Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Slider

Recent Articel

Onepiece

English Fanction

Bahasa Indonesia

» »Unlabelled » Petualangan Anak Kembar Monkey D. Luffy Chapter 37

Air Terjun Spaghetti,Pulau Zanis,Dunia Baru
Suatu hal yang tidak wajar untuk melihat Air Terjun yang dipenuhi dengan Spaghetti,begitupun dengan Nami,dia sedang berada disana memandangi keanehan pulau ini
" Aku yakin Air Terjun ini adalah buatan " Ucap Nami " Kaupun berpikir hal yang sama bukan ? "
Tak jauh dari sana Hina tergopoh dengan banyak luka bakar dan lebam,dia memegangi tangan kanannya yang patah dan juga darah mengalir dengan banyak dari pelipis kirinya
" Kau ... Mengerikan .. " Ucap Hina
" Mengerikan ? Tidak ko,hanya saja kau terlalu meremehkan aku " Ucap Nami

Hina terhuyung dan Akhirnya berlutut dihadapan Nami,melihat Hal itu,Nami seperti merasa bersalah sudah melukai Hina
" Singkirkan Ekspresi Simpatimu yang menjijikan itu! " Maki Hina
" Janganlah kau menjadi seperti Smoker Hina " Ucap Nami " Terkadang harga diri menjijikanmu itu harus mempunyai batas "

Terlihat disekitar Hina telah bergelimpangan Puluhan badan Perwira angkatan laut dengan keadaan Gosong,Hina tak lagi memikirkan apapun,dia hanya memikirkan bagaimana Nami bisa begitu kuat
" Bagaimana kau bisa mematahkan setiap Jeratan dari badan Hina ? " Tanya Hina
" Oh kau belum menyadari ya ? Tongkatku terbuat dari Batu Laut,hanya bagian kulit luar tongkatku saja " Ucap Nami " Jadi aku tidak usah terlalu banyak menggunakan Boushoku Haki Milikku hanya untuk melawan pengguna Buah Setan "
" Jadi kalau tongkat itu lenyap,kau kehilangan 80% Daya tempurmu yah " Ucap Hina
" Oh kau sepertinya salah paham,beberapa luka di tubuhmu terutama dibagian perut dan pinggang berasal dari tendanganku " Ucap Nami " Cuaca bukanlah satu satunya senjataku untuk bertarung "
" Sepertinya pertarungan ini harus berakhir " Ucap Hina
" Setiap pertarungan harus berakhir,namun pertarungan ini telah berakhir " Ucap Nami " Jangan paksakan dirimu,kalian kesini kan bukan untuk memburu kami "
" Hanya karena kau adalah Istri dari anak mahkota keluarga Pembunuh Bayaran,jangan harap kau bisa lolos dengan Mudah " Ucap Hina

Mendengar kata kata itu,Nami terlihat cukup kesal karena kata kata tersebut terdengar seperti Hinaan di telinganya,dia pun langsung berjalan kearah Hina yang masih berdiri tergopoh
Bhuaakkk!!!
Diterjanglah muka Hina memakai kaki kanannya,membuat Hina terjungkal sejauh 5 meter dan kemudian tersungkur
" Apakah menurutmu Masa Lalu suamiku adalah suatu kebanggaan ? TIDAK! " Ucap Nami dengan Raut Muka Marah " Selama 19 Tahun berlayar,keluarganya tidak sama sekali melindungi kami "
" Kau tidak perlu semarah itu " Ucap Hina sambil meringis
" Jangan sampai aku berfikir untuk membunuhmu! " Ucap Nami
" Jika kau memang mau membunuhku,maka Bunuhlah aku " Ucap Hina tersenyum

Nami yang merasa seperti ditantang mulai berjalan dan Mengeluarkan Pistol Redlock warna Merah keemasan yang memang akhir akhir ini sering pula digunakan Nami dalam Pertempuran,dia lalu membidik Pistol tersebut dan mengarahkannya kearah kepala Hina
" Mati kau Admiral Busuk! " Maki Nami
Duarrr!!!
Tembakan itu meleset! Tangan Nami berhasil ditendang Oleh Terressa yang tiba tiba muncul di hutan tersebut
" Maaf mengganggu eksekusimu Kucing Pencuri " Ucap Terressa
Dia lalu memutarkan kaki kanannya dan menendang Nami,tendangan tersebut dapat ditahan Nami dan lalu dia menendang perut kanan Terressa dan membuatnya terpental Sejauh 10 Meter,setelah itu Terressa membuka Portal diatas Nami dan berpindah keatasnya
Trangg!!!
Terressa langsung mengayunkan Pedangnya namun Tebasan tersebut Berhasil ditahan Oleh Nami menggunakan tongkatnya,dia lalu mengayunkan Tongkatnya dan membuat Terressa kembali terdorong keudara
Nami lalu memisahkan tongkatnya menjadi 4 Bagian dan lalu mengarahkannya kearah Terressa
Ligthning Strike Tempo!!!
Jddaarrr!! Jdaarrr!! Jdaarr!!
Keluar 3 Kilat petir kearah Terressa namun semua petir tersebut berhasil dihindari Terressa,ketiga petir itu kemudian menyambar Langit dan membuat Awan Hitam yang sangat besar
" Cukup sulit untuk melawan Wanita ini,dia tidak perlu mengeluarkan tenaga hanya untuk melawanku " Gumam Terressa
Seketika Nami lalu memutarkan 4 Bagian Tongkatnya memutar dan mengeluarkan Kabut dan Gelembung yang banyak
Mirrage Tempo !!
Seketika keluarlah 30 Nami dari dalam bayangan itu,Terressa masih berfokus pada jejak kaki dari para bayangan itu
Jdaarr!!!
Tanpa sadar Satu Sambaran petir hampir mengenai Dirinya,membuat Terressa harus fokus menghindari Petir yang mencoba menyambar dirinya berkali kali
" Abaikan Saja Petirnya! Jauhi saja Bayangan-Bayangan Nami! Tidak ada yang asli disana! " Teriak Hina
Dorrrr !!!
Seketika Hina terdiam karena menerima Tembakan telak di Lehernya,membuatnya langsung tak sadarkan diri
" HINA !!!! " Teriak Terressa
Terressa yang teralihkan Oleh Hina pun kemudian langsung meluncur kearah Hina
Grepp!!
Tanpa sadar salah satu bayangan Nami menangkap kaki Terressa dan mulai menggelembung
Blaarrr!!!
Bayangan itu meledak dan membuat Terressa terguling namun masih kuat untuk meluncur kearah Hina,dia lalu menggapai badan Hina dan membuka portal setelah itu menghilang dibalik Portal
Seketika Awan Hitam itu menghilang dan semua bayangan Nami menghilang,dari ketiadaan pelan pelan muncul Nami dengan pistol yang masih berasap
" Kau tidak akan sanggup menyelamatkannya Terressa " Ucap Nami
Piiippp Piipppp Piiipppp
Denden Mushi didalam Jubah Nami pun berbunyi,dia lalu mengambil Denden Mushi tersebut dan mengangkat panggilan tersebut
" Disini Nami,Bagaimana Rencana Kita ? "
" Semua berjalan lancar,Sanji sudah menangkap Apoo dan Zoro sedang menjalankan Tugasnya "
" Bagus,Bilang pada suamiku untuk berlayar dengan Orlumbus sementara Waktu,Bawa Apoo kekapal Orlumbus,dan jangan bawa Apoo ke Thousand Sunny " Ucap Nami
" Baik,lalu bagaimana dengan Hina ? Apakah sudah kau bereskan ? "
" Sebetulnya aku tak cocok untuk tugas pembunuhan,Terressa berhasil membawa kabur Hina namun aku sudah menembak Lehernya " Ucap Nami " Aku yakin dengan ini Proyek itu akan Gagal "
" Jangan senang dulu,kita masih harus memastikan Luffy baik baik saja dalam Pertempuran ini "
" Aku yakin dia tidak akan gagal,lagipula Bonney dan Drake tidak akan mengganggu Luffy " Ucap Nami
" Situasi sudah berubah,Kapal Law sudah terlihat di ujung ufuk sebelah selatan,dan juga Ice sedang bertempur dengan Bellamy di sebelah Utara "
" Hanya itu ? "
" Coby sedang menuju ketempat Luffy "
" Oh jadi si Fleet Admiral memutuskan untuk ikut dalam pertempuran " Ucap Nami " Biarkan saja,kita urus saja Rencana kita "
" Apa kau yakin Hina akan mati ? "
" Tidak,aku yakin dia selamat,aku hanya perlu memancing mereka kembali ke kapal Evakuasi dan menghancurkan beberapa kapal lalu mencuri informasi yang aku perlukan "
" Aku mengerti,Oh ya Robin sedang menuju Tempatmu "
" Memangnya tugas dia sudah selesai ? " 
" Sudah,Jack sedang mengamuk di selatan "
" Lalu bagaimana dengan Gildarts ? " Tanya Nami
" Bonney memerintahkan Divisi Monsternya untuk pergi kearah Timur untuk menahan Jaccky dan Anubish "
" Apakah Gildarts juga kesana ? " Tanya Nami
" Sepertinya tidak,Bartolomeo melaporkan kalau anak buahnya melihat Gildarts bergerak kearah Utara "
" Bilang kepada Bellamy untuk pergi setelah Gildarts datang,aku rasa Gildarts sudah cukup untuk menahan Ice " Ucap Nami "
" Baik Nami "

Tuuttt
Komunikasi Terputus,Nami pun memasukan denden mushinya,menghela nafas dan melihat kearah Langit
" Aku rasa hanya bagian ini yang damai " Ucap Nami
Srreekkk!! Sreekkkk!!! Sreekkk!!!
Suara gesekan semak semak itu tergubris oleh Nami,dia lalu mengarahkan pistolnya kearah Semak-Semak dan melihat Robin datang dengan Luka luka sedang di penjuru tubuhnya
                                                 
" Sudah kuduga,tugas membebaskan Jack lumayan sulit bahkan untukmu " Ucap Nami " Apakah Jack membuatmu kesulitan ? "

" Bukan Hanya Jack,Matsumayi dan Rex pun bisa kau salahkan atas luka luka yang ada ditubuhku " Ucap Robin
" Wajar saja Robin,Mereka berdua sanggup menghancurkan satu negara dalam satu malam sendirian " Ucap Nami " Tapi bagaimana dengan kondisi mereka ? Hal itu tidak membuat Bonney cemberut kan ? "
" Aku hanya mematahkan Tangan Rex dan merobek Pipi Matsumayi,aku rasa hal itu tidak akan membuatnya cemberut " Ucap Robin
" Kau jadi sadis sekarang Robin " Ucap Nami
" Bisakah kita mulai bergerak ? " Tanya Robin " Aku lupa meninggalkan makan Malam untuk Bonte "
" Iya baiklah ayo " Ucap Nami kemudian lari menuju pesisir pantai

Kita beralih ke Selatan Pulau
Jack sedang mengamuk dan telah menghancurkan beberapa Kapal Angkatan Laut dan Kapal Milik Kidd,dia mengamuk seperti Iblis yang penuh dendam,tanpa rasa kasihan dan rasa takut,satu per satu kapal musuh di porak porandakan
Di pesisir pantai,Drake berdiri melihat Jack yang sedang mengamuk dengan membabi buta,disampingnya terdapat Cana dan Surcubbus yang sedang duduk diatas beberapa tumpukan badan Perwira angkatan laut yang telah tewas
" Apa yang membuatnya bisa semarah itu ? " Tanya Drake
" Tidak tahu,mungkin Si Anak Iblis yang membuatnya semarah itu " Jawab Cana
" Si Anak Iblis ? Maksudmu Robin si Anak Iblis ? " Tanya Drake
" Iya,dia tadi kesini dan memaksa kami melepaskan Jack,dia juga mencederai Matsumayi dan Rex,bahkan dengan luka sehabis bertarung dengan mereka,dia masih sanggup menghadapi Jack yang mengamuk saat dia dilepaskan dari kurungannya " Ucap Surcubbus
" Lalu kemana dia sekarang ? " Tanya Drake
" Aku tidak tahu,dia pergi setelah menerima panggilan denden mushi " Ucap Cana " Lagipula untuk apa kau kesini,kau harus ingat bahwa kau adalah musuh kami "
" Tidak sampai perang ini berakhir " Ucap Drake " Kaptenmu meminta genjatan senjata andai aku ingin Jack bebas "
" Dan kau memintaku untuk meminta kami percaya akan hal itu ? " Tanya Surcubbus
" Untuk apa aku memulai Pertarungan yang tidak perlu " Ucap Drake " Saat ini 9 Anggota utama Kelompok Topi Jerami sedang tersebar diseluruh pulau,ditambah Law yang akan tiba di pulau ini,dan Juga pasukan 4 musim miliknya yang sudah menyebar di pulau ini,Jika aku bertarung melawan kalian,itu hanya membuat kelompokku menjadi sasaran empuk 2 kelompok lainnya,ditambah angkatan laut pengganggu "
" Kau tidak ingin bergabung dengan topi jerami ? " Tanya Cana
" Biarkan saja dia bertarung,mereka bertarung dengan alasan mereka sendiri,jadi pertarungan mereka bukan urusanku " Ucap Drake

Wushh!!!
Aura Mengerikan menyelubungi pesisir pantai Itu,Drake tersenyum menyadari siapa yang datang
TRANGG!!!
Seketika Drake sudah menangkis Tebasan dari Sosok yang Lumayan Besar disampingnya
" Kau tambah besar Jean Bart " Ucap Drake
" Drake si Bendera Merah,Seorang mantan Perwira yang menjadi Yonkou " Ucap Jean Bart " Apakah kau tak ingin bersenang-senang "
" Aku lebih memilih bersenang-senang dengan Kaptenmu dibandingkan dengan kau " Ucap Drake " Dimana Pasukan 4 Musimmu ? "
" Ada apa ? Kau ingin melawan pasukanku ? " Ucap Jean Bart
" Boleh " Ucap Drake kemudian mengeluarkan kapaknya
" Haha aku bercanda Drake,Hanya aku yang kesini,yang lainnya menyebar menuju beberapa tempat yang Kapten Perintahkan " Ucap Jean Bart
" Cukup disayangkan,padahal aku sedang bosan " Ucap Drake " Lalu untuk apa kau kesini ? "
" Memastikan Jack tetap dipantai ini " Ucap Jean Bart
" Jadi dia tidak mau Jack mengganggu kedatangannya " Ucap Drake
" Bicara apa kau,Kapten sudah ada di Pulau ini " Ucap Jean Bart

Drake kemudian memejamkan mata,10 Menit terdiam dia kemudian tersenyum dan berjalan Kearah Hutan
" Kau tidak diminta untuk menghentikanku kan ? " Tanya Drake
" Untuk apa ? Aku yakin kaptenku sanggup untuk menghentikanmu " Ucap Jean Bart

Drake lalu meluncur dengan cepat ke tempat Law,terlihat Ekspresinya yang mengerikan dengan seringai bengis seperti binatang kelaparan
" Apa tidak apa apa ? " Tanya Cana " Kau tau kan kekuatan Orang itu telah menandingi Kaido si Raja Hewan Buas "
" Jika dia sehebat itu,lalu bagaimana Kapten dan Kelompokmu bertahan selama ini di dunia baru ? " Balas Jean Bart " Kemana sisa anggota Divisi Monster "
" Gildarts-san pergi ke Utara,dan yang lain menyebar untuk mengerjakan Tugas yang diserahkan oleh Bonney-Sama " Ucap Surcubbus
" Lalu kalian kenapa masih disini ? " Tanya Jean
" Kami mendapat tugas yang sama denganmu,menjaga Makhluk itu untuk tetap mengamuk disini " Ucap Cana " Aku bosan,kau tidak keberatan kan bermain-main denganku ? "
" Sepertinya Cana si Albino sedang bosan,ayo tunjukan padaku kenapa kau dapat buronan 850 Juta berry "

" Perlu kubantu ? " Tanya Surcubbus
" Tak perlu,aku juga ingin memastikan kenapa dia begitu ditakuti di dunia bawah " Tanya Cana lalu berdiri

Mereka yang berjarak sekitar 20 Meter langsung berhadapan satu sama Lain,Surcubbus langsung menjauh sekitar 30 Meter dan tak lagi terfokus dengan Amukan Jack
" Kau siap ? " Tanya Cana
" Kapan saja " Ucap Jean Bart

Mereka kemudian berdua langsung menyerang satu sama lain,Jean Bart terlihat sangat cepat dengan ukuran badannya yang besar,pertarungan itu terlihat seimbang,Daya Serang Jean Bart yang besar dan kecepatan Cana yang secepat cahaya membuat pertarungan tersebut sangat Dahsyat
Kita berlari ke Lokasi Law
30 Meter dari Pabrik Permen dan Kue milik Kelompok Bajak Laut Bonney
" Aku heran kenapa banyak sekali Mayat disini " Ucap Law " Informasi dari Bepo tidak Mungkin salah,Belum ada satupun Anggota Bajak Laut Kidd ataupun Drake yang mencapai titik ini "
Law pun kembali berjalan dan memeriksa satu persatu mayat yang terbaring disana,dia hapal betul apa ciri khas Anak Buahnya dan Anak Buah ke3 yonkou lainnya,hal ini yang membuatnya menjadi Yonkou tanpa harus banyak bertempur dilautan
" Ini adalah Anggota Bajak Laut Kid dan Anggota Bajak Laut Drake " Ucap Law " Itu berarti Informasi yang diberikan Bepo Salah "
" Atau mungkin Informasinya Memang benar "
Law melihat kearah sumber suara itu dan Melihat sosok dengan Jubah tebal datang dari Balik Hutan
" Gildarts,Pemimpin Divisi Monster Kelompok Bajak Laut Bonney " Ucap Law " Apakah Bonney yang menyuruhmu untuk kesini ? "
" Tidak,Dia menyuruhku ke Utara dan saat dia menyuruhku,aku sedang di Selatan,dan ada beberapa orang bodoh yang mengikutiku " Ucap Gildarts
" Dan mayat mayat ini adalah Orang Bodoh itu ? " Tanya Law
" Kau selalu pintar seperti biasanya " Ucap Gildarts " Anakmu makin lucu loh "
" Apakah Bonney selalu memberikan mereka makanan manis ? " Tanya Law

" Tidak tahu,Edward selalu menjambak Rambutku karena dia pikir rambutku adalah Sapu " Ucap Gildarts
" Ya memang sih Rambutmu berbentuk seperti sapu " Ucap Law
" Hahaha kau bisa saja " Ucap Gildarts sambil tertawa   
" Langsung saja katakan apa yang membuatmu berhenti pergi ke Utara ? " Tanya Law
" Dan apa yang membuatmu pergi ketempat ini ? " Balas Gildarts " Aku yakin bukan karena untuk menjaga Pabrik "
" Aku hanya menunggu seseorang datang " Ucap Law " Terima Kasih sudah menemaniku mengobrol,aku yakin Bonney akan marah jika kau tidak menjalankan perintahnya "

Gildarts lalu menyadari sebuah sosok sedang bergerak dengan cepat kearahnya
" Padahal akan sangat menyenangkan menyaksikan pertarungan antara 2 kaisar lautan " Ucap Gildarts kemudian membalik badan dan pergi
Law kemudian mengeluarkan pedang kukurinya dan langsung memasang kuda kudanya
ROOM!!!
Dia lalu membalik badannya dan menyadari Drake sudah bersiap dengan kuda kudanya
TRANGG!!!
" Maukah kau menemaniku menghabiskan waktuku ? " Tanya Drake
" Dengan Senang hati,bahkan aku senang untuk menghabisi nyawamu " Ucap Law

To Be Continue ...

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply