Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Slider

Recent Articel

Onepiece

English Fanction

Bahasa Indonesia

» »Unlabelled » Petualangan Anak Kembar Monkey D. Luffy Chapter 19

Perairan Dunia Baru,Grand Line
" Shanks Tewas ?! " Ucap Luffy Kaget " Ceritakan bagaimana dia bisa terbunuh ? " Ucap Luffy
" Laporan dari jinbei bilang dia terbunuh karena kehabisan darah akibat pertarungan dengan Kidd " Ucap Cavendish
Luffy terdiam,tertunduk,dan mulai menangis
" Kau baik-baik saja luffy ? " Tanya Zoro
" Luffy ... " Ucap Nami
Luffy pun menghapus air matanya,dan kemudian melihat cavendish
" Lalu,jasadnya ingin dikuburkan dimana ? " Tanya Luffy
" Itu semua terserah dari sisa anggota Bajak Laut Rambut Merah,yang aku tahu bahwa mereka,jinbei,dan Hajrudin menunggumu di pulau Texvus " Ucap Cavendish
" Baiklah " Ucap Luffy lalu menghela nafas " Cabbage,kau dan yang lain menyebarlah,cari informasi keberadaan Kidd "
" Kau ingin balas dendam ? " Ucap Cavendish
" Sudah,laksanakan saja " Ucap Luffy
Tak berselang para sub kelompok topi jerami sudah mulai berangkat dan menyebar meninggalkan thousand sunny yang mengapung sendirian,Zoro pun menghampiri luffy yang masih terdiam dan tertunduk
" Bagaimana ? " Tanya Zoro
" Kita pergi " Ucap Luffy Pelan
Kita beralih ke Pulau Gisti,Grandline
Pulau ini terkenal dengan sebutan Pulau Informasi,semua koran yang beredar di Grandline terpusat disini,di pulau ini Kelompok Bajak Laut Razer baru saja melabuhkan kapal mereka,Razer yang saat itu memakai baju kaos warna hitam dan celana jeans panjang serta sepatu terlihat sangat rapi,dia ditemani oleh Genryuu dan Raifu untuk pergi melihat lihat pulau,Razer terhenti dengan seseorang yang membawa tumpukan koran berhenti didepannya
" Koran Koran,koran hari ini " Ucap Sang penjual koran
" Aku boleh minta korannya 1 ? " Tanya Razer
" Heh minta ?! Beli ! " Maki penjual koran itu
" Hahahaha maaf maaf,memang berapa harga korannya.? " Tanya Razer tersenyum
" 7 Berry saja tuan " Ucap Penjual koran
Razer kemudian mengeluarkan 1 lembar 10 berry dan langsung mengambil koran milik anak itu
" Ambil saja kembaliannya " Ucap Razer tersenyum
" Terimakasih tuan " Ucap Tukang koran itu lalu berlalu
" Tumben kau ingin baca koran " Ucap Raifu
" Ada yang ingin kupastikan " Ucap Razer
Dia kemudian membuka halaman demi halaman,lalu membaca perlahan setiap halaman,dia pun tersenyum atas berita yang ia baca
" Ada apa ? " Tanya Genryuu
" Tidak ada apa apa " Ucap Razer " Hei disini koran sangat murah ya "
" Tentu saja,disini koran belum diantarkan,harga 7 berry itu sebenarnya harga yang cukup mahal untuk ukuran pulau ini " Ucap Genryuu
" Tapi tak kusangka semua informasi dari seluruh penjuru grandline harus kesini dulu " Ucap Raifu
" Nah saatnya kita cari informasi " Ucap Razer
" Soal Kru baru ? " Tanya Raifu
" Begitulah " Ucap Razer
" Ngomong - Ngomong tadi kau berniat memastikan apa ? " Tanya Genryuu
" Tidak ada apa apa ko " Ucap Razer kemudian mulai berlari menjauh " kita berpencar ya,cari info soal orang kuat ke seluruh penjuru pulau dan kita kembali dalam waktu 4 jam disini "
" Dia kenapa sih ? " Tanya Genryuu
" Aku kurang tahu " Ucap Raifu
Raifu lalu mengambil koran yang tadi dijatuhkan oleh Razer,dia membuka satu per satu halaman dan kaget dengan berita yang barusan dibaca razer
" Hoi ada apa ? " Tanya Genryuu yang sudah mulai berjalan menjauh
" Tidak apa apa,kau duluan saja " Ucap Raifu
" Benarkah ? Kalau begitu aku duluan ya " Ucap Genryuu
Raifu masih termenung membaca berita yang barusan dirinya baca,dia sedikit bingung untuk apa kaptennya tersenyum seakan mengerti atas berita yang dirinya baca
" Bajak Laut Topi Jerami menghentikan perang di dunia baru " Gumam Raifu
Dirinya kemudian melipat koran itu dan memasukan kedalam kantongnya dan mulai berjalan pergi
" Sepertinya aku mulai mengerti apa yang Viola pikirkan " Gumam Raifu yang menghilang masuk kedalam kerumunan
Kita beralih ke suatu pulau di West Blue
Terlihat seorang wanita menangis sambil memeluk anak perempuannya yang masih berumur 4 tahun,tangisan itu pelan namun punya makna begitu dalam,tangisan kekecewaan dan tangisan kebanggaan
Seorang laki-laki berdiri disampingnya,dia terduduk dan mengelus rambutnya,mencoba tersenyum saat hati laki-laki itupun hancur,Pria itu adalah Scopper Gaban,dirinya merasa punya kewajiban untuk memberi tahu apa yang terjadi dengan suaminya,wanita itu adalah Jennifer Le Roux,istri dari Shanks si Rambut Merah,dia masih menangis sambil memeluk anaknya erat erat
" Yang tabah Jennifer,kematian inipun sudah disadari oleh Shanks " Ucap Scopper
" Aku senang dan sedih pada saat yang bersamaan orang tua " Ucap Jennifer
" Apa Maksudmu ? " Tanya Scopper bingung
" Aku senang suamiku melakukan hal baik dengan menghentikan perang " Ucap Jennifer " Namun disisi lain aku sedih melihat anakku yang tidak dapat bertemu dengan ayahnya "
" Kau sangat tegar Jennifer " Ucap Scopper lalu memeluknya
" Ibu,kenapa ibu menangis " Ucap Anaknya tersebut
" Ibu sedang senang Sirikuge " Ucap Jennifer
" Bukannya menangis itu pertanda sedih ya ? " Tanya Sirikuge
" Ibu menangis senang nak " Ucap Jennifer
Scopper pun berdiri dan kemudian menatap langit,dia pun tersenyum dan melihat ke arah Jennifer
" Aku punya usul " Ucap Scopper
" Apa maksud anda Tuan Scopper " Tanya Jennifer
" Tidak usah memanggilku tuan,aku hanya orang tua yang sudah bosan hidup dalam pertempuran " Ucap Scopper " Bagaimana kalau kau ikut denganku ? "
" Untuk apa aku ikut dengan anda ? "
" Apakah kau tidak ingin membalas kematian suamimu ? " Tanya Scopper
" Aku memang ingin,namun bagaimana dengan anakku ? " Tanya Jennifer
" Dia ikut juga,tenang saja jennifer,banyak teman dari suamimu yang akan melindungimu dilautan,aku yakin " Ucap Scopper " Bagaimana ? Aku tidak menjamin keselamatanmu disini "
" Kenapa anda bisa bilang begitu ? " Tanya Jennifer
" Aku yakin banyak orang yang senang atas kematian suamimu " Ucap Scopper " dan bahkan orang orang itu akan memastikan bahwa tidak ada lagi keturunan dari suamimu yang tersisa "
" Kenapa anda begitu yakin kalau ada yang tahu shanks mempunyai anak ? " Tanya Jennifer
" Menurutmu bagaimana aku bisa tahu kalau juniorku itu punya keturunan ? " Tanya Scopper " Ayolah nona,aku menawarkan keselamatan untukmu dan anakmu karena rasa hormatku kepadanya "
" Dan kau ingin aku menjadi bajak laut untuk keselamatan anakku ? " Tanya Jennifer
" Benar,ya itu terserah padamu sih " Ucap Scopper lalu beranjak pergi " Aku tunggu di pelabuhan dalam waktu 4 jam,kalau kau tak datang,aku anggap kau menolak tawaranku "
Scopper pun berjalan menjauh dari tempat Jennifer dan anaknya,Jennifer pun tertunduk melihat Sirikuge dan kemudian membersihkan air matanya
" Maafkan Ibu ya nak,ibu harus meninggalkanmu untuk sebentar " Gumam Jennifer sambil tersenyum kearah anaknya
Jennifer langsung membawa anaknya kedalam suatu rumah dengan senyuman penuh amarah
Kita beralih ke suatu pulau di dunia baru
Terlihat 9 Kapal terlabuh di kapal ini,8 dari kapal ini berlambang topi jerami dengan 2 kapal ukuran mammoth dan juga dan satu kapal berlambang Bajak Laut Rambut Merah terlabuh ditengah 7 kapal lainnya,duka sedang menyelimuti kelompok orang orang ini
Tak selang beberapa lama setelah saat itu,datanglah 1 kapal yang tidak asing bagi kumpulan orang orang itu,kapal itu adalah kapal Thousand Sunny milik Topi Jerami,terlihat kesedihan membumbung saat Luffy datang ke tempat peristirahatan terakhir dari Shanks
Kapalnya mendarat di pulau itu,begitu pelan tangisan para kru bajak laut Rambut merah mengiringi langkah ke altar tempat jasad Si Rambut Merah terbaring kaku,Luffy masih menangis pelan,menangisi sosok yang mempengaruhi dirinya hingga menjadi bajak laut terkenal seperti sekarang
" Lucky Roo,bisakah kau ceritakan bagaimana Shanks tewas ? " Tanya Luffy kepada Lucky Roo yang berdiri tertunduk di samping Altar tersebut
" Seperti yang kau lihat luffy,luka dibagian dadanya yang membuat Kapten kami tewas " Ucap Lucky Roo
" Apakah ini hasil pertarungan dengan Kidd ? " Tanya Luffy
" Benar sekali luffy " Ucap Ben Beckmann yang berada berseberangan dari tempat luffy berdiri
" Ada yang bisa ceritakan padaku,bagaimana Shanks bisa menerima luka separah ini ? " Tanya Luffy
" Begini ceritanya ... " Ucap Ben Beckmann
= Flashback =
Di Suatu Lautan di Dunia Baru
Shanks disertai Jinbei dan Hajrudin sedang melakukan pertarungan dengan 78 Kapal Milik Yonkou Kidd dan Aliansi,8 Kapal melawan 78 Kapal merupakan pertarungan yang bisa dibilang bunuh diri,dengan umur Shanks yang sekarang
Itu merupakan pertarungan yang sangat sulit
Terlihat Jinbei yang memimpin 5 kapal dibawah komandonya masih kerepotan menghadang 40 kapal milik aliansi Kidd,begitu pula 2 kapal mammoth milik Hajrudin yang kerepotan menghadapi 22 kapal milik aliansi kidd,disisi lain Shanks yang hanya menggunakan 1 kapal melakukan aksi nekat dengan membendung 18 Kapal milik kelompok inti Bajak Laut Yonkou Kidd
Pertarungan sangat sengit,dalam segi kerusakan,Pihak Kidd menderita kerusakan yang sangat parah,setengah dari kapal mereka berhasil ditenggelamkan oleh pihak shanks
Shanks yang sudah kelelahan masih sibuk menghadapi Kidd yang sudah terluka parah
Sabetan itu melukai punggung shanks dan membuatnya batuk darah,tak beberapa lama kidd menendang badan shanks hingga membuatnya terpental dan terbalik,Shanks pun terlentang dengan mencoba menarik sisa nafas yang ia dapat
" Mati Kau Rambut Merah! " Teriak Kidd
Jraasshh!!!
" SHANKS! " Teriak Ben Beckmann
Di suatu pulau di west blue
Prangg!!!
Jennifer menjatuhkan piring makanan yang hendak ia hidangkan kepada sang anak,ia pun langsung gemetar dan memegang kedua tangannya
" Apa yang terjadi padamu sayang " Gumam Jennifer
Kita kembali ke area pertarungan
Terlihat Shanks memuntahkan darah yang sangat banyak dari mulutnya,Lucky Roo berinisiatif menyerang Appo,Ben Beckmann menyerang Hawkins dan Yassopp langsung menembaki Rockstar
Blarrr!!! Blarrr!!! Blaaarrr!!!
3 kapal milik kelompok inti bajak laut Kidd tenggelam akibat tembakan dari kapal Hajrudin,Kidd yang panik pun langsung mengarahkan tangannya kearah Lucky Roo,Ben Beckmann,dan Yasopp
REPEL!!!
Seketika Ratusan benda metal yang ada disekelilingnya dan juga peluru dari senapan yasopp kembali terpental ke arah mereka,membuat mereka sibuk menghindari serangan bertubi tubi milik Kidd
" KITA MUNDUR! " Teriak Kidd
Dengan sisa anggota yang ada,armada kidd pun perlahan meninggalkan area pertempuran,Hajrudin yang masih sibuk menembaki Armada Kidd itupun dihalangi oleh Jinbei yang tiba tiba berteriak kearahnya
Badan Shanks pun di tumpu oleh tangan ben beckmann,darah mengalir deras ditangannya
" MANA TIM MEDIS! " Teriak Ben Beckmann
" Percuma,pedangnya sudah menembus jantungku " Ucap Shanks pelan
" Maafkan aku kapten,andai aku tidak lengah,Appo tidak akan menyerangmu " Ucap Yasopp sambil menangis
" Maafkan aku juga kapten,andai aku tidak lengah,hawkins pasti ... "
" Sudah cukup,ini bukan salah kalian " Ucap Shanks " Mana Jinbei ? "
" Aku disini rambut merah " Ucap Jinbei
" Tolong sampaikan maafku kepada luffy atas kecerobohanku " Ucap Shanks tersenyum
" Ini .. bukan salah anda .. " Ucap Jinbei pelan sambil menitihkan air mata
" Bisakah ... kalian ... bersulang ... untukku ... atas ... keberhasilan kita ... yang terakhir " Ucap Shanks dengan nafasnya yang tersisa
Setiap pria disana memegang gelas berisi sake,ekspresi kesedihan terpancar di permukaan sake milik mereka
" Kampai!!! " Teriak Shanks
Blaakk!!!
" KAPTEN!!! " Teriak para anak buah shanks
Terjatuh gelas serta tangan Shanks,setiap tangisan pecah dari setiap mulut bajak laut Rambut Merah,hari itu,telah meninggal bajak laut legenda,Shanks Le Roux si Rambut merah,tak jauh dari kumpulan kapal itu,mengapunglah perahu yang diatasnya ada seseorang dengan kapak yang menutup mukanya dengan Topi Jerami khas wanokuni
" Kau berpulang yah,shanks " Ucap orang itu sambil tersenyum dan menitihkan air mata
= End Of The Flashback =
" Oh jadi itu yang terjadi " Ucap Luffy
" Maafkan aku .. " Ucap Ben Beckmann
" Tidak perlu minta maaf,akulah yang salah karena memintanya melakukan pertempuran ini " Ucap Luffy " Lalu bagaimana dengan Istrinya ? "
" Aku tidak tahu soal itu,kami berniat menguburkan jasad kapten dahulu baru berangkat untuk memberi tahu soal ini " Ucap Lucky Roo
" Oh begitu,yasudah " Ucap Luffy pelan lalu membungkukan badannya " Terima Kasih atas perjuanganmu Shanks "
Setelah memberikan penghormatan,Luffy pun berbalik dan melangkah kembali menuju Thousand Sunny,dia pun berhenti dan membalikkan badannya
" Jika kau perlu apapun,hubungi aku " Ucap Luffy kearah Ben Beckmann
" Baiklah Raja Bajak Laut " Ucap Ben Beckmann
" Jinbei dan Hajrudin,ayo pergi " Teriak Luffy
" Baik Luffy! " Balas mereka berdua
Setiap langkah luffy pun menunjukan kesedihannya,dia merasa kehilangan sosok penting dalam hidupnya,dirinya pun kemudian tanpa sadar meneteskan air mata,para kru luffy ikut menundukan kepala disaat sang kapten naik kedalam kapal,nami dengan pelan menghampiri luffy
" Kemana kita akan pergi selanjutnya kapten ? " Tanya Nami
" Kita pergi ketempat Kidd! " Ucap Luffy tegas
" Kau yakin ingin membalas dendam ? " Tanya Zoro
" Ini bukan hanya soal balas dendam " Ucap Luffy " Minta Jinbei dan Hajrudin berpencar,cari Lokasi kidd sekarang juga "
" Siap Kapten! " Jawab para kru topi jerami
Kita beralih ke markas pusat angkatan laut
Upacara Pemakaman smoker lumayan megah,segala tokoh penting pemerintah hadir di lapangan utama markas pusat,terlihat kelima admiral yang dibalut perban berdiri dengan tangisan yang pelan didepan peti mati smoker yang memang niat di kubur di lautan,pertarungan yang memang memakan ratusan korban jiwa angkatan laut ini merupakan pukulan telak untuk angkatan laut,sang admiral tertinggi gugur dalam tugas
" Aku harap kau beristirahat dengan tenang Smoker-San " Ucap Sentomaru kemudian berjalan kearah coby " Aku tunggu kau di lorong "
20 menit kemudian Coby sudah berdiri disamping Sentomaru yang sedang menghisap cerutu dan meminum soda
" Ada apa Sentomaru-San ? " Tanya Coby
" Aku tahu kematian smoker sangat memukul hatimu " Ucap Sentomaru
Coby kemudian tertunduk dan merasa sangat tidak berguna karena dirinya tak dapat menyelamatkan Sang Atasan
" Aku punya ide,bagaimana kalau kau menjadi Fleet Admiral selanjutnya ? " Tanya Sentomaru
" Aku tidak pantas atas posisi itu " Ucap Coby kemudian mengangkat wajahnya
" Haaahh sudah kuduga jawaban itu yang akan kudengar darimu " Ucap Sentomaru " ke4 admiral lain semua menolak,dan tersisa dirimu saja,jika kau juga menolak,apa jadinya angkatan laut ? " Tanya Sentomaru
Coby pun terdiam,dia pun menunduk kembali dan mulai menangis,dia merasa teringat saat smoker naik menjadi Fleet Admiral
" Coby,kau dikenal sebagai Reinkarnasi dari Garp si Tinju Besi,pemerintah butuh sosokmu untuk memimpin angkatan laut " Ucap Sentomaru
" Namun kekuatanku ? " Tanya Coby
" Tenang aku punya usul " Ucap Sentomaru kemudian mengeluarkan sebuah benda dari kantong jubahnya
" Itu kan ... ? "
" Iya,ini adalah buah setan milik mendiang Sengoku-San,Hito Hito No Mi model Daibatsu,pemerintah butuh sosok dengan kekuatan garp dan kekuatan sengoku " Ucap Sentomaru " Aku rasa kau tidak punya pilihan lain "
To Be Continue ..

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply