Petualangan Anak Kembar Monkey D. Luffy Chapter 4 By: Unknown on November 25, 2015 / comment : 0 Marineford .. Ruangan Fleet Admiral Siang itu smoker sedang mencoba menikmati waktu senggang yang dia rasa jarang sekali datang,dia meminum kopi sambil melihat keluar jendelanya,dia melemaskan punggungnya dan mencoba serileks mungkin,namun tetap Smoker selalu siaga setiap saat,menyadari Kedatangan Admiral Coby dan Laksamana Madya Tashigi,Smoker langsung melihat kearah mereka " Maaf Smoker-San,anda sedang sibuk ? " Tanya Tashigi " Tidak,Aku sedang senggang sekarang " Jawab Smoker yang kemudian menyalakan cerutunya dan menaruh gelas kopinya " Ada apa Tashigi ? " " Begini Smoker-San ada ka... " " Tashigi-San pakai dulu kacamata anda,anda sedang berbicara kearah lukisan " Ucap Coby sambil menepuk pundak Tashigi " Oh ya,Ngomong ngomong dimana kacamataku yah ? " Tanya Tashigi sambil mencari dengan meraba-raba kantong celana dan jubahnya " Diatas Kepalamu Bodoh! " Maki Smoker " Eh oh ya hehehehe " Ucap Tashigi yang tersipu malu sambil memasang kacamatanya " Haaaaah,Selalu Saja Seperti Ini " Ucap Coby sambil menepuk jidatnya " Ada urusan apa kau kemari tashigi " Tanya Smoker " Maaf Smoker-San,Saya rasa Admiral Coby punya urusan lebih penting " Sudahlah Tashigi-San,Saya kemari hanya untuk melaporkan hasil misi saya,Anda saja duluan " Ucap Coby lalu berjalan kearah sofa " Apa tidak apa apa Coby-San " Tanya Tashigi sungkan " Haduh kau ini! Kalau memang ada urusan penting langsung sampaikan saja! Pangkatmu itu sudah Laksamana Madya! Bukan lagi kapten! " Maki Smoker kesal " Sudahlah Smoker-San,jangan terlalu keras kepada Tashigi-San,Dia hanya ingin menghormati tingkatan dalam Angkatan Laut,Ayo Tashigi-San silahkan disampaikan " Ucap Coby sambil mengambil cemilan yang ada didalam toples yang terletak di meja disamping sofa " Tapi .. " Ucap Tashigi " Apa kehadiranku membuatmu tidak nyaman ? " Tanya Coby kemudian memakan Cemilannya " Tidak Coby-San " Jawab Tashigi Mantap " Kalau begitu silahkan diteruskan " Ucap Coby kemudian merebahkan punggungnya " Begini Smoker-San,Ada laporan bahwa 5 kapal kita yang sedang berpatroli di wilayah perairan pulau Little Garden sudah dihancurkan oleh kelompok bajak laut Tameng putih " Ucap Tashigi " Lalu apakah ada yang selamat dari pihak kita ? " Tanya Smoker yang kemudian melanjutkan meminum kopinya " Total Prajurit kita di 5 kapal perang tersebut ada 600 orang,420 orang tewas,150 Disandera dan 30 orang berhasil lolos " Jawab Tashigi " Menurut laporan marinin yang lolos,sepertinya kelompok Bajak Laut itu melakukan aktifitas yang mencurigakan " Lanjut Tashigi " Kalau aku tidak salah ingat,mereka bajak laut rookie dari south blue yang pernah menyerang kerajaan Bronze Thor ya ? " Tanya Coby " Benar Coby-San,dan sejak kejadian penyerangan kerajaan di South Blue itu,kita dapat memastikan bahwa mereka kabur ke Grandline " Ucap Tashigi " Baiklah,aku rasa cukup kau saja yang pergi " Ucap Smoker " Ehh ?! Aku ?! " Tanya Tashigi kaget " Iya,memangnya ada masalah dengan perintahku ? " Balas Smoker " Ta-tapi .. " Ucap Tashigi Ragu Smoker yang muali kesal dan berniat melempar tashigi dengan gelas,dihalangi oleh Coby " Tashigi-San,kau masih terbayang kekalahanmu dari Roronoa Zoro 4 Tahun yang lalu yah ? " Tanya Coby yang kemudia berdiri dan berjalan kearah Tashigi " Ba-bagaimana anda bisa .. " " Aku tahu bahwa kekalahan telak terkadang membebani seseorang,aku pun masih membayangkannya " Ucap Coby yang sudah berdiri di depan Tashigi. Tashigi pun meraba bekas luka disepanjang tangan kanannya,baju kemeja warna putih lengan pendek bermotif bunga yang ia pakai saat itu tidak dapat menutupi luka dari kekalahannya yang memalukan,Tashigi memejamkan matanya,mengingat kejadian itu = FLASHBACK = " Tunggu! Roronoa Zoro! " Teriak Tashigi " Haaaah kau lagi " Ucap Zoro " Apa yang kau inginkan ? " Tanya Zoro sebal " Demi nama keadilan! Kau akan kuhentikan disini! Teriak Tashigi SORU! " Maaf,tapi aku tidak punya waktu untuk bermain main " NIGIRI! HIRAMEKI! Jraaaassshhhh!!!! Tertebaslah Tashigi dari bagian dada sebelah kiri ke tangan sebelah kanannya sampai ke pergelangan tangan kanan,tebasan itu juga melukai sepanjang perutnya Bruugghhh! Tashigi tersungkur,dan kemudian memegang luka diperutnya " Uhukkk .. Jangan .. katakan kau tidak menggunakan haki .... uhukk " Ucap Tashigi yang sudah berlumuran darah dan batuk darah " Memang, Aku tidak berniat menyerang seorang wanita .. " Ucap Zoro sambil menyarungkan kedua pedangnya " Kenapa ?! Kau tahukan ini perang ?! " Teriak Tashigi yang kemudian mencoba mengambil nafas " Kenapa ?! .. Uhukk . Kau tidak menggunakan haki ?! " Teriak Tashigi Zoro kemudian berjalan kehadapan Tashigi,dan kemudian menatapnya dalam dalam " Cepat bunuh aku Roronoa Zoro! Jangan hina aku lebih jauh! " Teriak Tashigi menatap Zoro Zoro mengeluarkan Wado Ichimonji,mengarahkan mata pedangnya tepat kearah Tashigi,Tashigi menutup mata dan tersenyum,menganggap bahwa ia mati dalam kehormatan,mati dalam pertarungannya dengan pendekar nomor 1 di dunia,dalam tugasnya sebagai perwira angkatan laut Zreeeeebbbbbb Tashigi membuka mata dan kaget melihat Pedang tersebut tertancap disebelah kepalanya,Zoro kemudian berjongkok dan tersenyum kearahnya " Kenapa kau begitu ingin mati " Tanya Zoro " Sudah Jelas bukan ?! Aku kalah dalam pertarungan darimu! Dan kematian merupakan hal yang pantas untukku " Teriak Tashigi kearah Zoro,tanpa sadar air mata mengalir di pipinya Zoro mengahpus air mata di pipi Tashigi,kemudian berdiri,mencabut pedang yang tertancap disebelah kepala Wanita itu dan menyarungkannya " Maaf,aku tidak tertarik membunuh wanita " Ucap Zoro sambil pergi berlalu Tashigi yang sudah lemas melihat zoro yang pelan pelan menjauh dari tempatnya tersungkur " Bajingan! " Kata-kata itu yang keluar dari mulu Tashigi,sebelum akhirnya ia Pingsan = End Of The Flashback = " Oeeeeiii Tashigi-San " Panggilan Admiral Coby membangunkan Tashigi dari lamunannya " Aku tahu pasti luka itu sakit " Ucap Coby sambil menunjuk bekas luka ditangan Tashigi " dan aku yakin rasa sakit itu masih terasa sampai hari ini " Lanjut Coby " Namun Tashigi-San,Anda sekarang adalah Laksamana Madya Angkatan Laut,Banyak bawahan anda yang mengharapkan tenaga maksimal anda,Anda kuat ko " Ucap Coby kemudian tersenyum " Ma-maaf atas keraguan saya " Ucap Tashigi yang menundukan badan dan tanpa sadar air matanya mengalir " Saya akan segera berangkat " Lanjut Tashigi yang kemudian berlari meninggalkan ruangan " Kau menyukainya yah ? " Tanya Smoker " Ahh tidak ko " Ucap Coby yang kemudian berjalan kembali ke arah sofa " Aku hanya ingin membangkitkan rasa percaya dirinya saja,hanyaitu " Jawab coby enteng " Selalu saja alasan yang sama " Jawab Smoker lalu menghisap cerutunya " Oh ya misimu di pulau Afro bagaimana ? " Tanya smoker kemudian mengisi lagi gelasnya " Tidak berjalan baik,kita terlambat bergerak,target kita sudah lebih dulu melarikan diri,jadi aku hanya menangkap anak buahnya saja " ucap Coby enteng " Oh begitu yah,tak kusangka dunia menjadi sangat kacau dam harus pihak kita yang menangani semuanya " Keluh Smoker " Ya mau tidak mau,Pemerintah sedang sibuk mengurusi pembenahan sistem lama dan hubungan dengan negara aliansi,kemenangan pihak bajak laut 4 tahun yang lalu membuat banyak kelompok bajak laut baru di penjuru dunia pergi ke Grandline dan membuat kekacauan,ya untung sih itu semua terjadi di Grandline,jadi kita bisa terfokus menanganinya " Ucap Coby lalu merebahkan dirinya di sofa " Aku rindu masa aku mengejar topi jerami " " Kau rindu kebebasan ? " " Tidak juga .. " Ucap smoker lalu meminum kopinya " Lalu ? " Tanya Coby menyelidik " Dari semua bajak laut yang pernah aku lawan,hanya dia yang berhasil lolos,aku penasaran dengan pria itu " Ucap Smoker lalu tersenyum " Iya kau benar hahaha " Ucap coby lalu tertawa " Apa ada yang lucu ? " Tanya Smoker Heran " Tidak ada,aku hanya tertawa melihat ekspresimu barusan " Ucap Coby " Jujur,aku rindu dengan kehadiran mereka di Grandline " " Lalu kau ingin bertemu dengan mereka dan bilang " Terimakasih sudah membuat pekerjaan angkatan laut menumpuk Luffy-San ",begitu ? " Ejek Smoker yang mencoba mengikuti mimik muka coby " Ada apasih denganmu ? " Tanya Coby Datar Saat sedang bercengkrama,ada perwira angkatan laut yang terburu buru masuk ke Ruangan Smoker " Lapor Fleet Admiral! " Teriak Perwira itu kelelahan " Ada apa ? " Tanya Smoker penasaran " Ada haaaah haaaah,Situasi Gawat " " Ya apa ? " " Ini,Minum dulu " Ucap Coby yang menawarkan gelas berisi teh hangat " Terima kasih Coby-San " Ucap Perwira tersebut yang kemudian meminum tehnya " Ada berita Gawat Smoker-San " " Ya apa beritanya bodoh ?! " Bentak Smoker “Kelompok Bajal Laut Tameng Putih telah menyandra Ratu bajaklaut BOA HANCOK beserta putrinya” " dan juga 6 Kapal perang kita yang berpatroli di Wilayah perairan Grandline telah dihancurkan oleh kelompok bajak laut! " Ucap Perwira tersebut " Ada berapa orang yang selamat ? " Tanya Smoker lalu meminum kopinya " Satu Orang Smoker-San " Bruuussshhhhhh! " Apa katamu ? Satu Orang ?! " Tanya Smoker kaget sampai menyemburkan kopinya " Apa kau yakin ? " Tanya Coby penasaran " Saya yakin pak! " Jawab perwira itu mantap " Lalu Kelompok mana yang menghancurkannya " Tanya Smoker yang kemudian menaruh gelas dan mematikan rokoknya " Kelompok Bajak Laut Topi Jerami " " Apa katamu ?! " Respon Smoker dan Coby bersamaan " Lalu kearah mana mereka berlayar " Tanya Coby penasaran " Menurut konfirmasi dari perwira kita yang selamat,Mereka berlayar ke arah Little Garden pak " Jawab Perwira tersebut " Apakah Laksamana Madya Tashigi masih disini ? " Tanya Smoker " Maaf Smoker-San,sepertinya Laksamana Madya Tashigi sudak berangkat " " Ini Gawat! Siapkan pasukan dan kapal! Aku akan pergi " Perintah Smoker " Baik komandan! " Ucap perwira tersebut lalu pergi " Kau tidak perlu pergi " UCap Coby " Apa Maksudmu ?! Jika Tashigi bertemu dengan bajak laut Topi Jerami,dia bisa mati! " Bentak Smoker " Maksudku,kau disini saja biar aku yang pergi,kau Fleet-Admiral damn situasi sedang genting " Ucap Coby lalu mulai beranjak pergi " Lalu apa yang bisa kau lakukan ?! Kau lupa 4 Tahun yang lalu kau hampir mati gara gara bertarung dengan Topi Jerami ?! " " Lalu apakah kau ingin mengabaikan jabatanmu disaat yang genting ini ?! Ingat ! Kita sedang berperang melawan banyak kelompok bajak laut di semua penjuru Grandline! Pasukan kita diluar sana butuh perintahmu! Apakah kau akan mengabaikan mereka demi anak buah tersayangmu itu! " Bentak Coby " Percayakan urusan ini kepadaku,kau cukup urus komando lain " " Baiklah " Ucap Smoker mulai tenang " Tapi ingat,kau dan Tashigi harus pulang dengan selamat " Perintah Smoker " SIAP KOMANDAN " Ucaop Coby Mantap lalu pergi meninggalkan ruangan Smoker " Apa yang kau rencanakan Topi Jerami ? " Gumam Smoker lalu duduk kembali di bangkunya dan menyalakan lagi cerutunya Kita beralih ke Pulau Amazon Lily Kamar Boa Sandersonia Sonia yang baru sadar kemudian meringis kesakitan gara-gara rasa nyeri dipinggangnya,dia kemudian menerawang langit langit kamar " Aku dikamar yah ? " Tanya sonia pelan " iya,jangan paksakan bangun " Sonia menyadari Nyonba yang berdiri disampingnya dan ada 8 orang prajurit kuja yang duduk tertunduk yang mengelilingi kasurnya,sonia menengok kearah Nyonba " Nek,Dimana Razer ? " Tanya Sonia pelan " Dia pergi,kau istirahat saja dulu " Jawab Nyonba pelan " Kenapa kau membiarkan dirinya pergi ? " Tanya sonia yang kemudian mulai menangis pelan " Kau tau kan dia bisa mati diluar sana " " Memangnya aku bisa melakukan apa untuk menghentikan bocah yang membuat tulang belakangmu terkilir sekali pukul ? " Pelan-pelan Sonia mencoba duduk,rasa sakit akibat pukulan keponakannya itu masih terasa sangat menyengat diseluruh badannya " Aku harus menyusulnya! " Ucap Sonia " Jangan paksakan dirimu,istirahat saja dulu " Balas Nyonba " Tapi nek,Dia bisa mati! " Bentak Sonia " Kau sudah pingsan selama 10 jam,menurutku anak itu sudah berada di lautan Grandline " Balas Nyonba tenang " Oh ya dia memintaku menyerahkan ini kepadamu " Lanjut Nyonba menyerahkan Kertas yang ada ditangan kanannya " katanya,Ini Vivre Card miliknya,kalau kau berniat menyusulnya " Sonia mengambil kertas itu,menatapnya dalam dalam,lalu menghela nafas dan tersenyum " Sepertinya anak itu menyembunyikan banyak hal dari kita " Ucap Sonia " Kau benar,aku rasa anak itu sudah tumbuh kuat,jauh lebih kuat daripada kalian bertiga " Balas nyonba " Apa karena aku yang maki tua,sehingga aku menjadi lemah ? " " Tidak ah,umurmu masih 36 tahun,ditambah kau yang sering bertarung disetiap pelayaran,aku tidak yakin kau melemah " " Jadi Maksudmu - ? " " Ya,kemungkinan memang anak itu sudah melampaui kemampuan kalian bertiga " " Kenapa kau berfikir seperti itu ? " " Sepanjang sejarah Suku Kuja,tidak ada satupun Makhluk yang sanggup merobohkan gerbang istana,bahkan menggores gerbang pun tidak " " Lalu maksud nenek,Razer berhasil merobohkannya ? " " Bahkan anak itu membelah gerbang itu menjadi 4 " Sonia kaget mendengar jawaban Nyonba,tidak disangka Razer yang dimatanya Imut dan Polos itu punya kekuatan seperti monster " Apa kau yakin nek ? " Tanya Sonia tidak percaya " Kau bisa lihat saja sendiri " Jawab Nyonba sambil menunjuk keluar jendela Sonia sangat kaget,bukan hanya karena tumpukkan potongan pintu gerbang itu,tapi juga karena bekas tebasan itu juga melintang membelah setengah dinding Istana Kuja bagian luar " Astaga " Ucap Sonia Takjub " Dan anak itu memotong gerbang itu layaknya memotong buah " Ucap Nyonba " Bahkan kau pingsan gara gara satu pukulan anak itu,hebatnya pukulan itu bahkan tidak memakai haki " " Sudah nek,aku sudah merinding membayangkan betapa besar kekuatan anak itu " Ucap Sonia sambil gemetar " Aku beruntung anak itu keponakanku,dan bukan Musuhku " " Hahahaha zaman sudah berubah ya " Ucap Nyonba sambil tertawa " Tapi aku tidak yakin dia bisa mengontrol kekuatannya dengan baik,aku saja hampir mati " " Anak itu tidak pernah punya niat membunuhmu " Sanggah Nyonba " Aku melihat bagaimana iya memukul pinggangmu,bagaimana dia menahan kekuatannya,sejak awal dia memang mengincar bagian dimana dia bisa membuatmu pingsan sekali pukul,Jadi berhentilah mengkhawatirkannya,dia kuat " Ucap Nyonba " Tapi nek- " " Dan kau tahu ? Jika memang dia berniat membunuhmu,dia pasti sudah melakukannya " Ucap Nyonba yang kemudian pergi keluar meninggalkan ruangan itu Sonia tertunduk,tidak percaya dengan kenyataan yang baru saja iya dapat,kenyataan bahwa iya dibuat pingsan oleh anak umur 14 Tahun,yang bahkan tidak menggunakan seluruh kekuatannya " Apakah aku pantas untuk jadi pelindung Ratu Kuja ? " Gumam sonia yang kemudian kembali menangis " Sonia-Sama,apakah anda baik baik saja ? " Pertanyaan dari prajurit itu menyadarkan Sonia,Sonia melihat 8 prajuritnya,dia kemudian tersenyum,menghapus air matanya,dan melihat jendela " Dasar anak nakal " Gumam Sonia " Siapkan Prajurit terbaik dan kapal kita! Kita berangkat saat persiapan selesai! " Perintah Sonia' " Siap Sonia-Sama " Teriak Pasukan Kuja " Bibi akan menjemputmu anak nakal " Ucap sonia pelan kemudian tersenyum Beberapa Waktu Sebelumnya Perairan Grandline Nami memberikan kertas yang berisi daftar bajak laut kepada Luffy "Luffy, kemarin kakakmu Sabo menitipkan ini padamu". "Dia ingin kau membersihkan beberapa bajak laut yang terus mengacau dan meresahkan sekarang sekarang ini" "APA??! apa yang dia berikan padaku itu??! tugas yang merepotkan". Luffy menjawab dengan wajah cemberut. Selang beberapa lama kemudian, Burung News-co datang mengantarkan koran di pagi hari ini.Dan berita mengejutkan datang SICHIBUKAI. RATU BAJAK LAUT BOA HANCOCK DAN PUTRINYA TERTANGKAP BAJAK LAUT. begitulah Headline yang tertulis di koran pagi ini. Jinbei dengan keras mengatakan headline koran tersebut, dan kemudian terdengar oleh luffy. "APA? oii Jinbe. Bacakan apa isi dari koran itu" Luffy pun mulai panik dan berbicara kepada Jinbe. "Baiklah luffy kun, disini tertulis bahwa hancock dan putrinya Angel tertangkap oleh bajak Laut Tameng Putih" Jinbei pun menjelaskan. "Hah apakah itu Angel?! Luffy bergumam dan melanjutkan berbicara. "Beritahu detai tentangnya, mau bagaimanapun hancock telah banyak membantuku beberapa tahun yang lalu." "Oii Nami, apakah di kertas yang diberikan Sabo tertulis bajak Laut Tameng Putih? "Iya, kau benar luffy. disini tertulis tentang bajak laut Tameng Putih." Nami pun menjawab "Lokasinya berada di pulau Martil.dan sepertinya tidak jauh dari sini." Nami pun berlari ke ruang perpustakaan, dan mengumpulkan informasi tentang pulau Martil tersebut di peta yang telah ia gambar. Selang beberapa menit, Nami kembali. "Lihatlah ini, ini Lokasi Kita. dan Ini lokasi pulau Martil, pulau yang memiliki bentuk seperti kepala martil ini" "Jaraknya. kurang lebih 10KM dari sini dan kita akan tiba ke sana dalam beberapa jam" Luffy kemudian berteriak. "Franky, siapkan cola. dan kita harus segera bergegas" "Persiapkan keberangkatan kita sekarang juga" Kru kemudian menarik layar kapal, dengan franky yang mengisi cola di ruangan kabin. serta jinbe yang berada di kemudi kapal berkata. "Semuanya bersiaplah." Jinbei menekan tombol di kemudi kapal dan mengemudikan kapal dengan cepat. di bawah kapal terdapat drum berisi kincir yang membuat kapal bergerak dengan sangat cepat. Ditengah perjalanan, Kru Raja Bajak Laut di hadang oleh beberapa kapal Angkatan Laut. Kapal tersebut menembaki Sunny Go. Karena terburu – buru, Luffy memerintahkan untuk menghancurkan Kapal – Kapal tersebut. “Hancurkan Mereka, kita tidak punya waktu untuk meladeni mereka sekarang” ujar Luffy Kita beralih ke lokasi Razer Sekarang di Perairan Grandline .. Ada 6 kapal Angkatan Laut yang Hancur di tengah lautan, kapal tersebut mengalami kerusakan yang parah. Razer pun mengamati lokasi tersebut dan merasa heran. “Apa yang terjadi, kenapa bisa banyak kapal Angkatan Laut berserakan disini. “ ujar Razer. Dan tidak jauh dari lokasi tersebut ada 6 puing kapal yang mengapung dan terbakar disana,serta 1 kapal dengan kerusakan sedang,9 kapal tersebut,semua berlambang bajak laut Tameng Putih, 9 kapal itu memang merupakan pancingan Gardess untuk menjebak Sonia yang dipastikan datang beserta pasukan suku kuja sebagai bala bantuan,rencananya menggiring mereka ketempat hancock ditangkap dan menyergapnya disana,namun kurang beruntung bagi mereka,sudah yang diincar tidak datang,mereka malah dibantai oleh orang yang tidak diketahui. " Wah ada apa ini, Kenapa bisa ada banyak orang yang terluka padahal aku belum sama sekali menyerang salah satu dari kalian " Ucap Razer yang heran sambil mengangkat pedangnya. "Ucapan macam apa itu ? Siapa Kau, Apa kau salah satu dari mereka! " Maki Kapten kapal tersebut " Hei kenapa harus marah marah paman ? Bukannya aku tidak membunuh paman ? Lagipuna 25 orang teman paman itu masih hidup kan ? " dan siapa mereka yang kamu maksud.?” Razer pun heran, siapa mera yang di maksud dengan pria bertubuh Gorilla tersebut. "Kenapa kau menyerang kami?! " " Siapa Kalian " Balas Razer " Lalu kenapa kalian ada di perairan ini ? kalian sedang mengawasi Amazon Lily ya ? " Tanya Razer sambil ngupil. "Kami ditugaskan kapten kami,Gardess Alfonso si tameng putih,pria dengan harga kepala 435 Juta Berry,untuk menangkap Boa Sandersonia,kapten kami sudah mengalahkan Boa Hancock,Boa Marigold,dan Anaknya Angel,Kami ditugaskan untukku menjebaknya dengan mengiringnya ke pulau Martil,Markas Besar Bajak Laut Tameng Putih,lalu setelah Sandersonia berhasil ditangkap,mereka semua akan dijual ke pasar gelap sebagai budak! " Jawab Kapten itu " Makanya kami mengawasi Amazon Lily sialan! " " Jadi kalian yang menangkap ibu,bibi,dan adikku " Jawab Razer membuang upilnya " Apa maksudmu ?! " Tanya Kapten itu heran. " Haha paman bodoh ya " Ucap Razer yang kemudian berjalan kearah gerombolan anak buah Gardess yang ditangkap dan melepaskan ikatan mereka,Razer lalu berjalan ke arah pinggir kapal,mengeluarkan pedang hitam miliknya,dan duduk di pinggir kapal itu " Aku anak dari Boa Hancock,Jujur saja membunuh kalian merupakan hal mudah bagiku,namun aku tidak sekejam itu,bagaimana jika kita membuat sebuah perjanjian " Tawar Razer dengan tatapan tajamnya " Perjanjian apa maksudmu ? " tanya kapten kapal itu dengan ekspresi takut " Kalau aku lihat,kapal ini masih sanggup berlayar " " Lalu ? " " Bagaimana kalau kalian mengantarkan aku ke tempat mereka ditahan,setelah itu kalian bebas pergi " Ucap Razer sambil tersenyum " Jika kami menolak " " Ya Terpaksa aku harus membunuh kalian " Jawab Razer Singkat " Kau hanya menggertak bocah,kau tidak dapat membunuh kami,karena hanya kami yang tahu lokasi dimana ibumu ditahan,dan hanya kami yang bisa mengantarmu " Ucap Kapten tersebut sombong. JIGOKU GOON! Ayunan pedang Razer tersebut memotong leher 7 anak buah kapal yang berdiri dibelakang kapten tersebut " " Ba-bagaimana bisa ? " gumam kapten itu " Aku tidak bercanda paman,aku hanya menawarkan cara paman untuk bertahan hidup,aku masih bisa menemukan ibuku tanpa bantuan kalian " Ucap Razer enteng " Nah kalian pilih,mengkhianati kapten kalian,atau membantuku menyelamatkan ibuku " " Ba-baiklah,tapi kau janji membiarkan kami hidup ? " Tanya kapten tersebut tergagap " Iya aku janji " ucap Razer tersenyum " Dan kalau kalian mencoba menipuku,ya aku terpaksa membunuh kalian " " Ba-baik " Ucap Kapten itu " semuanya,Arahkan kapal ke Pulau Martil" Kapal itu mulai berlayar,melaju dengan kecepatan pelan,Razer kemudian mengeluarkan kotak kayu dari balik bajunya " Sepertinya Orang-Orang ini takut yah, dan apa yang terjadi. Kenapa mereka sudah terluka sebelum aku datang .. " Gumam Razer menyadari bahwa kapal ini menuju kearah yang sama dengan yang ditunjukan Vivre Card didalam kotak itu. Tag: Bahasa Indonesia English Fanfiction OnePiece Share !
Tidak ada komentar: