

" Tidak ko,Aku hanya membawa 50 Prajurit terbaik Kuja " Ucap Sonia

" Kemana Tujuan Kita Sonia-Sama " Tanya Margareth

" Kita akan menjemput keponakanku yang menggemaskan itu " Ucap Sonia lalu tersenyum


Beberapa saat yg lalu sebelum kedatangan Razer
Kita beralih ke Pulau Martil,tepatnya di pesisir jauh dari pulau.

" Sepertinya paman jujur yah, katakan padaku siapa mereka yang kau maksud?" Ucap Razer "Seperti apa bentuk kapalnya dan apakah disana terdapat lambing bajak laut atau apa??” 
Sesuai perjanjian,kalian bebas pergi kemanapun nanti " Lanjut Razer sambil melangkah turun dari kapal

“Mereka menaiki kapal dengan hiasan depan bergambar singa, dan di tiang dan layar kapal terdapat lambang Bajak Laut Topi Jerami” Pria yang terluka itu mengatakan dengan suara yang agak tersedak.
"Siapa mereka, apakah mereka adalah ayah dan krunya?. Seperti yang pernah di ceritakan oleh Rayleigh – San sebelumnya?” 
“apakah Aku akan bertemu dengan Ayah disini?” Razer pun berpikir dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju pulau Martil.

Kapal itu semakin mendekat ke pulau Martil. Dan menembakan meriam yang dasyat.
“Sekarang Usopp. Tembakk!!??” Luffy meneriakan kepada Franky
“Ini dia, tembakan meriam GAIN HOOO!???
Seluruh pulau hancur dan berserakan oleh meriam yang di tembakan oleh Sunny –Go. Beberapa kru bajak laut tameng putih pun berjatuhan.
“Biarkan Aku terlebih dahulu” ujar luffy
Swaarrtth!!!
Luffy mulai mengeluarkan kenbunshoku no haki. 
“Jadi, disitu mereka”
“Sekarang”
Sleb!!! Duar !!!
Langit berubah menjadi Hitam, dan petir menyambar ke beberapa wilayah pulau.
Beberapa anggota bajak laut tameng putih pun terjatuh, mereka yang bermental lemah. Jatuh dan pingsan ketika Luffy Tiba.
“Apa yang terjadi” ujar Gardess yang bertubuh besar seperti gorilla. Merupakan kapten bajak laut tameng putih.
“Apa yang kamu lakkukan pada anak buahku??!! Dasar Bangsat!?!!” Gardess mengutarakan kekesalan yang penuh emosi dan perlahan melihat ke wajah luffy.Ia pun terkejut dan gemetar tak bisa menggerakan seluruh badannya.
“Kee… kenapa kamu disini? Kenapa Raja Bajak Laut bisa berada disini.?” 

Luffy pun dengan penuh emosi berkata.
“Apa yang  kau lakukan pada Hancock dan dimana dia??! Cepat katakan padaku.” Luffy menangkap leher pria bertubuh besar seperti Gorilla tersebut dan mengangkatnya dengan mudah.
“Me….mere… ka. Ada disana” ujar Gardess
(TL. Mereka)
“Oyy usopp, kemarilah dan ikat dia dengan kairoseki.” Teriak luffy
Usopp turun dari Sunny – Go dan membawa rantai Batu Laut. Dan ketika itu pula luffy berjalan memasuki bangunan, disitu ia menemukan Hancock dan putrinya yang dalam keadaan tak sadarkan diri terikat. Luffy kemudian membawa mereka beserta Marigold menuju Sunny-go.
Luffy memerintahkan kepada zorro untuk memotong rantai yang mengikat mereka.Dan luffy pun membangunkan Hancock serta Mari, tapi dia tidak membangunkan Angel.
Luffy berkata kepada Hancock.
“Maafkan aku Hancock, aku terlambat untuk menolongmu” Luffy mengatakan dengan perasaan yang menyesal sambil melanjutkan.
“Aku tak bisa melindungi mu, dan sekarang aku harus pergi. Sebentar lagi akan ada yang datang kesini untuk mengantarmu pulang” 
“Sayonara” Luffy melambaikan tangan kepada hancock
Hancock dengan terkejut dan dengan perlahan membuka matanya. 
“ah siapa itu, aku seperti mendengar suara Luffy-kun”
Hancock pun melihat ke segala arah, dia melihat dari kejauhan Sunny-Go mulai menjauh dari pulau Martil. Ia tak kuasa menahan tangisannya. 
“Luffy-kun, terima kasih”
Tak lama setelah itu, hancock mulai membangunkan Angel dan Mari. Karena ia telah melihat kapal Kuja datang menjemput.

Angel tersadar dari pingsannya dan mendapati tubuhnya yang sudah terbalut perban dan tangannya yang sudah tidak terikat ke dinding,serta kakinya yang sudah bebas dan melihat 78 anggota bajak laut kuja yang sedang menangis,meraung,dan ada yang masih pingsan

" Kau sudah sadar ya sayang "

Angel melihat kearah kanannya,dia melihat sang ibu,Boa Hancock dengan kondisi mengenaskan,bajunya yang sobek sobek dan tersisa bagian yang hanya menutupi bagian dada dan pinggangnya,sisanya sudah ditutupi oleh perban,mukanya yang penuh darah,bukan hanya mukanya,namun juga sekujur badan.
" Astaga! Apa yang iya lakukan kepada ibu?! " Teriak Angel Histeris
" Sudah,itu tidak penting,bagaimana dengan tubuhmu ? Masih ada bagian yang sakit ? " Tanya Hancock sambil mencoba tersenyum
Senyuman Hancock dalam kondisi seperti itu membuat Hati Angel sakit,dia sadar bahwa Ibunya tak pantas merasakan ini
" Aku tak akan memaafkan tua bangka itu! Tidak akan! " Teriak Angel yang lalu menangis

" Aku Harap Sonia bisa menemukan kita "
Angel lalu melihat ke arah kirinya,dia melihat kondisi kepala Marigold yang sudah hampir dipenuhi perban,pemandangan itu membuatnya hancur,Angel lalu melemaskan badannya,dan menyenderkan punggungnya di tembok penjara yang dingin itu

" Maafkan aku yah " Ucap Angel Pelan Lalu menangis " Andai saja aku kuat,aku bisa melindungi kalian berdua "
" Kau kuat ko Angel-Chan,kau membuat pria tua itu terluka,aku sudah mendengar ceritanya dari ibumu " Ucap Mari mencoba menenangkan
" Mari benar sayang,ibu pun bangga melihat kekuatanmu " Ucap Hancock ikut mencoba menenangkan
" tidak " Ucap Angel Pelan " AKU LEMAH ! " Teriak Angel yang kemudian menangis menjerit jerit dan histeris

Krieeettttt!

Suara jangkar yang jatuh ke air dan sosok besar berdiri dan mulai berjalan ke arah Hancock,Marigold,dan Angel. 
“ibu, Angel? Bibi Margold? Kalian tak apa? Suara razer menggema.
“ Kami, disini kakak” ucap Angel

“Apa mereka yang telah melawan kalian, kenapa bisa mereka semua pingsan dan orang itu terikat sekarang. Dan apakah ia yang melakukan ini semua pada kalian?” ujar Razer dengan tampang terkejut dan marah.

Razer menayunkan pedangnya pada Gardess yang dalam keadaan terikat, seketika terbukalah perut Gardess dan keluar Isi perutnya,dia pun akhirnya tewas dalam keadaan berdiri
Hari itu sejarah baru tertulis di pulau Martil,bahwa 7500 Anggota Bajak Laut Tameng Putih dibantai dalam waktu 2 jam oleh anak berumur 14 Tahun sendirian,dan sang Kapten,Gardess Alfonso si tameng putih yang dikenal punya daya tahan baja,dapat tewas hanya dalam 2 serangan saja padahal sebelumnya yang mengalahkan mereka adalah ayahnya, Sang Raja Bajaklaut, tetapi tidak ada yang mengetahui itu kecuali Ibunya. Boa Hancock

Razer kemudian berjalan kearah ibunya,dan kemudian melepaskan borgol Ibunya,Adiknya,bibinya,dan semua anggota bajak laut kuja yang saat itu di tangkap

" Ka-kau anakku kan ? " Tanya boa Hancock masih shock dengan apa yang dia lihat " Kau Monkey D. Razer kan ? " Hancock pura pura tidak mengetahui kejadian yang sebenearnya terjadi

Razer kemudian duduk didepan hancock,dia tersenyum,tidak ada satu katapun yang keluar dari anak ini,dia lalu memeluk ibunya pelan dan berkata
" Ibu tidak apa apa kan ? Ada bagian yang sakit bu ? " Ucap Razer pelan yang kemudian menangis

Hancock yang melihat tingkah anak laki lakinya tanpa sadar menangis,dia kemudian memeluk anak laki lakinya,banyak perasaan yang tercampur di hatinya,gembira,sedih,bersalah,semua menjadi satu
Angel yang melihat hal itu juga ikut memeluk ibunya dari samping,dia juga ikut menangis " Kak... terima kasih " ucapan Angel yang kemudian pingsan lagi

Razer kemudian melepas pelukan ibunya,kemudian mencium kening adiknya " Kau sudah bertarung dengan sangat baik " Ucap Razer yang kemudian mengangkat badan Adiknya

" Apakah ibu dan bibi masih bisa berjalan ? " tanya razer sekenanya
" Masih sayang,apakah kau tidak apa apa " Tanya Hancock khawatir
" Aku baik baik saja bu,oh ya bibi mari bagaimana ? " Tanya Razer
" Aku masih bisa jalan,jangan khawatir "
Razer pun tiba tiba mengatakan hal yang mengejutkan kepada Hancock dan Marigold.
“ Ibu?!?! Apakah tadi ayah yang kemari, apakah ayah yang melakukan semua ini pada mereka?!
Hancock pun terkejut, dan tidak bisa berkata apapun selain tersenyum di wajahnya.
“IBU?!! Apa kau tidak apa – apa?! Teriak Razer
Ucapan razer membangunkan hancock kembali ke dunia ini.
“Ah,.. apa yang kau bilang tadi??! Ayah??!! Siapa yang kau maksud itu?! Ujar Hancock.
Razer pun berkata dengan antusias.
“sebelum kemari dan bertemu dengan bibi Sonia, anggota bajak laut tameng putih mengatakan bahwa kapal dengan lambang bajak laut topi jerami telah menyerang mereka. Dan setidaknya ada 16 kapal yang hancur.”
“ Beberapa orang yang kutanyai juga berkata hal yang sama”
“Jadi, ibu. Apakah itu mungkin AYAH??!!lanjut razer

Hancock yang telah lama terdiam pun berkata.
“Darimana kau tau kalau salah satu dari mereka itu ayahmu??! Siapa yang mengatakan itu kepadamu.??!
“Meski aku tak tahu bagaimana rupa ayahku, seperti apakah dia, tetapi aku memiliki nama yang sama dengan dia, itulah yang Reileigh-san katakana padaku sebelumnya, ia juga berkata bahwa ayahku adalah seorang yang hebat dan dia berkata bahwa ayah adalah seorang kapten dari bajaklaut topi jerami” 
Razer pun melanjutkan, 
“sekali lagi kutanyakan padamu IBU. Apakah itu benar tadi adalah ayahku, apakah ia yang tadi kemari datang membereskan bajaklaut tameng putih sebelum kami, dan bibi Sonia datang kemari”
“Jawablah dengan jujur Ibu”

“entahlah, ibu pun tak melihat dengan jelas hal itu, karna ibu tak sadarkan diri tadi.” Hancock ngeles
Razerpun cemberut karena ia tak bisa bertemu dengan ayahnya, yang selama ini ia dan adiknya Angel rindukan.
Mereka kemudian berjalan keluar,dan berjalan ke arah pelabuhan,saat mereka berjalan,Angel pun tersadar sedang digendong kakaknya


" Kak.. " Panggil Angel
" iya ? Ada apa Angel ? " Ucap Razer pelan
" Dimana ibu ka .. ? "
" Ibu disini sayang " Balas Hancock sambil tersenyum

Angel Menoleh,dia melihat ibunya,bibi Mari dan semua bajak laut kuja semua masih lengkap dan hidup
" Kaakk ... " Ucap Angel pelan
" Iya ? " Jawab Razer singkat
" Aku jalan saja ka .. "
" Jangan paksakan dirimu,kau masih terluka parah "
" huuuhhhh .. " gerutu Angel
" Aku lega kau sudah baikan " Ucap Razer " Tepat waktu .. "
" Ada apa sayang ? " Tanya Hancock
" Aku rasa Bibi Sonia sudah memanggil di pesisir pantai

Mereka berjalan melewati tumpukan mayat bajak Laut Tameng putih,banyak dari bajak laut kuja yang shock melihat pemandangan mengerikan itu,Hancock hanya terdiam " Apakah Razer yang melakukan semua ini atau luffy ? " Gumam Hancock

Akhirnya mereka sampai di pesisir,50 prajurit kuja langsung berlarian kearah Hancock
" Hebihime-Sama,anda baik baik saja ? "
" Iya,lebih baik periksa yang lain dulu dan periksa Angel " Perintah Hancock
" Baik Hebihime-Sama " Jawab Pasukan Kuja tersebut
Razer menurunkan adiknya dan membaringkan adiknya di tandu yang sudah disiapkan untuk menandu korban selamat yang tidak bisa berjalan ke kapal
" Kaa... " Panggil Angel
" Aku tahu kau ingin membicarakan apa,nanti saja ya saat kau sudah bisa berjalan " Ucap Razer lalu tersenyum
Razer pun berjalan ke arah Sonia yang sedang memeriksa luka-luka Mari,sonia yang menyadari Razer datang,mencoba untuk tidak mempedulikannya,Hancock yang memang sedang diperiksa luka lukanya 2 meter dari tempat Sonia dan Mari pun bingung dengan apa yang dia lihat itu

" Bibi marah ya " Tanya Razer pelan
Sonia tidak menghiraukan apa yang Razer katakan,dia tetap memeriksa keadaan Mari
" Ka,Razer memanggilmu tuh " Ucap Mari
" Aku tidak tertarik menengok ke arah Anak Nakal " Ucap Sonia ketus


Jdugg
Razer bersujud dihadapan Sonia,kemudian menangis,melihat tingkah anaknya itu,Hancock jadi semakin bingung
" Hei sonia,ada apa ini ?" Ucap Hancock kebingungan
" MAAFKAN AKU SUDAH NAKAL BIBI SONIA HIKSS MAAFKAN AKU SUDAH MEMUKULMU SAMPAI PINGSAN HIKSSS,MAAF SUDAH MEMBUAT PARA PENJAGA DIISTANA PINGSAN HIKKSS MAAFKAN AKU SUDAH MEMBELAH GERBANG ISTANA HIKKKSSSS MAAF SUDAH MENCURI KAPAL DAN MEMOTONG GERBANG PELABUHAN HIKKSSS MAAF SUDAH MEMBUNUH BANYAK ORANG HIKKKSSS DAN MAAF SUDAH MEMBOHONGI IBU DAN BIBI SONIA SERTA BIBI MARI HIKKSSS AKU MINTA MAAF " Ucap Razer dalam tangisannya " AKU MELAKUKAN INI SEMUA KARENA AKU SAYANG IBUKU DAN KALIAN HIKKSSS AKU HANYA INGIN MELINDUNGI HAL YANG AKU SAYANGI HIKKKSSSS "

Sonia terharu melihat keberanian keponakannya tersebut,dirinya tanpa sadar ikut menangis
" Berdiri kau " Ucap Sonia
" Sonia apa yang kau - "
" Jangan hentikan Bibi sonia ibu " Ucap Razer masih berlinang air mata "Aku pantas untuk dihukum "
Sonia kemudian berjalan ke arah Razer,Razer kemudian memejamkan matanya " Yah paling aku dipukuli " Gumam Razer


Muacchh
Sonia malah mencium kening Razer,dan kemudian memeluknya
" Anak bodoh,mana mungkin bibi tega menghukummu "Ucap Sonia memeluk erat Razer " Bibi minta maaf ya keras kepadamu,dan terima kasih telah menyelamatkan ibumu,adikmu,dan bibi mari "

" Sebenarnya,apasih yang terjadi selama aku tidak ada ? " Tanya Hancock penasaran
" Nanti aku ceritakan di perjalanan pulang ka " Jawab Sonia menghapus air matanya
" Akhirnya selesai juga " Ucap Razer kemudian berjalan kearah kapal
Satu langkah ... dua langkah ... tiga langkah

Brugghhh!
Razer jatuh tak sadarkan diri

" RAZER! " Teriak Hancock kaget

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply