Petualangan Anak Kembar Monkey D. Luffy Chapter 2 By: Unknown on November 11, 2015 / comment : 0 Pelabuhan Amazon Lily ... " Ibu akan pergi berlayar,tolong jaga adikmu yah,Memang bibi sonia tidak ikut,tapi ibu mohon jangan kau lepas adikmu,dan kau jangan bikin ulah " Ucap Hancock " Baik bu,Aku paham,jaga diri ibu yah,jangan paksakan diri Ibu " Balas Razer " Ngomong - ngomong dimana Angel ? " " Aku kurang tahu bu,Mungkin dia masih dikamar karena ngambek tidak ibu ajak berlayar,Mau aku panggilkan dulu ? " " Tidak usah sayang,ibu takut dia merengek ikut " " Memangnya kali ini ibu mau berlayar kemana ? Sepertinya ingin bertemu dengan musuh berbahaya sampai melarang Angel untuk ikut " tanya Razer dengan sedikit rasa cemas terselip di pertanyaannya Kecemasannya bukan tanpa alasan,ibunya bukan tipe ibu yang akan melarang anak tanpa alasan,dilihat bahwa Angel yang memang sudah sering diajak ibunya berlayar membuat Razer berfikir bahwa kali ini ibunya tak yakin pelayaran kali ini aman " ibu " panggil Razer pelan " Iya sayangku ? Ada apa ? " tanya hancock dengan ramah " ibu berjanji yah,kali ini untuk pulang dengan selamat " mohon Razer " Tenang sayangku,ibumu dijuluki Ratu bajak laut karena ibu kuat " " Janji yah ? " Mohon Razer dengan penuh harapan " iya ibu janji " jawab hancock sambil mencium kening anak laki lakinya,Hancock pagi itu benar benar anggun,dengan jubah warna putih dan baju gaun bermotif kuja warna merah marun dan sepatu heels warna hitam berjalan menuju kapal bajak laut kuja diiringi marigold dan anggota bajak laut kuja lainnya " Bagaimana persiapan kita ? " Tanya Marigold " Persiapan sudah selesai Marigold-Sama " jawab salah satu anggota bajak laut kuja " Kak,kita sudah siap berangkat " Ucap Marigold Kata kata Marigold tidak tergubris oleh hancock,dia masih terfikir oleh kekhawatiran anak laki lakinya,Razer yang selalu meminta oleh oleh jika Hancock pergi berlayar,tidak meminta apa apa kecuali kepulangan Hancock dengan selamat " Kak .. ? " Panggil Marigold " Oh ya ? Ada apa mari ? " Jawab hancock tersadar darI lamunannya " Ada yang menganggu pikiranmu kak ? " Tanya Marigold heran " Tidak apa apa,kita sudah siap berlayar ? " " Sudah ka " " JALANKAN KAPAL,KITA BERANGKAT " Teriak Hancock " SIAP HEBIHIME-SAMA " Jawab Bajak Laut kuja Pagi itu Hancock yang disertai Marigold berangkat bersama 78 Anggota bajak laut Kuja untuk melakukan aktifitas berlayar dan membajak kapal lain seperti biasa,Hancock berjalan masuk keruangannya diikuti oleh Marigold,dalam langkahnya dia melihat awan yang bentuknya sedikit aneh,menyerupai pedang " Aku merasakan firasat buruk " gumam Hancock Pelabuhan Amazon Lily ... 20 Menit setelah keberangkatan bajak laut kuja Razer masih menatap lautan,termenung dia kemudian menggaruk kepalanya membalikkan badan dan berjalan menuju istana" Yah aku rasa aku akan berlatih pedang hari ini " ucap Razer kepada dirinya sendiri. Hari itu Razer memang berpenampilan sedikit santai,dengan baju Lekbong berlambang Shabody park warna hijau yang dia beli di Shabody park kemarin dan celana karet longgar warna abu abu dan sendal jepit ciri khasnya,walaupun terlihat malas,tapi Razer diam diam sangat suka berlatih,bahkan disaat berjalan pulang pun,Razer masih sempat melatih kemampuannya,Razer berjalan dengan mata tertutup! Ya dia berjalan menggunakan kekuatan kenboshu haki,setiap langkahnya sangat sempurna,sepertI sedang berjalan dengan mata terbuka,Langkahnya terhenti setelah menyadari ada sosok yang mendekatinya " Hai bi,Ada apa? Kenapa buru buru begitu ? " Tanya Razer penasaran. " Gawat Razer-kun " Jawab pelayan istana Kuja dengan ekspresi panik dan kelelahan karena berlari dari istana sampai di pelabuhan " Ada apa bi ? Coba bibi ambil nafas dahulu " Ucap Razer dengan gaya sangat santai. "Apa bibi mau minum teh dulu ? Aku ada 500 beli sisa uang jajan kemarin,cukup untuk beli teh hangat dan manisan di kedai teh sebelah sana " Lanjut Razer dengan santainya menunjuk kedai teh di dekat pintu masuk pasar kuja. " Aduh ini bukan saatnya Minum Teh Razer-kun " Jawab pelayan itu masih dalam kepanikannya. " Sudahlah ayo ikut saja " Ajak Razer sambil menarik tangan pelayan itu,ditengah kebingungan. Pelayan itu berjalan mengikuti Razer yang memasuki kedai teh tempat biasa nongkrong para pasukan kuja. " SELAMAT DATANG " Teriak Penjaga Toko " eh Razer-kun,sedang jalan jalan yah ? Mau pesan apa ? " Tanya penjaga kedai " Selamat pagi bi,aku pesan 2 Teh Hangat dan 2 Manisan " jawab Razer sambil memberikan 2 lembaran 50 beli " Tak perlu dibayar Razer-kun " potong penjaga toko " Sudahlah bi, tidak enak,aku kan pelanggan. Jadi, terimalah ini " Balas Razer sambil menyerahkan uang 50 beli kepada penjaga toko. Dengan duduk di kursi panjang, menghadap meja yang di hiasi dengan pernak – pernik yang unik. Razer pun berkata, dengan membawa kedua buah gelas teh di tangan kanan nya serta kue kroket di tangan kirinya " oh ya bibi pelayan,tolong bawakan manisan itu,tanganku penuh membawa gelas teh ". "Razer-Kun,biar aku saja yang bawa" potong pelayan istana itu. "Tidak usah bi, terima kasih, ayo bibi silahkan duduk " Balas Razer dengan polosnya, membawakan gelas berisi teh kepada pelayan istana itu. "Ini bi, silahkan diminum dulu" ucap Razer sambil meletakkan gelas diatas meja. Mendapat pelayanan dari seorang anak berumur 14 tahun yang merupakan putra sulung Ratu Kuja, pelayan tersebut merasa tidak enak " Bukankah aku yang seharusnya melayani anak ini ? " Gumam pelayan itu sambil ragu memegang gelas itu. "Sudahlah bi,tidak perlu sungkan" ucap Razer dengan tenangnya sambil meminum teh hangat, mirip seperti Luffy. "Nah,ada apa bi? Apa yang gawat?" Tanya Razer sehabis meminum teh hangatnya dan mulai memakan manisannya. "Begini Razer-kun, Angel-Chan tidak ada dikamarnya, dan kondisi jendela kamarnya pun terbuka" Jelas pelayan itu masih bercampur antara rasa panik,bingung,dan sungkan. "Oh begitu " jawab Razer sambil mengunyah manisannya dengan santainya. "Loh ko, Anda santai saja Razel-kun ? " Tanya Pelayan itu tambah kebingungan. "Lalu aku harus apa ?" Balas Razel dengan ekspresi polos. DONGGG!!! "Kenapa dengan anak ini, dia begitu santai saat mendengar kabar adiknya menghilang dari istana? Dan bahkan tidak tahu harus berbuat apa ? " Gumam pelayan istana dengan ekspresi yang aneh. "Saran saya adalah kita memberitahu Sonia-Sama soal ini dan mulai mencarinya" Balas Pelayan kerajaan itu tambah bingung dengan tingkah Razel yang benar benar tidak panik. "Tidak usah bi,itu hanya membuat bibi dimarahi oleh bibi Sonia" Balas Razer sambil mengunyah manisannya. "oh ya kalau aku boleh tau bibi sudah jadi pelayan istana berapa lama?" Tanya Razer dengan tampang penuh ingin tahu. Mendengar pertanyaan itu,Pelayan itu mulai panik,kemungkinan dipecat atau malah dikutuk jadi batu oleh ibunya sudah terlintas dipikiran pelayan itu. "7 Tahun Razer-kun,maaf atas kecerobohan saya" balas pelayan itu dengan takut sambil meringkuk ketika duduk di kursi yang panjang itu.. "Untuk apa bibi meminta maaf? Lebih baik bibi makan manisannya, takut keburu dingin" ucap Razer "Terus sudah berapa lama membereskan kamar Angel ? " lanjut Razer. "7 Tahun, saya mohon jangan laporkan saya ke Hebihime-Sama" jawab pelayan itu dengan ekspresi ketakutan dan tangisan mulai mengalir dari pipinya. "Untuk apa aku lapor dengan Ibu?" tanya Razer dengan polos DONGGG!!! "Anak ini bodoh atau mempermainkanku sih?" Gumam Pelayan itu. "Maaf Razer-kun, bukannya anda marah karena saya tidak dapat menjaga adik anda?" lanjut pelayan itu kebingungan. "Hahaha" Razer tertawa tiba – tiba. "Sepertinya aku sedang dipermainkan anak berumur 14 Tahun" Gumam Pelayan itu lagi dengan sedikit rasa kesal dan mulai melupakan kepanikannya. "Maaf Razer-Kun,kenapa anda tertawa ? " tanya pelayan itu heran. "Tidak apa-apa ko bi" Razer menghabiskan manisannya dan kemudian meminum tehnya. "terus bibi tau benda apa saja yang biasa ada didalam kamar Angel ? " lanjut Razer bertanya. "Iya saya tahu benda apa saja yang ada didalam kamar Angel-Chan, memangnya kenapa ada hubungan apa benda dan hilangnya Angel-chan. Razer-kun?" "Baiklah sekarang, benda apa saja yang hilang saat bibi dari kamar Angel tadi pagi?"ucap Razer. Pelayan itu terdiam sejenak, dan mengingat benda yang hilang dari kamar Angel "Sudah jawab saja" Ucap Razer Tegas dan meminum habis sisa teh hangatnya. "Sepatu boots,dua pedang,dan jubahnya" jawab Pelayan itu mulai tenang Ditaruh gelasnya,Razer berfikir sejenak dan kemudian menghela nafas dan berbicara dengan santainya. " Oh yasudah bi". "Hah?kok. yasudah?" jawab Pelayan itu heran. "Ya memangnya harus apa bi? Kemungkinan besar Angel sekarang ada di kapal Ibu" Jawab Razer mencoba menenangkan Pelayannya tersebut. "Apa?!Kapal Kuja?! Apakah kau yakin Razer-Kun?!" jawab pelayan itu mulai panik "Kemungkinan besar seperti itu bi, jadi tenanglah, setidaknya kita tahu dimana dia berada, sekarang mungkin Angel sudah ketahuan oleh Ibu berada didalam kapal". "Terus kita harus bagaimana? " Tanya Pelayan itu “Tidak ada yang harus kita lakukan, bibi pun terlambat memberitahunya.” “Tenang saja, Angel itu kuat, para bajak laut kuja juga, apalagi ada bibi Marigold dan Ibu di kapal itu, jadi tidak perlu khawatir lagi " Jelas Razer dengan tenang. Dengan wajah pelayan yang terus terdiam. Razer pun berdiri, kemudian berjalan dan berdiri disamping Pelayan itu dan memegang pundaknya. "Tenanglah bi, setidaknya kita sudah tahu dimana keberadaan Angel, oh ya aku ingin main kehutan, nanti bibi tunggu saja ya di jalan masuk hutan, kalau bibi ke istana, Aku takut bibi Sandersonia malah marah ke bibi jika ulah Angel ketahuan" jelas Razer kemudian tersenyum dan berlari menuju Hutan di pulau Amazon Lily "Terima kasih atas makanannya" teriak Razer ke arah Penjaga Toko "Sama sama Razer-kun, datang lagi lain kali ya" jawab Penjaga Toko tersebut Razer berlari dan kemudian berjalan meninggalkan toko meninggalkan pelayan itu. Jatuh air mata dari mata pelayan itu,namun dia tidak sedih,melainkan terharu. "Apakah benar anak itu berusia 14 Tahun?" Gumam pelayan itu sambil menghapus air matanya,dan pergi meninggalkan toko. Kita Beralih ke Kapal Bajak Laut Kuja. Angel duduk tertunduk dihadapan ibunya yang heran,Marigold melihat keponakannya dimarahi ibunya hanya bisa tersenyum melihat tingkah nekat Angel tersebut. "Aku heran, kenapa kau sulit sekali mendengarkan kata-kataku?" ucap Hancock dengan nada kesal. "Maaf bu, aku hanya kecewa tidak diajak berlayar, jadi aku menyelinap lebih awal sebelum ibu bangun" Balas Angel dengan nada tak bersalah. "Kalau saja Ran tidak menemukanmu diruang persenjataan, bisa bisa kau terhimpit barang barang disana,kau sadar tidak kalau itu berbahaya?" "Iya bu aku sadar" Ucap Angel pelan "Lalu kenapa kau lakukan itu Angel-Chan??" tanya Marigold "Aku hanya ... " " Hanya apa ?! " Bentak Hancock. Mendengar bentakan Hancock, Angel tak kuasa menahan air matanya, air matanya menetes banyak, namun suara tangisannya terdengar sangat pelan, sehingga suara tangisannya sangat menyakiti hati siapapun yang mendengar, merasa bersalah, Hancock mendekati anak perempuannya. "Angel sayang, maafkan Ibu ... " "AKU HANYA KHAWATIR DENGAN IBU! AKU TIDAK MAU KEHILANGAN IBU! KAKAK MUNGKIN AMAN DI AMAZON LILY! TAPI BAGAIMANA DENGAN IBU ?! DAN KAU TAHU BU ?! HANYA KAU DAN KAKAK YANG TAHU SOAL AYAH ?! " teriak Angel diiringi isak tangisnya. Serasa ditusuk pedang yang sangat panas dan tajam,batin hancock terhenyuk mendengar kata kata terakhir anaknya. "hah?? Razer tau soal Identitas luffy? Dari siapa dia tau? Nyonba? Sonia? Ataukah Mari?" gumam Hancock dengan wajah terkejut. "Kak, aku rasa aku tak berhak ada disini,aku izin ingin mengecek keadaan kapal" sambung Marigold. "Baiklah,tolong jangan panggil aku jika keadaan menjadi genting" lanjut Hancock. Marigold meninggalkan ruangan, ruangan yang penuh dengan tangisan, tangisan seorang anak yang mengkhawatirkan ibunya dan tangisan keputusasaan seorang anak yang ingin tahu seperti apa ayahnya. Hancock terduduk, memegang dagu anaknya "Maafkan Aku ibu, sudah berteriak kepada Ibu" Ucap Angel pelan sambil menangis,kemudian angel memeluk ibunya erat Hancock membatu,tidak tahu harus mengucapkan apa,hancock sadar bahwa dalam situasi ini,harusnya dia yang meminta maaf dan memeluk anaknya,namun kenyataannya malah sebaliknya,perlakuan itu membuat hancock menangis pelan,air matanya turun membasahi pipinya,apalagi kata kata terakhir anaknya memukul batin Hancock “Tidak, perlu khawatirkan soal itu Angel” "Jadi, Razer tau soal ayahnya?" gumam Hancock. Pelan pelan ada tenaga yang menggerakkan kedua tangannya, tangan kanannya memeluk badan anaknya,dan tangan kirinya mengelus rambut halus anaknya,pikiran hancock saat itu kacau dan bingung,dia tidak tahu bagaimana cara dia menjelaskan kenyataan kepada anak laki lakinya,namun Hancock lebih mementingkan mengurus perasaan anak perempuannya dulu "Sudah sudah maafkan ibu yah,maaf karena ibu sudah keras kepadamu" ucap Hancock "Tidak bu,Aku yang salah karena keras kepala dan ceroboh " balas Angel sambil membersihkan air matanya "Ibu boleh tanya?" "Apa bu?" "Apa kau yakin kalau Razer tahu soal Ayah kalian?" “Tentu saja bu, Razer sendiri yang bilang kepadaku. Razer tak pernah berbohong kepadaku” ujar Angel dengan penuh antusias. Hancock pun melanjutkan berbicara dengan tenang “Kalau begitu Angel, ketika waktunya tiba. Ibu akan menceritakan tentang Ayah kepada kalian” DUARR!!! Suara peluru meriam sangat keras terdengar di dekat kabin kapal. "Kakak! Kita diserang" teriak Marigold dengan panik. "Kita lanjutkan pembicaraan ini nanti, Ibu akan segera kembali, kau tunggu disini yah, jika terjadi sesuatu, kaburlah memakai perahu yang ada dibelakang kapal, Ibu mohon kepadamu" ucap Hancock langsung berlari keluar ruangan DUARR!!! DUARRR!!! DUARRR!!! Mendengar suara itu meriam yang makin gaduh diluar,Angel berdiri,dia menghapus air matanya, mengeluarkan kedua pedangnya,dan menatap pintu keluar ruangan itu. "Maaf bu, tapi aku hanya ingin melindungimu" ucap Angel yakin dan kemudian ikut berlari menyusul Ibunya keluar. Dek kapal kuja. Pertempuran di perairan grandline itu merupakan sesuatu hal yang sudah perhitungan Hancock,saat dia keluar dari ruangannya,terlihat sudah beberapa pasukan kuja yang melompat kekapal musuh,Hancock berdiri dan memperhatikan lambang di layar kapal musuh "Kelompok Bajak Laut Tameng Putih ? " gumam hancock 7 Tahun terakhir ini,pertempuran Bajak Laut Kuja dan Pertempuran Bajak Laut Tameng Putih sudah sering terjadi,awal masalahnya bisa dibilang gara gara salah paham,kapten dari Kelompok bajak laut itu,Gardess Alfonso,Pria yang kepalanya dihargai 435 Juta Berry,ingin melamar Hancock dengan Mengirim 75 anak buahnya dengan membawa emas dan berlian datang ke perbatasan antara perairan Calm Belt dan Grandline 8 Tahun yang lalu,namun Hancock menolak lamaran tersebut,namun kapten kapal kiriman Gardess saat itu memaksa Hancock menerima lamaran tersebut dengan alasan bahwa dia tidak ingin pulang dengan kegagalan,merasa dilecehkan,hancock yang kesal merubah seluruh awak kapal itu jadi batu dan mengambil semua emas dan berlian itu Kabar soal " Paksaan " anak buahnya tersebut tidak sampai kekuping Gardess,dia menganggap bahwa Hancock menggantung lamarannya,tapi mengambil seluruh pemberiannya,Gardess merasa dirampok,6 bulan berikutnya,Gardess menyerang Bajak laut kuja dengan mengirim 4 kapalnya yang berisi 200 anak buahnya dan berakhir dengan kekalahan armada Gardess,namun penyerangan tidak berhenti sampai disitu,Gardess terus mengirim armadanya untuk menyerang kapal bajak laut kuja,berhubung Gardess menjajah 5 pulau di grandline dan menerapkan sistem " Wajib Militer " untuk pulau jajahannya,armada bajak lautnya seakan tidak terbatas,hal itu membuat Gardess terus mengirim armada bajak lautnya untuk menyerang Bajak laut kuja,bahkan sampai hari ini,memang Hancock memperhitungkan pertempuran dengan kelompok bajak laut ini,namun tidak disangka terjadi 8 jam setelah mereka meninggalkan Amazon Lily " Lama tidak bertemu ratu bajak Laut Boa Hancock " Teriakan Gardess menyadarkan Hancock " Firasat burukku benar " gumam hancock " Bagaimana ? Kau sudah mau untuk menerima lamaranku ? Kehahaha " Tanya Gardess " Mana Sudi aku menerima lamaran pria gendut yang hitam dan tidak mengerti cara berpakaian seperti kau ! " Teriak Hancock Memang penampilan dan rupawan Gardess sedikit terbilang abnormal,dengan sepatu boots berduri,celana dalam warna ungu dan jubah warna hijau serta membawa tameng warna putih,ditambah topeng warna merah yang hanya menutupi setengah wajahnya itu sudah pasti membuat setiap wanita berkata " Tidak,Terima Kasih " bahkan sebelum Gardess sempat melayangkan lamarannya. "Kalau begitu,bagaimana kalau kau kutangkap dan kujual jadi budak ? Kehahaha,Tangkap Boa Hancock ! " "Siap Kapten " Teriak Anak Buahnya "Marigold kau urus bagian kiri " Teriak Hancock "Baik kak! " Sahut Marigold Pertempuran terjadi sangat pelik,Hancock,Marigold,dan beberapa pasukan kuja yang masih berada di kapal sanggup menahan gelombang musuh yang datang kekapal mereka,namun malang bagi pasukan kuja yang tumbang saat meloncat ke kapal Gardess dan berhadapan dengan pria gendut ini,Gardess yang memang terkenal sangat kuat,dan sangat cepat,dia pemakan buah setan paramecia Shokku Shokku no Mi yang membuat Gardess dapat memanipulasi,dan menghasilkan gelombang kejut,ditambah Gardess yang memang menguasai haki,membuat dia menjadi musuh yang cukup tangguh. Satu per satu pasukan bajak laut kuja berjatuhan akibat ulah kekuatan merepotkan dari Gardess " Tak akan ku maafkan kau melukai awak kapalku,kubunuh kau! " teriak Marigold SNAKE STAKE ! "Apakah kau yakin ular gendut? " Bisik Gardess Gardess yang semula berdiri di hadapan Marigold kini berdiri dibelakang Marigold " Apa?! Meleset?! " SHOCK LAUNCHER!!! Jurus itu mementalkan Marigold kedinding kapal,gelombang kejut yang seperti pisau terbang kasat mata itu sanggup membuat Marigold bersimbah darah "MARIGOLD !!! " Teriak Hancock "Tenang ka,aku masih dapat bertarung " dirinya yang masih ingin bertarung dengan sisa staminanya pun berdiri " Akan kuselesaikan dengan ini ". HEBIGAMI TSUKI,SALAMANDER ! Lagi lagi serangan itu meleset,Gardess melayang diatas Marigold dan memegang bagian ubun kepala Marigold. "Mati kau!" PRESSURE SHOCK!! JDARR!! "MARIGOLD !!" Teriak Hancock Ambruklah tubuh sang adik dengan lumuran darah keluar dari kepalanya akibat dari serangan Gradess,serangan tersebut membuat Marigold tak sadarkan diri "DASAR LAKI LAKI BUSUK !! " teriak Hancock SLAVE ARROW!! "Jangan kasar begitu manis,kan aku sudah bilang ingin menjual kalian" Bisik Gradess yang sudah berdiri membungkuk disamping Hancock "Cepat sekali!!" SHOCKER PUNCH!! Hancock terpental kesisi kiri kapal,terbaring 4 meter dari tempat marigold terkapar,meringis menahan rasa sakit yang dirasakan dari pinggangnya,keluar darah dari mulutnya,hancock menatap langit,menangis "Maafkan Ibu ya razer,ibu tidak dapat menepati janji " Gumam Hancock " Maaf ya,aku ingin melukai sedikit wajah manismu memakai tamengku ini,mungkin kulitmu akan sedikit menempel disini kehahaha " Hancock pasrah, terpejam, mengingat senyum anak laki lakinya dan berharap anak perempuannya dapat meloloskan diri dari kapal itu. HARIKENBURO!!! Blarr!! Sebuah Angin Besar menyambar Pria yang bertubuh seperti Gorilla itu. Gardess terpelanting ke sisi kapal yang lainnya, Hancock membuka mata dan tidak percaya,bukan hanya karena ada yang sanggup mementalkan badan sebesar Gardess,namun melihat bahwa sosok yang membuat Gardess terpelanting adalah anak Perempuannya,Kekagetan Hancock bukan hanya sampai disitu,ada gelombang angin yang menyelubungi badan anaknya dan perlahan membentuk tangan kiri Angel. "Sejak kapan anakku memakan buah setan ?! " gumam hancock "kenapa kau disini! Lari! " teriak Hancock "Tidak bu,Aku takkan lari,jika aku lari dan membiarkan ibu dijual,aku tidak pantas Menjadi ratu kerajaan kuja dan Kapten Bajak Laut kuja di masa depan " Ucap Angel Yakin "Jangan Egois! Semua impianmu akan sia sia jika kau mati disini! " Teriak Hancock dengan ada rasa memohon,tanpa sadar air matanya mengalir. "Aku lebih baik mati! Daripada aku tidak dapat melindungi apapun! " balas Angel dengan tegas. Kata kata tersebut benar benar membuat hancock terguncang,kata kata itu mengingatkan akan kata kata luffy 14 Tahun yang lalu sebelum dia membobol impel down "kehahahaha,aku takjub dengan anak ini yang sanggup melukaiku " ucap Gardess sambil membuang ludahnya yang bercampur darah "Kapten dia bukan anak perempuan biasa! anak ini sudah membunuh 50 anggota kita! " Teriak salah satu anak buah Gardess "Wah Wah menarik,kalau aku tidak salah dengar kau memanggil Hancock ibu yah? Kehahaaha anakmu manis juga " balas Gardess "Hei tua bangka,siapa yang memberimu izin untuk memanggil dan berbicara dengan Ibuku ? " ucap Angel kesal. "Kehahaha menarik bocah,kau pengguna logia angin,menarik kehahaha,hargamu pasti mahal di pasar budak " "Jangan Harap ! " UINDOKATTAKIKKU Blarr!!! "Lamban yah untuk ukuran angin " Ucap Gardess " ANGEL ! " Teriak Hancock " Sial luka ini membuatku tak dapat bergerak " Gumam Hancock SHOCKER PUNCH Jdarrr!!! Pukulan itu menghancurkan bagian depan kapal kuja,namun Angel menghilang "Loh kemana anak itu ? " Ucap Gardess kebingungan "Matamu sudah rabun ya tua bangka ? " Bisik Angel dari belakang "APA ?! " KOKU BAKUDAN! Buagh!!! Jurus itu membuat Gardess muntah darah,dan tersungkur "Uhukk Uhukk,sudah cukup aku bermain main " Ucap Gardess Kesal dan berdiri "Darahmu pantas untuk tertempel dipedangku " Balas Angel sambil mengeluarkan pedangnya,terkumpul angin di tangan dan ... UINDOKATTAFURAI! Glarrrr!!! "Dasar tua bangka sombong " Ucap Angel kesal lalu berbalik ingin menolong ibunya "ANGEL AWAS !!! " "Jangan sombong bocah " Balas Gardess dengan muka beringas Gardess berdiri dengan gagah namun tetap berdarah darah karena telak menerima serangan kombinasi jurus pedang dan kekuatan logia Angel,dikeluarkanlah rantai yang diisi boushoku haki dan langsung melilit badan angel. "Apa ?! Aku tak bisa bergerak " ucap Angel Kesal "Kehahaha,Lihatlah anakmu yang sombong ini meregang nyawa " "TIDAK !!! " Teriak Hancock 5X SHOCKER PUNCH! "ANGEL !!! " teriak Hancock yang tanpa sadar mengeluarkan air mata. Pukulan telak itu membuat pingsan Angel seketika,muntahan darah dari mulutnya sangat banyak,Angel tidak terpental seperti ibu dan bibinya,inilah yang membuat rasa sakit yang diterima angel lebih banyak,ditambah tenaga pukulan yang diterima Angel 5x lebih sakit daripada yang diterima ibu dan bibinya "BORGOL MEREKA SEMUA DAN BAWA KE RUANG TAHANAN KAPAL DAN AMBIL SEMUA ISI KAPAL MEREKA SETELAH ITU KITA KEMBALI KE MARKAS" Teriak Gardess "SIAP KAPTEN " "Lepaskan aku,kau mahkluk hina! " umpat Hancock sambil menangis. "Kapten bagaimana dengan kapal mereka ? " tanya salah satu kru Gardess "Bakar saja " Jawab Gardess cuek Hari itu,81 Anggota bajak laut kuja berhasil ditangkap oleh Bajak Laut Tameng Putih yang langsung dipimpin kapten utama mereka Gardess Alfonso si tameng putih Ruang Tahanan Kapal Bajak Laut Gardess Mereka diborgol dan dibariskan bagaikan ikan hasil tangkapan nelayan,Angel dibaringkan disebelah ibunya dengan posisi tertelungkup layaknya Tahanan kelas paling rendah,disisa kesadarannya,Angel melihat ibunya yang menangis "ibu.. " "kumohon jangan berbicara lagi,kau sudah terluka parah " ucap hancock sambil menangis Ingin rasanya hancock memeluk anaknya,namun apa daya ? Borgol kairoseki ditangannya menghalangi keinginan ibu "Ibu .. " Ucap Angel pelan " Apa nak ? Ada yang sakit ? Maafkan ibu yah " ucap hancock menangis " Ibu ... Maafkan aku.. uhuk ... tidak bisa ...melindungimu " Ucap Angel pelan sebelum akhirnya dia pingsan Kata kata terakhir itu benar benar menyakiti hati Hancock,betapa tidak berdaya Hancock melihat anak perempuannya bertarung melindunginya, Hancock menangis sejadi jadinya "AKU .. TIDAK AKAN PERNAH MEMAAFKAN KALIAN !! " “Dimana kau Luffy-kun” Hancock berteriak dan meneteskan air matanya. Tag: Bahasa Indonesia English Fanfiction OnePiece Share !
Tidak ada komentar: