Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Slider

Recent Articel

Onepiece

English Fanction

Bahasa Indonesia

» »Unlabelled » Petualangan Anak Kembar Monkey D. Luffy Chapter 29


Perairan Pulau Hekacx,Grandline
Kapal Galleon
Viola terbangun dan sadar dengan kondisi badannya yang terborgol,dia kemudian melihat kearah kirinya dan melihat Raifu menangis dan juga dalam keadaan terborgol
" Kita kalah ? " Gumam Viola
Viola kemudian melihat kearah kanannya dan sadar bahwa teman temannya sedang sibuk menyerang angkatan laut dan juga menangkis angkatan laut
" Oh kau sudah sadar ? "
Viola kembali melihat kearah kirinya dan melihat Genryuu berdiri sambil memegang bola meriam di tangan kanannya
" Apa yang terjadi ? " Tanya Viola
" Kita diserang angkatan laut " Ucap Genryuu
" Lalu kenapa aku dan raifu diikat ? " 
" Tak ada waktu menjelaskannya " Ucap Genryuu kemudian berlari ke meriam " Singkatnya itu tindakan kami jika kau mengacau "

Viola yang bingung kemudian menoleh kearah Raifu yang masih menangis tertunduk
" Kenapa raifu ? Apa yang membuatmu menangis ? " Tanya Viola
" Pulau itu Terbakar " Ucap Raifu disela tangisannya " Dan Razer masih ... "

Viola kemudian melihat keselilingnya,dia melihat teman temannya sibuk melindungi kapal tapi tak bisa menemukan sosok sang kapten
Penasaran,dia menutup matanya dan mengfokuskan Kenboshu keseluruh penjuru kapal,dia kemudian terbelalak dan melihat kearah Raifu
" Dimana Razer ? " Tanya Viola
Raifu kemudian memalingkan wajahnya,tak sanggup berkata apapun kepadanya
" Jadi maksudmu Razer ... " 
" Tenang saja,dia belum mati "

Viola lalu melihat kearah kanannya dan melihat Jasmine memegang 2 bola meriam di kedua tangannya
" Kenapa kau yakin ? " Tanya Viola
" Aku yakin karena dia adalah kaptenku,dan sudah tugas seorang kru untuk mempercayai kaptennya " Ucap Jasmine

Jasmine kemudian melempar kedua peluru meriam itu ke arah kapal bajak laut dan kemudian membentuk 2 tombak dari tulang dan melemparnya ke arah bola meriam itu
Tiba - Tiba ada bola meriam yang mengarah kearah Galleon,Jasmine lalu melempar tombak dari tulangnya kearah Bola Meriam itu
Tranggg!!!
Seketika bola meriam itu berubah menjadi Law yang sedang menggendong Razer dan kemudian mendarat di kapal dengan sempurna
" Telat 1 Detik maka aku dan anak ini akan terpanggang di pulau itu " Ucap Law
Seketika semua kapal itu tercengang dengan kehadiran Law,dia kemudian berjalan mendekati viola dan menurunkan Razer serta mengeluarkan pedangnya
Zrakk!! Zrakk!!
Law kemudian memotong borgol Raifu dan Viola lalu melihat tajam ke arah yang lainnya
" Siapa diantara kalian yang berani mengikat keponakanku ? " Tanya Law
Semua terdiam,ketakutan langsung menyelubungi kapal itu,tiba tiba Genghis berjalan mau dan berdiri didepan law
" Aku yang mengingatnya,mengingat bahwa keponakanmu dan Raifu mungkin akan nekat kembali kepulau untuk menyelamatkan Razer " Ucap Genghis
" Apa perlu kau memborgolnya ? " Tanya Law
" Perlu,karena ini langkah kebijakan di kapal kami,jangan samakan dengan bajak laut heart " Ucap Genghis dengan tatapan tajam
" Genghis hentikan " Ucap Ronnie

Law kemudian melihat kearah Ronnie dan melihatnya masih sibuk menyerang kapal angkatan laut
" Apakah Hasaki membuatmu sedikit lembut ? " Tanya Law
" Tak perlu sok akrab denganku Law " Ucap Genghis ketus
" Yasudah " Ucap Law

Law kemudian berjalan kearah Ronnie dan kemudian berdiri disebelah Ronnie
" Apakah aku boleh mengurus 2 kapal angkatan laut itu ? " Tanya Law
" Silahkan " Ucap Ronnie

Law kemudian loncat kearah kapal perang itu dan kemudian mengeluarkan pedangnya
Room!
Setelah kedua kapal itu masuk kedalam lingkaran law,dia kemudian mengeluarkan pedangnya dan langsung menebas kapal kedua kapal itu
Zrakk!! Zrakk!! Zrakk!! Zrakk!!
Seketika kapal perang tersebut terbelah dan terangkat,lalu law membentuk ulang kapal itu menjadi bentuk aneh,dan dia kemudian kembali ke Galleon
" Kau pemakan buah Goro Goro No Mi kan ? Coba hancurkan kapal itu " Ucap Law kearah Ronnie
Ronnie lalu maju dan mengangkat tangannya keatas dan seketika tangannya berubah menjadi listrik
30 Million Volt! Thunder Bolt!
Glaarr!! Jdarr!! Jdarr!! Jdarr!!
Petir dari tangannya menyambar kelangit dan membuat langit mendung,seketika kapal perang angkatan laut itu di hantam oleh jutaan sambaran petir
Setelah itu langit kembali cerah,dan luka pada badan Razer telah diobati oleh Viola,kemudian law berjalan kearah Viola dan melihat Razer
" Bagaimana dengan kondisinya ? " Tanya Law
" Cukup Stabil " Ucap Viola " Regenerasi lukanya sangat bagus,baru kali ini aku melihat manusia yang sanggup pulih hanya dengan obat luka biasa "
" Wajar saja " Ucap Law
" Wajar kenapa Nii-San ? " Tanya Viola
" Tidak,tidak apa apa " Ucap Law Tersenyum
" Untuk apa kau menyelamatkan Kapten Kami ? "

Law kemudian memalingkan wajahnya kearah sumber suara dan melihat Genghis berdiri sambil melihatnya
" Kebetulan aku disana saat serangan itu terjadi,dan karena kondisinya yang lumayan kritis,aku tolong saja dia " Ucap Law " Lagipula memangnya aku tidak boleh menolong orang lain ? "
" Hey Genghis! Hentikan! " Bentak Ronnie
" Diam! Kau tau kan sudah sejak lama aku menginginkan untuk menjatuhkan orang ini! " Balas Genghis

Tiba tiba Genryuu berdiri dibelakang Genghis sambil merangkul bahunya
" Lalu kalau kau punya ambisi menjatuhkan law terus kenapa ? Ingat bahwa kau sudah menjadi bagian dari kru ini,jika kau memicu pertarungan dengannya,hasilnya hanya kau cacat atau kau terbunuh,dan itu akan sangat merugikan kru ini " Ucap Genryu
" Lalu kenapa ? Ini bukan urusanmu " Ucap Genghis
" Jika kau memang berniat untuk mati,kenapa sejak awal kau bergabung dengan kru ini ? " Tanya Genryuu " Apa memang kau sangat ini mati ? "
" Jika iya apakah itu berarti kau ingin membunuhku ? " Balas Genghis

Seketika suasana kapal menjadi panas,namun tiba-tiba ada aura menyeramkan yang menyelubungi kapal itu
Law hanya tersenyum karena kagum,dia sadar bahwa aura itu berasal dari aura raja milik Razer,Razer yang sudah sadar cukup lama tiba-tiba berdiri didepan Genghis dan Genryuu
" Apa masalah kalian berdua ? " Ucap Razer dengan Tatapan Tajam
Mereka berdua terdiam dan kemudian mundur beberapa langkah,kemudian Razer membalik badannya dan melihat dengan tatapan tajam kearah law
" Terima Kasih telah menyelamatkanku,tapi jika paman hanya membuat kru bajak lautku bertarung satu dengan yang lain maka aku sarankan paman pergi dari sini " Ucap Razer
" Hentikan Razer,dia adalah sepupuku " Ucap Viola
" Tidak apa apa viola,aku ingin melihat sejauh mana tekad anak ini " Ucap Law

" Oh jadi kau kakak sepupu viola ? " Tanya Razer " Lalu bagaimana kau bisa tau nama asliku ? "
" Karena aku mengenal ayahmu " Ucap Law
" Oh ya ? Kapan terakhir kau bertemu dengannya ? " Tanya Razer Antusias
" 2 Bulan yang lalu,tepat di markas besarku,dia datang dan memaksaku untuk menarik mundur pasukanku saat perang terakhir " Ucap Law " Dan aku tidak suka dengan perbuatan yang dia lakukan "
" Oh jadi kau kemari ingin membalas perbuatan ayahku dengan menyerangku ? " Tanya Razer

Suasana kapal kembali menjadi panas,seluruh isi kapal terdiam dengan kondisi yang ada di kapal
Pukk!
Razer tersadar dengan tangan law yang sudah berada di pundaknya,Law tersenyum dan mukanya langsung ramah
" Cepat! " Gumam Razer
" Tenang ko,aku sudah terbiasa dengan ayahmu yang suka membuat masalah " Ucap Law " Oh ya bagaimana kondisi kalian semua ? "
" Jangan sok ramah orang tua! " Maki Genghis
" GENGHIS! " Bentak Razer " JAGA SIKAPMU! "
" Cih! " Ucap Genghis kemudian berpaling dan menjauh dari mereka
" Haha jangan begitu kasar " Ucap Law " Aku hanya menggodamu barusan " 
" Ti-tidak apa apa ko paman " Ucap Razer tergagap " Sepertinya kami semua baik baik saja "
" Syukurlah " Ucap Law lalu melihat kearah lautan " Maaf ya karena aku kalian jadi terseret kedalam masalah "
" Maksud paman ? " Tanya Razer bingung

" Viola diculik karena hubungannya denganku ketahuan " Ucap Law " dan Doflamingo mengetahui hal itu dan terjadilah hal seperti ini "
Law kemudian tertunduk dan mecengkram erat pinggiran kapal
" Tak usah minta maaf Nii-San " Ucap Viola
Law tergubris suara dari viola dan kemudian melihat kearah adik sepupunya
" Kami kan bajak laut,hal semacam ini seharusnya sudah menjadi kemungkinan yang terjadi jika kami menjadi bajak laut " Ucap Viola
" Benar,kau tak harus merasa bersalah akan hal ini " Ucap Razer " Lagipula pertarungan dengan Doflamingo membuat kami menjadi lebih kuat "

Law hanya tersenyum melihat jawaban Viola dan Razer,dia kemudian melihat kearah langit
" Ada apa ? " Tanya Razer
" Tidak,tidak ada apa apa " Ucap Law " Tapi maafkan aku karena tidak bisa menghabisi Doflamingo "
" Apa maksud Nii-San ? " Tanya Viola
" Dia berhasil kabur dengan cara yang lumayan cerdik,dia dan anaknya serta eksekutif yang lain " Ucap Law
" Maksudmu Sugarboy juga berhasil kabur ? " Tanya Jasmine
" Sepertinya,karena keberadaannya hilang dari pulau itu " Ucap Law
" Yasudah lah,yang penting viola selamat " Ucap Razer " Jika dia dan anaknya muncul lagi dihadapanku,maka tak akan kumaafkan "

Law kembali tersenyum mendengar perkataan dari Razer dan lalu termenung melihatnya
" Hei Trafalgar! "
Suara lantang itu berasal dari Genghis,dia kemudian berjalan pelan kearah Law
" Hei ingat jaga sifatmu! " Ucap Razer
" Aku sudah tau,aku hanya ingin bertanya apakah kapal itu milikmu ? " Tanya Genghis menunjuk kearah belakangnya

Kapal dengan Layar besar serta lambang bajak laut heart terpampang berlayar kearah Galleon dengan gagahnya,terlihat tanda tanda kerusakan kecil di kapal itu
" Iya itu kapalku " Ucap Law
" Seperti sehabis melalui pertarungan " Ucap Viola
" Mungkin hasil pertarungan dengan Ice " Ucap Law
" Maksudmu Admiral Ice ? " Tanya Ronnie
" Iya " Jawab Law pendek
" Apakah admiral itu dikirim untuk memburumu ? " Tanya Albert

" Mungkin laporan dia ke coby adalah itu namun kenyataannya berbeda " Ucap Law " Dia kemari bertujuan untuk memusnahkan pulau itu "
" Maksudmu admiral itu melakukan perintah buster call ? " Tanya Albert
" Iya begitulah "
" Lalu siapa yang melakukan panggilan buster call ? " 
" Doflamingo " Ucap Law pendek
" Hah ? Doflamingo bisa melakukan hal seperti itu ? " Tanya Albert heran
" Iya,itulah alasan kenapa aku ke kapal kalian,setidaknya peringatan untuk kalian lebih berhati hati " Ucap Law
" Apa itu buster call ? " Tanya Razer
" Perintah penghancuran suatu pulau bukan ? Aku sendiri baru hanya sebatas mendengar rumornya " Ucap Viola
" Iya benar " Ucap Law " Hanya saja sejak perang besar terakhir perintah buster call berkembang menjadi sesuatu yang lebih mengerikan "
" Maksudmu ? " Tanya Albert
" Sekarang buster call menjadi 3 golongan,yaitu golongan kecil,sedang,dan besar " Ucap Law " Yang barusan kau lihat adalah Buster Call ukuran kecil,hanya 6 kapal perang "
" Oh pantas aku bingung dengan skala buster call saat ini " Ucap Albert " Tapi bukannya itu tidak cukup untuk menghancurkan satu pulau ? "
" Penelitian Vegapunk tentang alat perang sudah membuat kapal angkatan laut meningkat,dari segi persenjataan dan juga ketahanan kapal,tak perlu heran jika bahkan kekuatan gabungan kalian tak sanggup menghancurkan kapal itu dengan cepat " Ucap Law
" Lalu bagaimana dengan skala sedang dan skala besar ? " Tanya Genghis
" Oh kau mulai tertarik dengan pembicaraan ini ? " Balas Law
" Sudah Cepat Jelaskan! "
" Haha baiklah,skala sedang berisi 12 kapal dengan kemampuan serang 3 kali lebih besar daripada kapal yang kalian lihat,ditambah kapal itu dilengkapi dengan bahan batu laut yang bahkan membuat bajak laut sepertiku kerepotan menghadapinya " Ucap Law " Sementara skala besar adalah skala yang hanya bisa dihadapi oleh ayahmu Razer "
" Hah ? Hanya sang Raja Bajak Laut yang bisa menghadapi skala besar buster call ? " Tanya Viola Kaget
" Benar,skala besar buster call berisi 38 Kapal Perang Phantom,kategori baru untuk kapal perang angkatan laut,kemampuannya 10x lebih besar daripada kapal yang barusan kalian lihat " Ucap Law
" Untuk apa skala besar buster call diciptakan ? Bukannya itu sedikit berlebihan ? " Ucap Albert
" Untuk menghindari Perang dunia Bajak Laut ke 2 " Ucap Law " Dan Hanya ada satu orang di dunia ini yang sanggup memulai perang besar itu "
" Dan orang itu adalah Monkey D. Luffy ? " Tanya Kurosaki
" Benar sekali " Ucap Law
" Untuk apa ayahku memulai perang itu ? " Tanya Razer
" Tidak tahu,tapi Ayahmu lah yang memulai perang yang pertama " Ucap Law " Aku masih ingat bagaimana kelompok ayahmu menghancurkan Tanah Suci Mariejoa 8 Tahun yang lalu "
" Apakah itu pemicu perang 8 tahun yang lalu ? " Tanya Jasmine
" Bukan,itu bagian dari perang 8 tahun yang lalu,pemicu perang itu adalah saat Topi Jerami menemukan One Piece " Ucap Law
" Jadi Harta karun legendaris Gol D. Roger adalah pemicunya " Ucap Viola " Lalu kenapa Ayah Razer memilih berperang melawan pemerintah ? " 
" Soal itu aku tidak tagu detailnya,tanyakan saja langsung padanya jika kau bertemu dengannya " Ucap Law
" Lalu apa hubungannya dengan Doflamingo yang bisa memanggil buster call ? " Tanya Genryuu
" Kau pasti tau kan bahwa ada oknum pemerintah yang juga bermain kotor " Ucap Law " Dan pengetahuan Doflamingo akan Harta Karun Mariejoa membuatnya dapat menjalin hubungan baik dengan orang orang yang bermain kotor tersebut "
" Dan salah satu orang yang bermain kotor itu adalah Ice ? " Tanya Jasmine
" Yap kau benar " Ucap Law
" Jadi Doflamingo juga bisa melakukan panggilan Buster Call skala Besar ? " Tanya Albert
" Mungkin,jika dia bisa membuktikan bahwa Topi Jerami memulai perang " Ucap Law " Lagipula mekanismenya terlalu sulit untuk dimainkan oleh Doflamingo jadi mustahil dia bisa melakukan hal itu "
" Jadi maksudmu pemerintah sudah menemukan cara untuk menangkap Monkey D. Luffy ? " Tanya Raifu
" Sayangnya bahkan dengan cara seperti itu mereka juga belum bisa menangkap Monkey D. Luffy " Ucap Law
" Memangnya ayahku sekuat apasih ? " Tanya Razer
" Ayahmu sangat kuat,bahkan dia sanggup melawan aku,Bonney,Kidd,dan Drake sendirian " Ucap Law " Ditambah Trio Monster kelompoknya dan juga armadanya yang berjumlah 149 Kapal "

Razer hanya terpukau mendengar cerita Law tentang ayahnya,Law kemudian berjalan ke pinggir kapal karena kapal milik law sudah dekat
" Oh ya ayahmu tidak pernah membentuk armadanya,Armada itu terbentuk dikarenakan kemauan dari anggota-anggotanya " Ucap Law
" Maksud paman apa ? " Tanya Razer
" Itu membuktikan bahwa ayahmu adalah pria yang baik sehingga menjadi orang yang didukung banyak orang " Ucap Law " Saranku adalah ikutilah jejak ayahmu,namun semua keputusan kembali ke tanganmu Razer "
" Baik " Ucap Razer " Terima Kasih Paman! " 
" Dan oh ya satu hal lagi,aku punya hadiah untuk kalian " Ucap Law kemudian mengeluarkan kotak dari jubahnya " didalam kotak ini ada 2 buah setan,terserah kalian mau diapakan "

Room!
Law kemudian loncat dan tiba tiba berubah menjadi peti yang berisi emas lalu kapal milik Law berubah arah dan berlayar menjauh dari kapal Galleon
Razer kemudian melambaikan tangan kearah kapal itu,tersenyum lalu berbalik kearah teman temannya
" Bertemu langsung dengan yonkou sungguh hebat yah ? " Tanya Raifu
" Tapi sepertinya menyebalkan untul genghis " Ucap Viola
" Diam kau! " Maki Genghis ketus " Hei Razer kenapa kita tidak menyerang saja dia,kita kan menang jumlah "
" Lalu apakah kau yakin kita juga menang kemampuan ? " Tanya Razer " Orang itu terlalu kuat Genghis,belum saatnya kita melawannya "
" Kau bermaksud untuk melawan kakak sepupuku ?" Tanya Viola
" Begitulah,kau tidak mau memang membuktikan kemampuan kita ? " Tanya Razer
" Aku akan senang jika hari itu datang " Ucap Viola tersenyum
" Dan Oh ya bagaimana dengan buah setan ini ? Siapa yang akan memakannya ? " Tanya Jasmine
" Itu bisa dipikirkan nanti " Ucap Razer " Kurosaki,cepat ambil makanan dan minuman,mari kita rayakan kemenangan kita "

Kurosaki kemudian bergegas ke dapur,suna masih terduduk dan melihat langit
" Kau kenapa ? " Tanya Genghis
" Aku lelah " Ucap Suna
" Tenanglah,kau bisa istirahat sekarang " Ucap Genghis tersenyum
" Oh ya aku boleh tau kenapa kau sangat membenci Trafalgar ? " Ucap Suna

" Oh hanya bagian dari obsesiku saja " Ucap Genghis " Detailnya akan aku ceritakan nanti
" Oeeii ~ kalian sedang apa ? Kemari! " Teriak Razer

Suna dan Genghis bergabung dengan Razer dan yang lainnya,minuman dan makanan sudah disediakan
" Merayakan kemenangan dan kebebasan Viola! Bersulang! " Teriak Razer
" Bersulang! " Teriak Semuanya

Kemeriahan berlangsung dengan damai,mengiringi perjalanan mereka ke pulau selanjutnya
To be continue ...

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply