Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Slider

Recent Articel

Onepiece

English Fanction

Bahasa Indonesia

Throne War

Akankah Ramalan Doflamingo Terwujud di Reverie Council?

Donquixote Doflamingo mengucapkan sejumlah prediksi saat dirinya sudah ditangkap. Semakin hari, salah satu ramalannya benar-benar berpotensi untuk terwujud. Bahkan mungkin inilah penyebab Perang Tahta One Piece memanas!

Manga One Piece memperlihatkan kalau para bangsawan dunia mulai berkumpul untuk pertempuan akbar di Reverie Council.

Tak hanya itu, Monkey D. Dragon dan Pasukan Revolusioner pun mulai bergerak ke Reverie untuk mengobarkan perang melawan Tenryubito. Akankah Dragon berhasil? Sepertinya iya. Uniknya, kemungkinan itu disampaikan ramalan Doflamingo kepada Tsuru saat dia dibawa oleh kapal Angkatan Laut.

Untuk kamu-kamu yang lupa, ramalan Doflamingo ini dia sampaikan di bab 801.

Lebih lengkapnya:

“Siapa yang akan berdiri di puncak samudera?”

“Siapa yang akan menguasai perairan? Salah satu dari para kaisar lautan, Yonko? Atau mungkin salah satu dari Shichibukai yang licik? Ataukah salah satu anak muda keparat dari Generasi Terburuk?”

“Mungkinkah… tentara keadilan… Angkatan Laut yang menguasai samudera? Kehendak rakyat, Pasukan Revolusioner… memiliki kumpulan monsternya sendiri, cukup untuk menakuti siapa pun!”

“Lalu klan D, selalu menyala di tengah-tengah bara sejarah… siapa yang bisa menebak kapan dan di mana mereka akan muncul?”

“Siapa yang akan beraliansi dengan siapa? Siapa yang akan mengkhianati siapa?”

“Katakan ini kepada para Tenryubito yang duduk di puncak menara gading mereka di Mariejois! Kalian orang-orang keparat akan dijatuhkan dari singgasana emas kalian!”

“Sudah 25 tahun sejak Gol D. Roger pertama menguasai Grand Line! Musuh bebuyutannya, Whitebeard, tidak pernah menaiki singgasananya. Dia memimpin dengan berlutut di depan singgasana tersebut.”

“Sekarang bagaimana?! Di mata tak terhitung bajak laut yang menjelajahi lautan, ada satu singgasana yang kosong! Kau tahu apa artinya itu kan? Itu akan dimulai! Pertempuran terbesar yang dunia bajak laut akan saksikan! Perang untuk kekuasaan tertinggi!”

Selama beberapa waktu, Perang Tahta yang disebut-sebut oleh Doflamingo belum terasa. Selain Luffy, yang mengguncang Whole Cake Island demi memperoleh kembali Sanji, semua kekuatan dunia (termasuk Kaido, yang ingin mengobarkan perang besar) tampak masih duduk manis di posisi masing-masing.

Namun melihat situasi menjelang Reverie, penulis langsung teringat ramalan Doflamingo di atas. Perang Tahta akan dimulai sebentar lagi, diikuti bukan saja oleh para bajak laut melainkan juga Angkatan Laut dan bahkan mungkin Pasukan Revolusioner.

Kuncinya? Bisa jadi adalah tumbangnya Tenryubito.

Momen yang Tepat untuk Runtuhnya Tenryubito

Bagaimana bisa Doflamingo menyampaikan ramalan seperti itu?

Pertama-tama, jangan lupakan kalau sebetulnya Doflamingo adalah penguasa dunia hitam One Piece. Asupan SMILE dari dialah yang membuat Kaido menunggu dulu, bukannya langsung memulai perang yang ia impikan.

Begitu Doflamingo kalah, rasanya mantan Shichibukai itu juga sadar kalau Kaido pasti akan bergerak. Memang benar, begitu mengetahui pasukannya tidak bisa menambah pengguna SMILE, Kaido mendeklarasikan untuk memulai saja perangnya. (Untungnya hingga sekarang dia belum bergerak).

Doflamingo juga mungkin sudah tahu soal pergerakan para Pasukan Revolusioner, dan ia bisa memperhitungkan kalau suatu saat nanti mereka akan memulai aksi mereka untuk mengguncang langsung Tenryuubito.

Penulis merasa ramalan Doflamingo akan terwujud. Dragon dan Pasukan Revolusioner akan menyeret turun para bangsawan dunia itu dari singgasana mereka.

Ada beberapa alasan kenapa itu mungkin terjadi: pertama, Dragon tidak melakukan serangan ke Reverie ini dengan asal-asalan. Ada indikasi kuat kalau dia, Sabo, dan para Komandan Revolusioner sudah mempersiapkan aksi nekat ini dari jauh hari. Mungkin mereka juga sudah punya bantuan di dalam Mariejois. (Kuma?)

Kedua: mungkin kamu juga merasakannya, sekarang kita sudah memasuki sepertiga akhir One Piece. Akan terjadi pertempuran besar dalam satu-dua tahun lagi di manga ini. (Waktu dunia kita tentu saja). Penulis merasa Oda akan semakin mengerucutkan pihak-pihak yang terlibat. Tenryubito yang selama ini menjadi ancaman bisa jadi akhirnya akan tersapu.

Ketiga: setelah kabar Baltigo hancur, ada indikasi kalau Angkatan Laut dan Pemerintah Dunia sama-sama tidak akan mengantisipasi pergerakan Pasukan Revolusioner.

Mungkin Pasukan Revolusioner juga akan hancur dalam aksi mereka memulai perang dengan Tenryubito. Namun pada akhirnya, kekuasaan Tenryubito pun akan tetap tumbang.

Monkey D. Dragon mungkin sudah mengantisipasi ini: tapi saat ada penguasa yang terjungkal, tidak mungkin dunia akan baik-baik saja.

Lihat saja negara-negara di dunia nyata yang baru saja mengalami kudeta. Kekacauan dan pembantaian bisa menyusul kemudian.

Tumbangnya Tenryubito mungkin akan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi dunia One Piece. Namun itu juga akan memicu masa anarki, di mana yang kuat yang dapat menang.

Penulis merasa bila terjadi, maka masa anarki ini akan mengalami beberapa momen penting:

-Marshall D. Teach akan memanfaatkan momentum untuk melengkapi petunjuk demi menemukan Raftel. Sejak awal, ambisinya memang sudah menjadi Raja Bajak Laut.

-Akan ada Yonko lama yang tumbang. Kemungkinan besar Kaido, di tangan Aliansi Ninja-Bajak Laut-Mink-Samurai.

-Sakazuki, tidak lagi terkekang oleh Tenryubito dan Gorosei, akan melawan kekacauan ini dengan kekuatan penuh Angkatan Laut.

Maka, terciptalah Perang Tahta yang dikatakan Doflamingo. Semua pihak yang tersisa antara akan saling beraliansi atau mengkhianati satu sama lain.

Pada akhirnya, yang tersisa dari kerusuhan ini akan menjadi Raja Bajak Laut dan bahkan berpotensi menjadi penguasa absolut dunia.

Tampak sangat berat, ya? Akankah Luffy dapat mencapai posisi itu?

Itulah analisis penulis soal ramalan Doflamingo mengenai keruntuhan Tenryubito dan Perang Tahta.

Gimana menurut pendapat kamu? Sampaikan di kolom komentar!

Source: https://www.duniaku.net/

Komik One Piece 903 904 Indonesia One Piece 903 Terbaru

















Petualangan Anak Kembar Monkey D. Luffy Chapter 6

Disebuah perairan Grandline ..

Kapal Perang Angkatan Laut nomor 0197

Tashigi yang sedang memandangi lautan saat itu,pelan pelan memegang pedangnya,memang kekalahan itu masih sangat membayang,kekalahan dari sang pendekar nomor 1 di dunia,dia mengeluarkan pedangnya,memandangi pedang yang sudah bertahun tahun menemaninya mengabdi sebagai Perwira Angkatan Laut,Pedang yang sudah membantunya bertarung dengan ratusan,bahkan ribuan bajak laut,Helmeppo saat itu memperhatikan tashigi,kemudian berjalan menghampirinya

" Tashigi-San,apakah anda sedang kurang sehat ? " Tanya Helmeppo sok perhatian
" Oh,kapten Helmeppo,ada apa ? " Tanya tashigi yang tersadar dari lamunannya
" Bolehkah saya menemani anda untuk duduk mengobrol ? "
" Silahkan saja .. " jawab Tashigi yang kemudian menyarungkan pedangnya
" Kalau boleh saya tahu,anda sedang memikirkan apa ? " Tanya Helmeppo
" Ahh tidak apa apa .. "
" Biar saya tebak,anda memikirkan masalah anda dengan Roronoa Zoro ? " Ucap Helmeppo
" Heh .. " Jawab Tashigi sekenanya
" Ah jadi anda masih memikirkan pertarungan anda 4 tahun yang lalu "
" Memangnya kau tahu seberapa terhinanya aku sampai saat ini ? " Ucap Tashigi kesal
" Maaf Tashigi-San,saya memang tidak tahu seberapa kekalahan itu mengguncang anda,namun alangkah baiknya untuk berhenti memikirkan hal itu " Ucap Helmeppo
" Kekalahan itu bukan hanya berdampak bagiku,tapi juga berdampak bagi pihak kita,kau tau kan dia membunuh Admiral Fujitora dan banyak lagi perwira kita ? " Ucap Tashigi
" Saya tahu,tapi jika Admiral Fujitora yang terkenal sangat kuat itupun tewas ditangan Zoro,bukankah anda harus merasa beruntung karena dia membiarkan anda hidup ? " Ucap Helmeppo
" Kau itu tidak mengerti! " Teriak Tashigi kesal sambil mencengkram kerah baju helmeppo
" Saya memang tidak mengerti! Namun anda tahu kan anda sekarang sedang di dalam misi! 150 prajurit dan saya sedang bergantung kepada anda! Jika anda bimbang! Lalu bagaimana nasib kami?! " Teriak Helmeppo " Saya memang menyesal bahwa kita kalah dan dunia ini terseret ke dalam kekacauan! Tapi anda juga harus tau kalau anda bimbang! Dan mati dalam misi ini! Lalu prajurit kita banyak yang mati dan banyak yang disandera! Apa jadinya ?! "

" Aku sudah tau bodoh! Kau tidak berhak memberiku nasihat macam itu! " Teriak Tashigi Kesal
" Dan kalopun anda memang merasa tak pantas dengan status anda sekarang,dan merasa diri anda lemah! Kenapa anda tidak keluar saja dari Angkatan laut seperti yang Kuzan lakukan 14 tahun yang lalu ? " Teriak Helmeppo " Atau paling tidak anda bisa bunuh diri setelah itu! "
" Apa katamu! " Ucap Tashigi yang mulai marah dan ingin memukul Helmeppo
" Pukul! Pukul yang keras! Jika itu bisa membuat anda puas dan bisa menjalankan misi dengan fokus! " Teriak Helmeppo
Tashigi melepaskan cengkramannya dan kemudian mendorong helmeppo,helmeppo pun kemudian berbalik dan berjalan pergi
" Kau tau Tashigi! Aku tidak butuh pemimpin dengan keyakinan lemah sepertimu! " Maki Helmeppo yang berjalan pergi
Kata kata helmeppo membuat dia terguncang,Tashigi tertunduk,dia kemudian menyadari lemahnya keyakinan yang dia punya,dia kemudian tersenyum
" Laskamana Madya Tashigi,pulau Little Garden sudah terlihat " Teriak salah satu perwira Angkatan Laut

" Siapkan pendaratan ! " Ucap Tashigi



Kita beralih ke belahan lautan lain
Perairan Grandline

Ruang Medis Kapal Bajak Laut Kuja
Hancock sedang duduk menunggui kedua anaknya yang sedang terbaring,Ratu bajak laut itu masih menangis melihat dua anak yang harusnya dia lindungi,malah harus terluka karena melindunginya
" Tak kusangka anak ini benar benar luar biasa .. " Ucap Dokter kapal
" maksudmu ? " ucap hancock
" Razer-kun menderita 190 luka tebasan pedang di punggungnya dan 27 luka tembakan di sekujur tubuhnya " Ucap Dokter kapal " aku malah heran anak ini bisa menutupi lukanya yang banyak dari Anda dan bertarung melawan Anggota Gardess "
Lanjut Dokter kapal
" Lalu keadaan anakku bagaimana ? " Tanya Hancock yang melihat Razer yang masih sadarkan diri
" Sudah normal,anak ini benar benar luar biasa,dia kehilangan 40% darah yang ada ditubuhnya " ucap Dokter kapal " Untuk ukuran manusia normal,harusnya sudah mati,tapi tak kusangka anak ini masih sempat berjalan ke arah kapal "
" Apakah ia akan baik baik saja ? " Tanya Hancock
" tenang Hebihime-Sama,kedua anak anda akan baik baik saja,hanya perlu waktu istirahat " Ucap Dokter kapal yang kemudian pergi meninggalkan mereka

Tak selang beberapa lama,Angel sadar dari tidurnya
" buu ... " ucap Angel pelan
" Syukurlah kau sudah sadar sayang " Ucap Hancock
" Kakak mana ? " Tanya Angel
" Dia ada disebelahmu " Ucap Hancock
Angel kemudian melihat kesebelahnya,melihat kakaknya terbaring dengan perban disekujur tubuhnya,Angel langsung terbangun

" Astaga! Kakak! " Teriak Angel histeris
" Sudah sayang jangan teriak,kakakmu sedang istirahat " Ucap Hancock mencoba menenangkan
" Siapa yang membuat kakak luka-luka seperti ini bu ?! " Tanya Angel panik
" Memangnya kenapa ? " balas hancock
" Siapa bu? Aku ingin membunuh orang yang menyakiti kakak! " Ucap Angel kesal
" Yah sayang sekali,orang-orang itu sudah mati " ucap Hancock kemudian tersenyum

" Ehh ? Maksudnya ? Apakah ibu sudah membunuh mereka ? " Tanya Angel bingung
" Tidak sayang " jawab hancock
" Lalu ? Tolong beritahu aku bu kenapa kakak luka luka seperti itu ? " Ucap Angel Sebal
" Kalau ibu ceritakan,kau janji yah jangan sedih sama sekali ? " Tanya Hancock
" Iya bu " Ucap Angel Deg-Degan
" Jadi kakakmu mendapat luka-luka itu saat menerobos masuk ke tempat kita ditahan " Ucap Hancock
Angel pun kaget,dan perlahan-lahan menangis
" Lalu... apakah kakak akan baik baik saja bu ? " Ucap Angel sambil menangis pelan
" Dokter kapal bilang ia akan baik baik saja,jadi tenanglah " Ucap Hancock yang kemudian berdiri dan duduk di kasur anak perempuannya
Razer kemudian pelan pelan membuka matanya lalu bangun layaknya orang bangun tidur
" Razer! " Teriak dua ibu dan anak itu bersamaan
" Oh hai ibu,hai Angel,apakah kalian baik baik saja "
Hancock langsung berdiri dan berjalan ketempat anak laki lakinya,dia kemudian duduk berhadapan dengan Razer
" Ibu sudah mendengar semua ulahmu di istana selama ibu tidak ada,dan jujur saja ibu sedikit kecewa " Ucap Hancock
" Maaf bu .. " Ucap Razer pelan dan kemudian tertunduk
" Ibu hanya kecewa kenapa kau membohongi ibu selama ini " ucap Hancock " Beritahu ibu,sejak kapan kau menguasai haki dan bisa memainkan pedang ? Dan siapa yang mengajarimu ? "
" Oke .. mulai dari mana yah aku ceritanya ~ " Ucap Razer bingung
" Seseorang bernama Rayleigh bu,kakak pernah cerita " Ucap Angel polos
" Hah !? Rayleigh !? " Teriak Hancock Kaget
" Aduh Angel kenapa kau ikut ikutan sih " Ucap Razer Sebal
" Weeee ~ Kakak sendiri juga bohong sama aku soal kekuatan kakak " Ucap Angel
" Dan kau juga tahu kalo kakakmu bisa bertarung ? " Tanya Hancock heran
" Iya bu,kalau aku boleh jujur,sebenarnya kakak yang mengajariku cara bertarung,bahkan cara mengendalikan kemampuan buah setanku " ucap Angel polos
" Astaga " Ucap Hancock menepuk jidatnya " Pantas saja ibu heran kau bisa mengendalikan buah setan,padahal di Kuja tidak ada yang tahu soal buah setan "
" Ibu marah ya " Ucap Razer mengeluarkan muka imutnya " Maaf yah aku sudah jadi anak nakal dan berbohong padamu "
" Kau tidak perlu minta maaf,ibu hanya tidak percaya dengan semua kenyataan yang baru ibu terima " Ucap Hancock " Pantas saja anak laki laki ibu ini punya kekuatan seperti monster "
" Hehe maaf yah bu .. " Ucap Razer cengengesan
" Dan kau bahkan terkejut dengan kekuatan kakakmu ? Padahal kau berlatih bersamanya " Tanya Hancock kearah Angel
" Bu,saat Angel berlatih bersamaku,aku memang mengajarinya cara bermain pedang,memanah,dan bahkan caranya mengendalikan buah setannya,tapi ya lebih tepatnya aku hanya membimbingnya "
" Dan aku baru sadar loh bu kalo ternyata setiap kakak berlatih tanding denganku,kakak tidak pernah serius " Ucap Angel Ketus " Dan aku tidak pernah menang sekalipun melawan kakak! " Ucap Angel mulai kesal
" Weeeeee ~ " Ejek Razer
" Huhhh ... oh ya ibu kenal memang dengan Rayleigh ? "
" Orang itu kenalan lama ibu " ucap Hancock " Pantas saja kau bisa tahu soal Ayahmu "
" Iya,dia yang menceritakannya " Ucap Razer
" Bu,aku boleh tahu siapa ayahku " Tanya Angel
" Ibu bingung harus mulai dari mana " Ucap Hancock " Oh ya kita mulai dari nama yah "
" Maaf bu,akukan sudah tau soal ini,aku izin ya mau ke dapur kapal,aku lapar " Ucap Razer
" Apakah kau tidak mau mendengarkan cerita langsung dari ibumu ? " Tanya Hancock
" Hmm oh iya kurang sopan yah kalau tidak tahu langsung dari yang mengalaminya " Ucap Razer
" Ibu heran,jujur aku bukan type orang yang baik dalam hal mengajarkan sopan santun,bahkan Angel saja selalu membantah kata kata ibu,siapa yang mengajarimu sopan santun ? " Tanya Hancock
" Kakek Rayleigh bu " Jawab Razer Polos
" Hahahaha aku beruntung kau bertemu dengannya " Ucap Hancock " Lalu bagaimana kau bertemu dengan orang itu ? " Lanjut Hancock Penasaran
" Ahh ibu katanya mau cerita soal ayah! " Protes Angel
" Oh iya ibu lupa " Ucap Hancock sambil menepuk jidatnya " Ayahmu adalah seorang bajak laut juga,sama seperti ibu,Dan ayahmu adalah bajak laut yang sangat kuat dan terkenal " " Aku yakin ko pasti ayahku bajak laut yang kuat,ibu pasti tidak mau dengan laki laki sembarangan " Balas Angel " Lalu siapa namanya ? "
" Kau pasti sudah pernah mendengar namanya dari surat kabar yang sering kau baca " Ucap Hancock tersenyum
" Hah ? Siapa bu ? "
" Ayahmu itu si Raja Bajak Laut,Monkey D. Luffy "
" HAAAAAHHHHH ?! " Ucap Angel kaget


Kita beralih ke kapal Thousand Sunny
 “Kamu yakin Luffy-kun?”. Tidak masalah jika kita meninggalkan Hancock dan putrinya yang sedang terluka di pulau Martil??”. Jinbe berbicara kepada luffy
“Tentu saja Jinbe, aku merasakan dengan kenbun ku bahwa sebentar lagi akan ada seseorang yang akan datang, dan sepertinya itu Sandersonia. Jadi, tidak masalah jika aku tinggalkan mereka kepadanya”
“tapi luffy-kun”
“Sudahlah jinbe, lagi pula kita sudah menolongnya. Dan juga telah membebaskan mereka juga.”

Ketika mereka sedang serius membahas kejadian itu dan tiba – tiba teriakan itu datang dari brook.
" Oeeeiii semuanya,ada pulau yang terlihat " Ucap Brook
" Benarkah ? " Jawab Luffy dan Usopp
" Hai kalian tahu kan kita sedang apai " Tegur Jinbe
" Oh iya,pulau apa yah ? " Ucap Luffy
" Kemungkinan besar itu Little Garden " Ucap Nami yang sedang duduk mengelus perutnya " Dimana sanji,robin,dan Zoro ? " Tanya Nami
" Oh kalau Zoro mungkin menemani robin di Perpustakaan,sementara Sanji tadi ingin memasak makanan bekal untuk pendaratan " Ucap Chopper
" Ohh begitu " Ucap Nami
" Luffy-San,aku melihat ada 2 kapal bajak laut dan 1 kapal perang Angkatan laut " Ucap Brook
" Oh ya? Putar jauh Kapal " Perintah Luffy
" Loh tumben sekali kau luffy,sedang tidak mood bikin masalah ? " Ucap Jinbe
" Bukan begitu,aku hanya tidak ingin menganggu percakapan mereka " Ucap Luffy dengan sedikit sarkastik
" Namun,apakah kita akan mendarat ? " Tanya Chopper
" Tentu saja,oh ya Nami,kau dan Robin menjaga anak anak didalam,Sanji,Chopper,Franky,dan Brook,kalian menjaga kapal,sementara aku,ussop,jinbe,dan zoro akan mengecek keadaan pulau " Perintah Luffy
" Loh ko aku ? " Ucap Usopp
" Karena aku butuh penembak jitu kali ini " Ucap Luffy
" Dan sebenarnya dilihat dari keahlianmu,kau tidak perlu untuk berhadapan langsung dengan musuh " Sambung jinbe
" Chopper,panggilkan Zoro yah " Ucap Luffy
" Baik luffy " Ucap Chopper kemudian berlari ke arah perpustakaan
" Yosh,siapkan pendaratan " Ucap Luffy kemudian mengambil jubahnya yang tergantung di tiang Sunny
" Siap Kapten! " Teriak Semuanya


Kita beralih ke pulau Little Garden
Terlihat beberapa anggota kelompok bajak laut gorilla yang berjumlah 470 orang sedang membangun markas di pulau itu,sang kapten Hercules si Gorilla sedang duduk di meja sambil berdiskusi dengan sang wakil kapten Astof Grig si manusia baja,kedua duo pemakan buah setan kelompok bajak laut ini sedang berdiskusi

" Apa yang jadi langkah kita selanjutnya ? " Tanya Astof
" Hahahaha untuk sementara kita disini dulu untuk membuat markas,kau tahu ini adalah pulau yang sempurna untuk markas kita sebelum kita melakukan perjalanan selanjutnya " Ucap Hercules
" Oh baiklah,tapi tak kusangka kita perlu kabur ke Grandline gara gara ulah kita di pulau Thor "
" Aku tidak merasa kita kabur,memang tujuan kita ke Grandline "
" Kau tahu kan seberapa berbahaya Grandline sekarang ? "
" Lalu kau takut ? " Ejek Hercules
" Cih,dasar pria gila " Ucap Astof
" Kapten,ada angkatan laut di pulau ini " Teriak salah satu anak buah Hercules
" Apa ?! " Ucap Astof
" Hahaha baguslah,rupanya ada juga yang tidak terima anak buahnya kita sandera hahaha " Teriak Hercules
Tak lama berselang muncullah Tashigi,Helmeppo,dan para pasukan Angkatan laut mulai berbaris berhadapan dengan mereka
" Wah wah,aku tersanjung Angkatan lautnya mengirim Laksamana Madya untuk menangkapku hahaha " ucap Hercules
" Hercules si Gorilla,kepalamu di hargai 178 juta berry sejak insiden penyeranganmu,tentu saja Laksamana Madya yang turun " Ucap Tashigi kemudian mengeluarkan pedangnya " Dan sang wakil kapten,Astof Grid si manusia baja,kepalamu dihargai 93 juta berry "

" Wah wah tak kusangka kita jadi sangat terkenal " Ucap Astof yang merubah sebagian tangan kanannya menjadi bentuk celurit dari baja
" Hahaha bagaimana kalo kalian semua aku bunuh dan kepala kalian aku kirim ke angkatan laut " Ucap Herculess merubah wujudnya menjadi gorilla
Hercules adalah pemakan buah setan Zoan Saru Saru No Mi type Gorilla dan Astof yang pemakan buah setan Paramecia Aian Aian no Mi yang membuatnya bisa memanipulasi tubuhnya menjadi besi berbentuk apapun dan memanipulasi besi yang ia sentuh
Pertarungan antara kelompok bajak laut Gorilla dan Pasukan Angkatan Laut pimpinan Tashigi pun dimulai


Sementara itu kita beralih ke sisi lain pulau
" Wah wah pulau ini sudah sangat Ramai yah " Ucap Usopp
"Hei kalian,apapun yang kalian lakukan,jangan lakukan hal hal yang berlebihan " Ucap Nami
" Iya siap " Ucap luffy
" Aku penasaran siapa yang mereka kirim yah kesini " Ucap jinbe
" Yah semoga bukan si Perwira kacamata itu " Ucap Zoro sinis sambil berjalan masuk pulau
" Kenapa ? Kau suka yah padanya ? Ingat loh kau sudah menikah dengan robin " Goda Luffy
" Luffy benar,kau sudah punya anak loh " Ucap Ussop sambil memikul tas dan senapannya
" Hah ? Apa maksudmu ? " Ucap Zoro Sinis
" Tapi memang aku akui sih kalau Tashigi itu manis " Ucap jinbe
" Berhentilah menggodaku " Ucap Zoro mulai kesal " Wanita satu itu adalah pengganggu,membicarakan ingin mengambil pedangku lah,terus sangat ego akan harga dirinya lah "
" Bukankah kau juga sama ? " Ucap Usopp " Dan kalau kau memang terganggu,kenapa kau tidak membunuhnya 4 tahun yang lalu ? " Tanya usopp sedikit menyelidiki
" Aku mungkin terpaksa akan menebas wanita karena perintah,namun jika tidak ada perintah untuk membunuh wanita,untuk apa aku membunuhnya ? " Ucap Zoro
" Sudah jangan goda dia lagi,lebih baik kita lihat pertarungan mereka " Ucap Luffy



Kita beralih lagi ke tempat pertarungan Bajak Laut Gorilla dan Angkatan Laut

Pertarungan berlangsung sengit,namun karena kelebihan jumlah yang dimiliki Bajak Laut Gorilla,Angkatan laut mulai terdesak,Helmeppo yang sedang berhadapan dengan Astof kewalaha menghadapi manusia baja ini
" Hahaha,tak kusangka Kapten Angkatan Laut ini hanya begini kemampuannya "Ucap Astof
" kau sangat sombong yah " Ucap Helmeppo kesal

Hell Round!
Tebasan Helmeppo dengan pedang kukurinya sanggup melukai lengan kiri Astof
" uaaaggghhh .. " Teriak Astof " Haaahh ... Haaah,tak kusangka aku bisa terluka oleh pedang lengkuk itu "
" Sudah kubilang,kau jangan sombong pemula " Ucap Helmeppo
" Maaf saja,aku tidak datang ke Grandline untuk dikalahkan di awal perjalanan " Ucap Astof
1000 Iron Bullet!

" Haaah ... Jurus itu lagi " Ucap Helmeppo
Helmeppo menghindari dan menangkis semua peluru besi itu,namun beberapa peluru itu mengenai tubuhnya,karena terlalu sibuk menghindari peluru itu

Helmeppo tidak sadar Astof sudah ada disebelahnya
" Mati kau! "

Iron Stab!
Tusukan manusia besi itu menusuk perut helmeppo,dirinya langsung terpental karena sehabis itu dia ditendang sangat keras,Helmeppo mental kearah pohon,4 meter dari tempat tashigi berhadapan dengan hercules
" Helmeppo! " Teriak Tashigi

Gorilla kick!

Tashigi yang lengah terkena tendangan Hercules dan terpental ke arah yang sama kearah helmeppo
" Mengecewakan,aku kira kalian bisa memberi tantangan lebih " Ucap Hercules " Astof,bunuh wanita itu! "
Astof kemudian berlari kearah Tashigi dan ..
Iron Stab!

Jraassssshhhhh!

Helmeppo berdiri melindungi tashigi,tusukan itu menembuh dada helmeppo

" Uhhukkkk .. "

" HELMEPPO! " Teriak Tashigi
" Haahh ... Haaaah ... Haaaah,anda tidak apa apa Tashigi-San " Ucap Helmeppo
" APA YANG KAU LAKUKAN! " Ucap Tashigi
" Aku melindungi ... haaahhh ... haaahhhh ... Wanita yang disukai oleh Coby " Ucap Helmeppo kemudian jatuh tersungkur
" Hahahaha tak kusangka dia melindungimu sampai akhir " Ucap Astof
Tashigi menjatuhkan pedangnya,dia memegang badan Helmeppo yang sudah terjatuh dan menangisi pengorbanan anak buahmu,dia juga melihat bahwa hampir semua anggota Angkatan laut sudah berhasil dikalahkan oleh Bajak laut itu
" Selamat Tinggal Laksamana Tashigi! " ucap Astof kemudian mengarahkan serangannya ke arah tashigi
Tashigi menutup mata dan tertunduk " Aku belom mau mati! Sebelum mengalahkannya! " Gumam Tashigi

Traangggg

" Tak kusangka,kita bertemu disini kapten kacamata "

Zoro seketika sudah ada didepan Tashigi dan mem-block serangan Astof

" Ke-kenapa ?! " Teriak Astof
" KENAPA ZORO SI PEMBURU PEROMPAK ADA DI PULAU INI! " Teriak para anak buah hercules
" Wah wahh tiba tiba bertemu legenda sebesar anda disini " Ucap Hercules " Apakah anda ingin menghalangi kami ? "
" Apa yang kau lakukan dipulau ini Roronoa Zoro ? " Ucap Tashigi pelan
" Sebenarnya kami hanya ingin kamping,tapi kelihatannya ada kesenangan disini " Ucap Zoro dengan raut menyeringai
" Maaf Roronoa,kau menghalangi lajuku " Ucap Astof
" Oh ya ? Kalau begitu kenapa kau tidak membuatku minggir ? "
" Ramai sekali yah .. " ucap luffy keluar dari dalam hutan
" Hah?! LUFFY SI TOPI JERAMI ? " ucap para kru bajak laut gorilla
" Wah wah menarik,dua orang paling kuat di dunia bajak laut sedang ada di pulau ini " Ucap Hercules
" oeeiii luffy,kau tahu kan kita hanya ingin melihat kondisi pulau " Ucap Usopp keluar dari dalam hutan
" sudahlah usopp,kenapa kita tidak ikut bersenang-senang saja ? " Ucap jinbe menyusul usopp
" Itu Usop si raja Sniper dan Kaisar Laut jinbe! " Teriak Kru bajak laut Gorila
" Wah wah.. sepertinya semua kru utama sang raja bajak laut sedang ada di pulau ini " Ucap Hercules
" Usopp,bawa kedua orang itu ke kapal,biar chopper mengobati mereka " Ucap Luffy
" Siap.. " ucap Usopp " Ayo nona,biar aku tunjukan jalan "
" Haaahhh ... haaaahhh ... kau bawa saja dia,aku tidak apa apa,aku masih mau bertarung! " Ucap Tashigi
" Masih egois seperti biasa " Ucap Zoro sinis
" Apa Maksudmu roronoa! " Teriak Tashigi " Berhentilah berlagak lebih tinggi di depanku! "
" Memangnya luka di tanganmu kurang sebagai bukti? " Tanya Zoro Sinis
" Jika kau memaksa baiklah " Ucap Usopp langsung menggendong helmeppo dan pergi
" Luffy Si Topi Jerami,Buronan Seharga 5 Milyar juta berry,Zoro si pemburu perompak,buronan dengan harga 2 milyar  juta berry " Ucap Hercules " Kaisar Laut Jinbe ,Buronan seharga 1 milyar berry "

" apakah kau berfikiran sama denganku ? " Tanya Astof
" Berfikiran untuk lari ? Hahaha tidak akan! Aku akan mengalahkan mereka disini " Ucap Hercules sombong " Jika mengalahkan kalian,aku bisa menjadi terkenal dan kaya raya "
" Haaahhh pemula sombong " Ucap Jinbe " Mau kau atau aku yang urus ? " Tanya Jinbe ke arah Luffy

" Kau urus anak buahnya,aku ingin bermain main dengan gorilla ini " Ucap Luffy
" Oeeii luffy,orang ini masuk didalam buku pegangan kita " Ucap Zoro
" Oh ya ? Kalau begitu ayo bereskan mereka .. " Ucap luffy kemudian melangkah kearah Hercules

San Samegawairaa Seiken !

Jinbe sudah meluncur kearah anak buahnya dan menghabisi mereka satu per satu
" APA YANG KAU LAKUKAN PADA ANAK BUAHKU! " Teriak Hercules
" Oeii kau punya urusan denganku tahu " ucap Luffy
GOMU GOMU NO PISTOL!
Pukulan telak tersebut membuat Hercules pingsan dan mental sejauh 25 meter
" HERCULES! " teriak Aftos
" Kau lengah Bocah! "

SANTORYUU OGI! PURGATORY ONIGIRI!
Jrasshhh

Tebasan itu melukai bagian perut dari Aftos,manusia besi itu pun terjungkal dan terjatuh bersimbah darah
Tak lama Usopp pun datang dengan menggendong Helmeppo yang sudah dibalut perban dan berjalan ke arah Tashigi
" Ini teman anda Nona,dirinya sudah tidak apa apa,hanya perlu istirahat " Ucap Usopp " Wah wah sudah selesai yah "
Terlihat Jinbe duduk di tumpukan badan anggota bajak laut Tameng putih,luffy juga sudah duduk setelah mengalahkan kaptennya
,Dan Zoro yang sudah menyarungkan pedangnya setelah menebas wakil kaptennya
" Membosankan yah " Ucap Jinbe
" Yasudah,apakah perlu aku panggilkan yang lain kesini ? " Ucap Usopp
" Tidak Perlu,aku rasa kita punya satu tamu lagi " Ucap Luffy melihat ke arah hutan
Dari arah pandangan luffy,datanglah Coby beserta 400 Perwira Angkatan Laut,Coby yang panik melihat Tashigi yang terluka,dan Helmeppo yang dipenuhi perban,segera berlari ke arah mereka
" Apakah anda baik baik saja Tashigi-San ? " Tanya Coby Khawatir
" haaah .. aku baik baik saja .. " Ucap Tashigi kemudian mencoba bangung dan mengangkat pedangnya
" Maafkan aku ... " Bisik Coby dari belakang Tashigi

Bruugghhh

Coby membanting badan Tashigi dan kemudian memborgol kedua tangannya lalu kemudian menyarungkan pedangnya

" APA MAKSUDNYA INI ?! " Maki Tashigi
" Maaf,aku tahu yang kau pikirkan apa " Ucap Coby
" Lalu apakah kau akan membiarkan mereka pergi ?! " Maki Tashigi
" Sebenarnya iya,karena mereka teman lamaku dan mereka sudah menyelamatkan kalian " Ucap Coby tertunduk " Tapi sebagai Admiral Angkatan Laut,aku tidak bisa membiarkan Sang Raja Bajak Laut bebas berkeliaran di kondisi Grandline seperti ini " Lanjut Coby kemudian tersenyum



" Maksudmu adalah kau ingin menghadapi mereka sendirian ? " Tanya Tashigi
" Kalian semua kembali ke kapal! Jangan ada yang masuk pulau sebelum aku kembali! " Perintah Coby " Bawa Anggota bajak laut Gorilla dan anggota kita yang terluka ke kapal! "
" HENTIKAN! COBY! KAU BISA MATI " Teriak Tashigi
" Bawa juga Laksamana Tashigi dan kunci dia diruanganku,jangan dibebaskan sebelum aku kembali " Ucap Coby sambil memalingkan wajahnya ke luffy
" SIAP ADMIRAL! " Teriak Para Perwira Angkatan laut
" COBY!!!! " Teriak Tashigi sambil menangis yang diseret pergi
" Kalian Juga pergilah kekapal,jangan kemari sebelum aku kembali " Perintah Luffy
" Apakah kau akan baik baik saja ? " Tanya Usopp
" Sudahlah,ayo pergi " Ucap Jinbe sambil menarik usopp
" Aku harap anda tinggal disini Zoro-San " Ucap Coby
" Oh,kau ingin aku ikutan ? " Tanya Zoro
" Begitulah " Ucap Coby kemudian melempar jubahnya
" Kau tidak masalah kan jika aku ikutan ? " Tanya Zoro ke arah Luffy
" Tidak usah,kau nanti saja " Ucap Luffy yang kemudian melepas jubahnya " Kau Siap kan ? " Tanya Luffy
" Majulah! " Teriak luffy

Pertarungan antara dua sahabat lama inipun dimulai dan berlangsung selama 1 minggu penuh.





Petualangan anak kembar Monkey D. Luffy Chapter 5

Pelabuhan Amazon Lily

Sonia sedang memandangi lingkungan sekitarnya,begitu sangat damai di teluk Amazon Lily,dirinya mengamati apakah ada lagi ulah dari Razer,Sonia yang kala itu memakai baju dengan model Baju mini tak berlengan yang menutupi hanya bagian dari dada sampai ke atas perutnya,dengan celana jeans pendek sepaha dan jubah warna putih,dia kembali mencoba melihat lebih jauh bagian bagian Pulau yang bisa ia amati saat itu

" Tidak ada tanda tanda pertempuran atau kerusakan " Gumam Sonia
" Margareth,kemari kau " Panggil Sonia

" Melapor,Sonia Sama " Ucap Margareth

" Kalau tidak salah,Siang tadi giliran kau yang bertanggung jawab atas penjagaan kota yah ? "

" Benar Sonia-Sama "

" Lalu,apakah kau atau para prajurit kota yang melihat Razer ? "

" Tidak Sonia-Sama "

" Apakah Gerbang Pelabuhan tadi siang atau sore dibuka ? "

" Tidak Sonia-Sama " Ucap Margareth yang mulai kebingungan atas beberapa pertanyaan Sonia " Kalau saya boleh tahu,ada apa yah Sonia-Sama ? "

" Aku hanya ingin memastikan sesuatu " Jawab Sonia yang kemudian melihat kearah Gerbang Pelabuhan Kuja " Margareth,coba kau lihat bagian gerbang disebelah kiri bawah "

" Baik Sonia-Sama " Jawab Margareth yang masih diliputi kebingungannya.

Margareth lalu berlalu bersama 2 orang prajurit kuja,Sonia masih berfikir,bagaimana Keponakannya bisa meninggalkan pulau tanpa menarik sedikitpun perhatian dari Prajurit yang memang iya sudah perintahkan bersiaga sejak kepergian Kakaknya

" Lewat mana kau pergi meninggalkan pulau Razer-kun " gumam Sonia

20 menit kemudian Margareth berlari kearah Sonia dengan tampang sedikit kaget

" Lapor Sonia-Sama,saya sudah memeriksa Gerbang Pelabuhan,ada celah berdiameter 4 meter dibagian kiri bawah Gerbang " Lapor Margareth

" Dan tidak ada satupun dari kalian yang menyadari celah itu dari siang tadi ? "

" Maaf Sonia-Sama kami tidak menyadarinya "

" Baiklah " Jawab Sonia yang lalu menyilangkan tangannya " Apakah kau menemukan potongan dari gerbang itu ? " lanjut Sonia

" Iya yang mulia,potongan itu ada di pinggir gerbang tersebut dengan posisi terbaring "

Sonia tersenyum,menyadari ulah lucu keponakannya yang masih sempat untuk membersihkan ulah yang iya lakukan

" Apakah kau atau para prajurit menerima perintah dariku tadi siang ? " Tanya Sonia

" Maaf Sonia-Sama,tidak ada perintah apa apa dari istana " jawab Margareth

Tak lama,ada prajurit kuja yang datang kearah mereka berdua

" Lapor,Sonia-Sama,sebetulnya kami menerima laporan kehilangan perahu tadi siang " Ucap Prajurit Kuja

" Haaaahh sudah kuduga,lalu bisakah kau panggilkan orang yang melapor ? " Pinta Sonia

" Baik Sonia-Sama "

" Apasih yang sedang terjadi ? " gumam Margareth kebingungan

" Suatu kehormatan bisa berbicara dengan anda Sonia-Sama " ucap penduduk kuja yang langsung menundukan badan

" Tak perlu sungkan,kalau saya boleh tau apa ada barang yang ada di perahu anda saat sebelum perahu anda hilang ? " Tanya Sonia

" Memang ada,namun barang tersebut ada di dermaga pelabuhan,tepat di depan lokasi perahu saya "

" Apa maksudmu ? "

" Maksud saya barang saya sudah berpindah dari atas perahu ke atas dermaga "

" Jadi cuman kapal anda saja yang hilang ? "

" Iya Sonia-Sama "

" Baiklah,anda nanti ke tempat penjualan perahu disebelah sana " jawab Sonia sambil menunjuk kearah Toko Penyewaan dan Pembelian perahu di pojok pelabuhan " Lalu belilah perahu yang sesuai ukuran perahu anda,masalah pembayaran biar saya yang tanggung " Lanjut Sonia

" Benarkah Sonia-Sama ? " Jawab Penduduk tersebut tidak percaya

" Benar " Jawabnya lalu tersenyum " Apakah anda sudah mengurus barang barang anda tersebut ? "

" Sudah Sonia-Sama,Saya permisi dulu,terima kasih untuk solusi yang anda berikan " Jawab Penduduk tersebut lalu pergi

" Iya sama sama " jawab Sonia " Margareth,suruh anak buahmu untuk mengurus pembayaran perahu tersebut,masalah uangnya,katakan saja untuk memintanya pada bendahara istana,bilang aku yang menyuruhnya " Lanjut Sonia memerintah margareth

" Baik Sonia-Sama " Jawab Margareth yang masih bingung " Maaf Sonia-Sama,saya boleh tau kenapa bagian pinggang anda di perban ? "

" Kau tidak perlu tahu "

" Apakah kau malu menceritakannya ? " Ucap Nyonba

Nyonba berjalan kearah Margareth dan Sonia,dia berjalan dengan senyuman yang tidak pernah terlihat dari wajah seorang nyonba sebelumnya

" Ah nenek,ada urusan apa kau kesini ? " tanya Sonia

" Tidak,aku hanya sedang berjalan-jalan dan mendengar pembicaraan kalian " jawab Nyonba " Bukankah lebih baik kau ceritakan kepada Margareth apa yang terjadi ? Kau ingin membawanya kan ? " Lanjut Nyonba

" Sepertinya harus yah " Ucap Sonia dengan ekspresi malas dan kemudian memulai menceritakan semua kejadian yang terjadi siang itu diistana,Margaret hanya terbelalak karena mendengar cerita yang dituturkan Sonia dan Nyonba

" Astaga,saya tak menyangka ... " Ucap Margareth dengan ekspresi kaget

" Dan bahkan dia dapat pergi dari pulau ini dengan mencuri kapal dan memotong gerbang pelabuhan tanpa kalian sadari " Ucap Sonia " dan ditambah dia masih sempat merapikan Potongan gerbang yang beratnya hampir 5 ton serta tahu diri dengan menurunkan barang yang ada di perahu yang ia curi "

" Ma-maafkan kelalaian saya " Ucap Margareth tertunduk merasa bersalah

" Untuk apa kau minta maaf? Malah aku beruntung kau dan prajurit lain tidak bertemu dengannya " Ucap Sonia lalu melangkah ke arah kapal " kalau aku saja dia jadikan seperti ini,bagaimana dengan kalian ? Sudahlah ayo pergi " Lanjut Sonia

" Kau ingin membawa semua pasukan ? " Tanya Nyonba

" Tidak ko,Aku hanya membawa 50 Prajurit terbaik Kuja " Ucap Sonia

" Kemana Tujuan Kita Sonia-Sama " Tanya Margareth

" Kita akan menjemput keponakanku yang menggemaskan itu " Ucap Sonia lalu tersenyum


Beberapa saat yg lalu sebelum kedatangan Razer
Kita beralih ke Pulau Martil,tepatnya di pesisir jauh dari pulau.

" Sepertinya paman jujur yah, katakan padaku siapa mereka yang kau maksud?" Ucap Razer "Seperti apa bentuk kapalnya dan apakah disana terdapat lambing bajak laut atau apa??” 
Sesuai perjanjian,kalian bebas pergi kemanapun nanti " Lanjut Razer sambil melangkah turun dari kapal

“Mereka menaiki kapal dengan hiasan depan bergambar singa, dan di tiang dan layar kapal terdapat lambang Bajak Laut Topi Jerami” Pria yang terluka itu mengatakan dengan suara yang agak tersedak.
"Siapa mereka, apakah mereka adalah ayah dan krunya?. Seperti yang pernah di ceritakan oleh Rayleigh – San sebelumnya?” 
“apakah Aku akan bertemu dengan Ayah disini?” Razer pun berpikir dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju pulau Martil.

Kapal itu semakin mendekat ke pulau Martil. Dan menembakan meriam yang dasyat.
“Sekarang Usopp. Tembakk!!??” Luffy meneriakan kepada Franky
“Ini dia, tembakan meriam GAIN HOOO!???
Seluruh pulau hancur dan berserakan oleh meriam yang di tembakan oleh Sunny –Go. Beberapa kru bajak laut tameng putih pun berjatuhan.
“Biarkan Aku terlebih dahulu” ujar luffy
Swaarrtth!!!
Luffy mulai mengeluarkan kenbunshoku no haki. 
“Jadi, disitu mereka”
“Sekarang”
Sleb!!! Duar !!!
Langit berubah menjadi Hitam, dan petir menyambar ke beberapa wilayah pulau.
Beberapa anggota bajak laut tameng putih pun terjatuh, mereka yang bermental lemah. Jatuh dan pingsan ketika Luffy Tiba.
“Apa yang terjadi” ujar Gardess yang bertubuh besar seperti gorilla. Merupakan kapten bajak laut tameng putih.
“Apa yang kamu lakkukan pada anak buahku??!! Dasar Bangsat!?!!” Gardess mengutarakan kekesalan yang penuh emosi dan perlahan melihat ke wajah luffy.Ia pun terkejut dan gemetar tak bisa menggerakan seluruh badannya.
“Kee… kenapa kamu disini? Kenapa Raja Bajak Laut bisa berada disini.?” 

Luffy pun dengan penuh emosi berkata.
“Apa yang  kau lakukan pada Hancock dan dimana dia??! Cepat katakan padaku.” Luffy menangkap leher pria bertubuh besar seperti Gorilla tersebut dan mengangkatnya dengan mudah.
“Me….mere… ka. Ada disana” ujar Gardess
(TL. Mereka)
“Oyy usopp, kemarilah dan ikat dia dengan kairoseki.” Teriak luffy
Usopp turun dari Sunny – Go dan membawa rantai Batu Laut. Dan ketika itu pula luffy berjalan memasuki bangunan, disitu ia menemukan Hancock dan putrinya yang dalam keadaan tak sadarkan diri terikat. Luffy kemudian membawa mereka beserta Marigold menuju Sunny-go.
Luffy memerintahkan kepada zorro untuk memotong rantai yang mengikat mereka.Dan luffy pun membangunkan Hancock serta Mari, tapi dia tidak membangunkan Angel.
Luffy berkata kepada Hancock.
“Maafkan aku Hancock, aku terlambat untuk menolongmu” Luffy mengatakan dengan perasaan yang menyesal sambil melanjutkan.
“Aku tak bisa melindungi mu, dan sekarang aku harus pergi. Sebentar lagi akan ada yang datang kesini untuk mengantarmu pulang” 
“Sayonara” Luffy melambaikan tangan kepada hancock
Hancock dengan terkejut dan dengan perlahan membuka matanya. 
“ah siapa itu, aku seperti mendengar suara Luffy-kun”
Hancock pun melihat ke segala arah, dia melihat dari kejauhan Sunny-Go mulai menjauh dari pulau Martil. Ia tak kuasa menahan tangisannya. 
“Luffy-kun, terima kasih”
Tak lama setelah itu, hancock mulai membangunkan Angel dan Mari. Karena ia telah melihat kapal Kuja datang menjemput.

Angel tersadar dari pingsannya dan mendapati tubuhnya yang sudah terbalut perban dan tangannya yang sudah tidak terikat ke dinding,serta kakinya yang sudah bebas dan melihat 78 anggota bajak laut kuja yang sedang menangis,meraung,dan ada yang masih pingsan

" Kau sudah sadar ya sayang "

Angel melihat kearah kanannya,dia melihat sang ibu,Boa Hancock dengan kondisi mengenaskan,bajunya yang sobek sobek dan tersisa bagian yang hanya menutupi bagian dada dan pinggangnya,sisanya sudah ditutupi oleh perban,mukanya yang penuh darah,bukan hanya mukanya,namun juga sekujur badan.
" Astaga! Apa yang iya lakukan kepada ibu?! " Teriak Angel Histeris
" Sudah,itu tidak penting,bagaimana dengan tubuhmu ? Masih ada bagian yang sakit ? " Tanya Hancock sambil mencoba tersenyum
Senyuman Hancock dalam kondisi seperti itu membuat Hati Angel sakit,dia sadar bahwa Ibunya tak pantas merasakan ini
" Aku tak akan memaafkan tua bangka itu! Tidak akan! " Teriak Angel yang lalu menangis

" Aku Harap Sonia bisa menemukan kita "
Angel lalu melihat ke arah kirinya,dia melihat kondisi kepala Marigold yang sudah hampir dipenuhi perban,pemandangan itu membuatnya hancur,Angel lalu melemaskan badannya,dan menyenderkan punggungnya di tembok penjara yang dingin itu

" Maafkan aku yah " Ucap Angel Pelan Lalu menangis " Andai saja aku kuat,aku bisa melindungi kalian berdua "
" Kau kuat ko Angel-Chan,kau membuat pria tua itu terluka,aku sudah mendengar ceritanya dari ibumu " Ucap Mari mencoba menenangkan
" Mari benar sayang,ibu pun bangga melihat kekuatanmu " Ucap Hancock ikut mencoba menenangkan
" tidak " Ucap Angel Pelan " AKU LEMAH ! " Teriak Angel yang kemudian menangis menjerit jerit dan histeris

Krieeettttt!

Suara jangkar yang jatuh ke air dan sosok besar berdiri dan mulai berjalan ke arah Hancock,Marigold,dan Angel. 
“ibu, Angel? Bibi Margold? Kalian tak apa? Suara razer menggema.
“ Kami, disini kakak” ucap Angel

“Apa mereka yang telah melawan kalian, kenapa bisa mereka semua pingsan dan orang itu terikat sekarang. Dan apakah ia yang melakukan ini semua pada kalian?” ujar Razer dengan tampang terkejut dan marah.

Razer menayunkan pedangnya pada Gardess yang dalam keadaan terikat, seketika terbukalah perut Gardess dan keluar Isi perutnya,dia pun akhirnya tewas dalam keadaan berdiri
Hari itu sejarah baru tertulis di pulau Martil,bahwa 7500 Anggota Bajak Laut Tameng Putih dibantai dalam waktu 2 jam oleh anak berumur 14 Tahun sendirian,dan sang Kapten,Gardess Alfonso si tameng putih yang dikenal punya daya tahan baja,dapat tewas hanya dalam 2 serangan saja padahal sebelumnya yang mengalahkan mereka adalah ayahnya, Sang Raja Bajaklaut, tetapi tidak ada yang mengetahui itu kecuali Ibunya. Boa Hancock

Razer kemudian berjalan kearah ibunya,dan kemudian melepaskan borgol Ibunya,Adiknya,bibinya,dan semua anggota bajak laut kuja yang saat itu di tangkap

" Ka-kau anakku kan ? " Tanya boa Hancock masih shock dengan apa yang dia lihat " Kau Monkey D. Razer kan ? " Hancock pura pura tidak mengetahui kejadian yang sebenearnya terjadi

Razer kemudian duduk didepan hancock,dia tersenyum,tidak ada satu katapun yang keluar dari anak ini,dia lalu memeluk ibunya pelan dan berkata
" Ibu tidak apa apa kan ? Ada bagian yang sakit bu ? " Ucap Razer pelan yang kemudian menangis

Hancock yang melihat tingkah anak laki lakinya tanpa sadar menangis,dia kemudian memeluk anak laki lakinya,banyak perasaan yang tercampur di hatinya,gembira,sedih,bersalah,semua menjadi satu
Angel yang melihat hal itu juga ikut memeluk ibunya dari samping,dia juga ikut menangis " Kak... terima kasih " ucapan Angel yang kemudian pingsan lagi

Razer kemudian melepas pelukan ibunya,kemudian mencium kening adiknya " Kau sudah bertarung dengan sangat baik " Ucap Razer yang kemudian mengangkat badan Adiknya

" Apakah ibu dan bibi masih bisa berjalan ? " tanya razer sekenanya
" Masih sayang,apakah kau tidak apa apa " Tanya Hancock khawatir
" Aku baik baik saja bu,oh ya bibi mari bagaimana ? " Tanya Razer
" Aku masih bisa jalan,jangan khawatir "
Razer pun tiba tiba mengatakan hal yang mengejutkan kepada Hancock dan Marigold.
“ Ibu?!?! Apakah tadi ayah yang kemari, apakah ayah yang melakukan semua ini pada mereka?!
Hancock pun terkejut, dan tidak bisa berkata apapun selain tersenyum di wajahnya.
“IBU?!! Apa kau tidak apa – apa?! Teriak Razer
Ucapan razer membangunkan hancock kembali ke dunia ini.
“Ah,.. apa yang kau bilang tadi??! Ayah??!! Siapa yang kau maksud itu?! Ujar Hancock.
Razer pun berkata dengan antusias.
“sebelum kemari dan bertemu dengan bibi Sonia, anggota bajak laut tameng putih mengatakan bahwa kapal dengan lambang bajak laut topi jerami telah menyerang mereka. Dan setidaknya ada 16 kapal yang hancur.”
“ Beberapa orang yang kutanyai juga berkata hal yang sama”
“Jadi, ibu. Apakah itu mungkin AYAH??!!lanjut razer

Hancock yang telah lama terdiam pun berkata.
“Darimana kau tau kalau salah satu dari mereka itu ayahmu??! Siapa yang mengatakan itu kepadamu.??!
“Meski aku tak tahu bagaimana rupa ayahku, seperti apakah dia, tetapi aku memiliki nama yang sama dengan dia, itulah yang Reileigh-san katakana padaku sebelumnya, ia juga berkata bahwa ayahku adalah seorang yang hebat dan dia berkata bahwa ayah adalah seorang kapten dari bajaklaut topi jerami” 
Razer pun melanjutkan, 
“sekali lagi kutanyakan padamu IBU. Apakah itu benar tadi adalah ayahku, apakah ia yang tadi kemari datang membereskan bajaklaut tameng putih sebelum kami, dan bibi Sonia datang kemari”
“Jawablah dengan jujur Ibu”

“entahlah, ibu pun tak melihat dengan jelas hal itu, karna ibu tak sadarkan diri tadi.” Hancock ngeles
Razerpun cemberut karena ia tak bisa bertemu dengan ayahnya, yang selama ini ia dan adiknya Angel rindukan.
Mereka kemudian berjalan keluar,dan berjalan ke arah pelabuhan,saat mereka berjalan,Angel pun tersadar sedang digendong kakaknya


" Kak.. " Panggil Angel
" iya ? Ada apa Angel ? " Ucap Razer pelan
" Dimana ibu ka .. ? "
" Ibu disini sayang " Balas Hancock sambil tersenyum

Angel Menoleh,dia melihat ibunya,bibi Mari dan semua bajak laut kuja semua masih lengkap dan hidup
" Kaakk ... " Ucap Angel pelan
" Iya ? " Jawab Razer singkat
" Aku jalan saja ka .. "
" Jangan paksakan dirimu,kau masih terluka parah "
" huuuhhhh .. " gerutu Angel
" Aku lega kau sudah baikan " Ucap Razer " Tepat waktu .. "
" Ada apa sayang ? " Tanya Hancock
" Aku rasa Bibi Sonia sudah memanggil di pesisir pantai

Mereka berjalan melewati tumpukan mayat bajak Laut Tameng putih,banyak dari bajak laut kuja yang shock melihat pemandangan mengerikan itu,Hancock hanya terdiam " Apakah Razer yang melakukan semua ini atau luffy ? " Gumam Hancock

Akhirnya mereka sampai di pesisir,50 prajurit kuja langsung berlarian kearah Hancock
" Hebihime-Sama,anda baik baik saja ? "
" Iya,lebih baik periksa yang lain dulu dan periksa Angel " Perintah Hancock
" Baik Hebihime-Sama " Jawab Pasukan Kuja tersebut
Razer menurunkan adiknya dan membaringkan adiknya di tandu yang sudah disiapkan untuk menandu korban selamat yang tidak bisa berjalan ke kapal
" Kaa... " Panggil Angel
" Aku tahu kau ingin membicarakan apa,nanti saja ya saat kau sudah bisa berjalan " Ucap Razer lalu tersenyum
Razer pun berjalan ke arah Sonia yang sedang memeriksa luka-luka Mari,sonia yang menyadari Razer datang,mencoba untuk tidak mempedulikannya,Hancock yang memang sedang diperiksa luka lukanya 2 meter dari tempat Sonia dan Mari pun bingung dengan apa yang dia lihat itu

" Bibi marah ya " Tanya Razer pelan
Sonia tidak menghiraukan apa yang Razer katakan,dia tetap memeriksa keadaan Mari
" Ka,Razer memanggilmu tuh " Ucap Mari
" Aku tidak tertarik menengok ke arah Anak Nakal " Ucap Sonia ketus


Jdugg
Razer bersujud dihadapan Sonia,kemudian menangis,melihat tingkah anaknya itu,Hancock jadi semakin bingung
" Hei sonia,ada apa ini ?" Ucap Hancock kebingungan
" MAAFKAN AKU SUDAH NAKAL BIBI SONIA HIKSS MAAFKAN AKU SUDAH MEMUKULMU SAMPAI PINGSAN HIKSSS,MAAF SUDAH MEMBUAT PARA PENJAGA DIISTANA PINGSAN HIKKSS MAAFKAN AKU SUDAH MEMBELAH GERBANG ISTANA HIKKKSSSS MAAF SUDAH MENCURI KAPAL DAN MEMOTONG GERBANG PELABUHAN HIKKSSS MAAF SUDAH MEMBUNUH BANYAK ORANG HIKKKSSS DAN MAAF SUDAH MEMBOHONGI IBU DAN BIBI SONIA SERTA BIBI MARI HIKKSSS AKU MINTA MAAF " Ucap Razer dalam tangisannya " AKU MELAKUKAN INI SEMUA KARENA AKU SAYANG IBUKU DAN KALIAN HIKKSSS AKU HANYA INGIN MELINDUNGI HAL YANG AKU SAYANGI HIKKKSSSS "

Sonia terharu melihat keberanian keponakannya tersebut,dirinya tanpa sadar ikut menangis
" Berdiri kau " Ucap Sonia
" Sonia apa yang kau - "
" Jangan hentikan Bibi sonia ibu " Ucap Razer masih berlinang air mata "Aku pantas untuk dihukum "
Sonia kemudian berjalan ke arah Razer,Razer kemudian memejamkan matanya " Yah paling aku dipukuli " Gumam Razer


Muacchh
Sonia malah mencium kening Razer,dan kemudian memeluknya
" Anak bodoh,mana mungkin bibi tega menghukummu "Ucap Sonia memeluk erat Razer " Bibi minta maaf ya keras kepadamu,dan terima kasih telah menyelamatkan ibumu,adikmu,dan bibi mari "

" Sebenarnya,apasih yang terjadi selama aku tidak ada ? " Tanya Hancock penasaran
" Nanti aku ceritakan di perjalanan pulang ka " Jawab Sonia menghapus air matanya
" Akhirnya selesai juga " Ucap Razer kemudian berjalan kearah kapal
Satu langkah ... dua langkah ... tiga langkah

Brugghhh!
Razer jatuh tak sadarkan diri

" RAZER! " Teriak Hancock kaget

Petualangan Anak Kembar Monkey D. Luffy Chapter 4

Marineford ..

Ruangan Fleet Admiral

Siang itu smoker sedang mencoba menikmati waktu senggang yang dia rasa jarang sekali datang,dia meminum kopi sambil melihat keluar jendelanya,dia melemaskan punggungnya dan mencoba serileks mungkin,namun tetap Smoker selalu siaga setiap saat,menyadari Kedatangan Admiral Coby dan Laksamana Madya Tashigi,Smoker langsung melihat kearah mereka

" Maaf Smoker-San,anda sedang sibuk ? " Tanya Tashigi
" Tidak,Aku sedang senggang sekarang " Jawab Smoker yang kemudian menyalakan cerutunya dan menaruh gelas kopinya " Ada apa Tashigi ? "
" Begini Smoker-San ada ka... "
" Tashigi-San pakai dulu kacamata anda,anda sedang berbicara kearah lukisan " Ucap Coby sambil menepuk pundak Tashigi
" Oh ya,Ngomong ngomong dimana kacamataku yah ? " Tanya Tashigi sambil mencari dengan meraba-raba kantong celana dan jubahnya
" Diatas Kepalamu Bodoh! " Maki Smoker
" Eh oh ya hehehehe " Ucap Tashigi yang tersipu malu sambil memasang kacamatanya

" Haaaaah,Selalu Saja Seperti Ini " Ucap Coby sambil menepuk jidatnya
" Ada urusan apa kau kemari tashigi " Tanya Smoker
" Maaf Smoker-San,Saya rasa Admiral Coby punya urusan lebih penting

" Sudahlah Tashigi-San,Saya kemari hanya untuk melaporkan hasil misi saya,Anda saja duluan " Ucap Coby lalu berjalan kearah sofa

" Apa tidak apa apa Coby-San " Tanya Tashigi sungkan
" Haduh kau ini! Kalau memang ada urusan penting langsung sampaikan saja! Pangkatmu itu sudah Laksamana Madya! Bukan lagi kapten! " Maki Smoker kesal

" Sudahlah Smoker-San,jangan terlalu keras kepada Tashigi-San,Dia hanya ingin menghormati tingkatan dalam Angkatan Laut,Ayo Tashigi-San silahkan disampaikan " Ucap Coby sambil mengambil cemilan yang ada didalam toples yang terletak di meja disamping sofa

" Tapi .. " Ucap Tashigi
" Apa kehadiranku membuatmu tidak nyaman ? " Tanya Coby kemudian memakan Cemilannya
" Tidak Coby-San " Jawab Tashigi Mantap
" Kalau begitu silahkan diteruskan " Ucap Coby kemudian merebahkan punggungnya

" Begini Smoker-San,Ada laporan bahwa 5 kapal kita yang sedang berpatroli di wilayah perairan pulau Little Garden sudah dihancurkan oleh kelompok bajak laut Tameng putih " Ucap Tashigi

" Lalu apakah ada yang selamat dari pihak kita ? " Tanya Smoker yang kemudian melanjutkan meminum kopinya
" Total Prajurit kita di 5 kapal perang tersebut ada 600 orang,420 orang tewas,150 Disandera dan 30 orang berhasil lolos " Jawab Tashigi " Menurut laporan marinin yang lolos,sepertinya kelompok Bajak Laut itu melakukan aktifitas yang mencurigakan " Lanjut Tashigi

" Kalau aku tidak salah ingat,mereka bajak laut rookie dari south blue yang pernah menyerang kerajaan Bronze Thor ya ? " Tanya Coby
" Benar Coby-San,dan sejak kejadian penyerangan kerajaan di South Blue itu,kita dapat memastikan bahwa mereka kabur ke Grandline " Ucap Tashigi
" Baiklah,aku rasa cukup kau saja yang pergi " Ucap Smoker
" Ehh ?! Aku ?! " Tanya Tashigi kaget
" Iya,memangnya ada masalah dengan perintahku ? " Balas Smoker
" Ta-tapi .. " Ucap Tashigi Ragu

Smoker yang muali kesal dan berniat melempar tashigi dengan gelas,dihalangi oleh Coby
" Tashigi-San,kau masih terbayang kekalahanmu dari Roronoa Zoro 4 Tahun yang lalu yah ? " Tanya Coby yang kemudia berdiri dan berjalan kearah Tashigi
" Ba-bagaimana anda bisa .. "
" Aku tahu bahwa kekalahan telak terkadang membebani seseorang,aku pun masih membayangkannya " Ucap Coby yang sudah berdiri di depan Tashigi.

Tashigi pun meraba bekas luka disepanjang tangan kanannya,baju kemeja warna putih lengan pendek bermotif bunga yang ia pakai saat itu tidak dapat menutupi luka dari kekalahannya yang memalukan,Tashigi memejamkan matanya,mengingat kejadian itu


= FLASHBACK =
" Tunggu! Roronoa Zoro! " Teriak Tashigi
" Haaaah kau lagi " Ucap Zoro " Apa yang kau inginkan ? " Tanya Zoro sebal
" Demi nama keadilan! Kau akan kuhentikan disini! Teriak Tashigi

SORU!
" Maaf,tapi aku tidak punya waktu untuk bermain main "

NIGIRI! HIRAMEKI!
Jraaaassshhhh!!!!

Tertebaslah Tashigi dari bagian dada sebelah kiri ke tangan sebelah kanannya sampai ke pergelangan tangan kanan,tebasan itu juga melukai sepanjang perutnya

Bruugghhh!
Tashigi tersungkur,dan kemudian memegang luka diperutnya

" Uhukkk .. Jangan .. katakan kau tidak menggunakan haki .... uhukk " Ucap Tashigi yang sudah berlumuran darah dan batuk darah
" Memang, Aku tidak berniat menyerang seorang wanita .. " Ucap Zoro sambil menyarungkan kedua pedangnya

" Kenapa ?! Kau tahukan ini perang ?! " Teriak Tashigi yang kemudian mencoba mengambil nafas " Kenapa ?! .. Uhukk . Kau tidak menggunakan haki ?! " Teriak Tashigi
Zoro kemudian berjalan kehadapan Tashigi,dan kemudian menatapnya dalam dalam
" Cepat bunuh aku Roronoa Zoro! Jangan hina aku lebih jauh! " Teriak Tashigi menatap Zoro

Zoro mengeluarkan Wado Ichimonji,mengarahkan mata pedangnya tepat kearah Tashigi,Tashigi menutup mata dan tersenyum,menganggap bahwa ia mati dalam kehormatan,mati dalam pertarungannya dengan pendekar nomor 1 di dunia,dalam tugasnya sebagai perwira angkatan laut

Zreeeeebbbbbb

Tashigi membuka mata dan kaget melihat Pedang tersebut tertancap disebelah kepalanya,Zoro kemudian berjongkok dan tersenyum kearahnya

" Kenapa kau begitu ingin mati " Tanya Zoro
" Sudah Jelas bukan ?! Aku kalah dalam pertarungan darimu! Dan kematian merupakan hal yang pantas untukku " Teriak Tashigi kearah Zoro,tanpa sadar air mata mengalir di pipinya

Zoro mengahpus air mata di pipi Tashigi,kemudian berdiri,mencabut pedang yang tertancap disebelah kepala Wanita itu dan menyarungkannya

" Maaf,aku tidak tertarik membunuh wanita " Ucap Zoro sambil pergi berlalu
Tashigi yang sudah lemas melihat zoro yang pelan pelan menjauh dari tempatnya tersungkur

" Bajingan! "
Kata-kata itu yang keluar dari mulu Tashigi,sebelum akhirnya ia Pingsan




= End Of The Flashback =

" Oeeeeiii Tashigi-San "
Panggilan Admiral Coby membangunkan Tashigi dari lamunannya
" Aku tahu pasti luka itu sakit " Ucap Coby sambil menunjuk bekas luka ditangan Tashigi " dan aku yakin rasa sakit itu masih terasa sampai hari ini " Lanjut Coby
" Namun Tashigi-San,Anda sekarang adalah Laksamana Madya Angkatan Laut,Banyak bawahan anda yang mengharapkan tenaga maksimal anda,Anda kuat ko " Ucap Coby kemudian tersenyum
" Ma-maaf atas keraguan saya " Ucap Tashigi yang menundukan badan dan tanpa sadar air matanya mengalir " Saya akan segera berangkat " Lanjut Tashigi yang kemudian berlari meninggalkan ruangan
" Kau menyukainya yah ? " Tanya Smoker
" Ahh tidak ko " Ucap Coby yang kemudian berjalan kembali ke arah sofa " Aku hanya ingin membangkitkan rasa percaya dirinya saja,hanyaitu " Jawab coby enteng
" Selalu saja alasan yang sama " Jawab Smoker lalu menghisap cerutunya " Oh ya misimu di pulau Afro bagaimana ? " Tanya smoker kemudian mengisi lagi gelasnya
" Tidak berjalan baik,kita terlambat bergerak,target kita sudah lebih dulu melarikan diri,jadi aku hanya menangkap anak buahnya saja " ucap Coby enteng
" Oh begitu yah,tak kusangka dunia menjadi sangat kacau dam harus pihak kita yang menangani semuanya " Keluh Smoker
" Ya mau tidak mau,Pemerintah sedang sibuk mengurusi pembenahan sistem lama dan hubungan dengan negara aliansi,kemenangan pihak bajak laut 4 tahun yang lalu membuat banyak kelompok bajak laut baru di penjuru dunia pergi ke Grandline dan membuat kekacauan,ya untung sih itu semua terjadi di Grandline,jadi kita bisa terfokus menanganinya " Ucap Coby lalu merebahkan dirinya di sofa

" Aku rindu masa aku mengejar topi jerami "
" Kau rindu kebebasan ? "
" Tidak juga .. " Ucap smoker lalu meminum kopinya
" Lalu ? " Tanya Coby menyelidik
" Dari semua bajak laut yang pernah aku lawan,hanya dia yang berhasil lolos,aku penasaran dengan pria itu " Ucap Smoker lalu tersenyum
" Iya kau benar hahaha " Ucap coby lalu tertawa
" Apa ada yang lucu ? " Tanya Smoker Heran
" Tidak ada,aku hanya tertawa melihat ekspresimu barusan " Ucap Coby " Jujur,aku rindu dengan kehadiran mereka di Grandline "
" Lalu kau ingin bertemu dengan mereka dan bilang " Terimakasih sudah membuat pekerjaan angkatan laut menumpuk Luffy-San ",begitu ? " Ejek Smoker yang mencoba mengikuti mimik muka coby
" Ada apasih denganmu ? " Tanya Coby Datar
Saat sedang bercengkrama,ada perwira angkatan laut yang terburu buru masuk ke Ruangan Smoker
" Lapor Fleet Admiral! " Teriak Perwira itu kelelahan
" Ada apa ? " Tanya Smoker penasaran
" Ada haaaah haaaah,Situasi Gawat "
" Ya apa ? "
" Ini,Minum dulu " Ucap Coby yang menawarkan gelas berisi teh hangat
" Terima kasih Coby-San " Ucap Perwira tersebut yang kemudian meminum tehnya " Ada berita Gawat Smoker-San "
" Ya apa beritanya bodoh ?! " Bentak Smoker
“Kelompok Bajal Laut Tameng Putih telah menyandra Ratu bajaklaut BOA HANCOK beserta putrinya”
" dan juga 6 Kapal perang kita yang berpatroli di Wilayah perairan Grandline telah dihancurkan oleh kelompok bajak laut! " Ucap Perwira tersebut
" Ada berapa orang yang selamat ? " Tanya Smoker lalu meminum kopinya
" Satu Orang Smoker-San "

Bruuussshhhhhh!

" Apa katamu ? Satu Orang ?! " Tanya Smoker kaget sampai menyemburkan kopinya
" Apa kau yakin ? " Tanya Coby penasaran
" Saya yakin pak! " Jawab perwira itu mantap
" Lalu Kelompok mana yang menghancurkannya " Tanya Smoker yang kemudian menaruh gelas dan mematikan rokoknya

" Kelompok Bajak Laut Topi Jerami "
" Apa katamu ?! " Respon Smoker dan Coby bersamaan " Lalu kearah mana mereka berlayar " Tanya Coby penasaran
" Menurut konfirmasi dari perwira kita yang selamat,Mereka berlayar ke arah Little Garden pak " Jawab Perwira tersebut
" Apakah Laksamana Madya Tashigi masih disini ? " Tanya Smoker
" Maaf Smoker-San,sepertinya Laksamana Madya Tashigi sudak berangkat "
" Ini Gawat! Siapkan pasukan dan kapal! Aku akan pergi " Perintah Smoker
" Baik komandan! " Ucap perwira tersebut lalu pergi
" Kau tidak perlu pergi " UCap Coby
" Apa Maksudmu ?! Jika Tashigi bertemu dengan bajak laut Topi Jerami,dia bisa mati! " Bentak Smoker
" Maksudku,kau disini saja biar aku yang pergi,kau Fleet-Admiral damn situasi sedang genting " Ucap Coby lalu mulai beranjak pergi
" Lalu apa yang bisa kau lakukan ?! Kau lupa 4 Tahun yang lalu kau hampir mati gara gara bertarung dengan Topi Jerami ?! "
" Lalu apakah kau ingin mengabaikan jabatanmu disaat yang genting ini ?! Ingat ! Kita sedang berperang melawan banyak kelompok bajak laut di semua penjuru Grandline! Pasukan kita diluar sana butuh perintahmu! Apakah kau akan mengabaikan mereka demi anak buah tersayangmu itu! " Bentak Coby " Percayakan urusan ini kepadaku,kau cukup urus komando lain "
" Baiklah " Ucap Smoker mulai tenang " Tapi ingat,kau dan Tashigi harus pulang dengan selamat " Perintah Smoker
" SIAP KOMANDAN " Ucaop Coby Mantap lalu pergi meninggalkan ruangan Smoker
" Apa yang kau rencanakan Topi Jerami ? " Gumam Smoker lalu duduk kembali di bangkunya dan menyalakan lagi cerutunya






Kita beralih ke Pulau Amazon Lily

Kamar Boa Sandersonia
Sonia yang baru sadar kemudian meringis kesakitan gara-gara rasa nyeri dipinggangnya,dia kemudian menerawang langit langit kamar
" Aku dikamar yah ? " Tanya sonia pelan
" iya,jangan paksakan bangun "
Sonia menyadari Nyonba yang berdiri disampingnya dan ada 8 orang prajurit kuja yang duduk tertunduk yang mengelilingi kasurnya,sonia menengok kearah Nyonba
" Nek,Dimana Razer ? " Tanya Sonia pelan
" Dia pergi,kau istirahat saja dulu " Jawab Nyonba pelan
" Kenapa kau membiarkan dirinya pergi ? " Tanya sonia yang kemudian mulai menangis pelan " Kau tau kan dia bisa mati diluar sana "
" Memangnya aku bisa melakukan apa untuk menghentikan bocah yang membuat tulang belakangmu terkilir sekali pukul ? "
Pelan-pelan Sonia mencoba duduk,rasa sakit akibat pukulan keponakannya itu masih terasa sangat menyengat diseluruh badannya
" Aku harus menyusulnya! " Ucap Sonia
" Jangan paksakan dirimu,istirahat saja dulu " Balas Nyonba
" Tapi nek,Dia bisa mati! " Bentak Sonia
" Kau sudah pingsan selama 10 jam,menurutku anak itu sudah berada di lautan Grandline " Balas Nyonba tenang " Oh ya dia memintaku menyerahkan ini kepadamu " Lanjut Nyonba menyerahkan Kertas yang ada ditangan kanannya " katanya,Ini Vivre Card miliknya,kalau kau berniat menyusulnya "

Sonia mengambil kertas itu,menatapnya dalam dalam,lalu menghela nafas dan tersenyum
" Sepertinya anak itu menyembunyikan banyak hal dari kita " Ucap Sonia
" Kau benar,aku rasa anak itu sudah tumbuh kuat,jauh lebih kuat daripada kalian bertiga " Balas nyonba
" Apa karena aku yang maki tua,sehingga aku menjadi lemah ? "

" Tidak ah,umurmu masih 36 tahun,ditambah kau yang sering bertarung disetiap pelayaran,aku tidak yakin kau melemah "
" Jadi Maksudmu - ? "
" Ya,kemungkinan memang anak itu sudah melampaui kemampuan kalian bertiga "
" Kenapa kau berfikir seperti itu ? "
" Sepanjang sejarah Suku Kuja,tidak ada satupun Makhluk yang sanggup merobohkan gerbang istana,bahkan menggores gerbang pun tidak "
" Lalu maksud nenek,Razer berhasil merobohkannya ? "
" Bahkan anak itu membelah gerbang itu menjadi 4 "
Sonia kaget mendengar jawaban Nyonba,tidak disangka Razer yang dimatanya Imut dan Polos itu punya kekuatan seperti monster

" Apa kau yakin nek ? " Tanya Sonia tidak percaya
" Kau bisa lihat saja sendiri " Jawab Nyonba sambil menunjuk keluar jendela
Sonia sangat kaget,bukan hanya karena tumpukkan potongan pintu gerbang itu,tapi juga karena bekas tebasan itu juga melintang membelah setengah dinding Istana Kuja bagian luar

" Astaga " Ucap Sonia Takjub
" Dan anak itu memotong gerbang itu layaknya memotong buah " Ucap Nyonba " Bahkan kau pingsan gara gara satu pukulan anak itu,hebatnya pukulan itu bahkan tidak memakai haki "
" Sudah nek,aku sudah merinding membayangkan betapa besar kekuatan anak itu " Ucap Sonia sambil gemetar " Aku beruntung anak itu keponakanku,dan bukan Musuhku "
" Hahahaha zaman sudah berubah ya " Ucap Nyonba sambil tertawa
" Tapi aku tidak yakin dia bisa mengontrol kekuatannya dengan baik,aku saja hampir mati "
" Anak itu tidak pernah punya niat membunuhmu " Sanggah Nyonba " Aku melihat bagaimana iya memukul pinggangmu,bagaimana dia menahan kekuatannya,sejak awal dia memang mengincar bagian dimana dia bisa membuatmu pingsan sekali pukul,Jadi berhentilah mengkhawatirkannya,dia kuat " Ucap Nyonba

" Tapi nek- "
" Dan kau tahu ? Jika memang dia berniat membunuhmu,dia pasti sudah melakukannya " Ucap Nyonba yang kemudian pergi keluar meninggalkan ruangan itu
Sonia tertunduk,tidak percaya dengan kenyataan yang baru saja iya dapat,kenyataan bahwa iya dibuat pingsan oleh anak umur 14 Tahun,yang bahkan tidak menggunakan seluruh kekuatannya

" Apakah aku pantas untuk jadi pelindung Ratu Kuja ? " Gumam sonia yang kemudian kembali menangis
" Sonia-Sama,apakah anda baik baik saja ? "
Pertanyaan dari prajurit itu menyadarkan Sonia,Sonia melihat 8 prajuritnya,dia kemudian tersenyum,menghapus air matanya,dan melihat jendela
" Dasar anak nakal " Gumam Sonia
" Siapkan Prajurit terbaik dan kapal kita! Kita berangkat saat persiapan selesai! " Perintah Sonia'
" Siap Sonia-Sama " Teriak Pasukan Kuja
" Bibi akan menjemputmu anak nakal " Ucap sonia pelan kemudian tersenyum

Beberapa Waktu Sebelumnya
Perairan Grandline

Nami memberikan kertas yang berisi daftar bajak laut kepada Luffy "Luffy, kemarin kakakmu Sabo menitipkan ini padamu".
"Dia ingin kau membersihkan beberapa bajak laut yang terus mengacau dan meresahkan sekarang sekarang ini"

"APA??! apa yang dia berikan padaku itu??! tugas yang merepotkan". Luffy menjawab dengan wajah cemberut.


Selang beberapa lama kemudian, Burung News-co datang mengantarkan koran di pagi hari ini.Dan berita mengejutkan datang

SICHIBUKAI. RATU BAJAK LAUT BOA HANCOCK DAN PUTRINYA TERTANGKAP BAJAK LAUT. begitulah Headline yang tertulis di koran pagi ini.

Jinbei dengan keras mengatakan headline koran tersebut, dan kemudian terdengar oleh luffy.

"APA? oii Jinbe. Bacakan apa isi dari koran itu" Luffy pun mulai panik dan berbicara kepada Jinbe.
"Baiklah luffy kun, disini tertulis bahwa hancock dan putrinya Angel tertangkap oleh bajak Laut Tameng Putih" Jinbei pun menjelaskan.
"Hah apakah itu Angel?! Luffy bergumam dan melanjutkan berbicara.
"Beritahu detai tentangnya, mau bagaimanapun hancock telah banyak membantuku beberapa tahun yang lalu."
"Oii Nami, apakah di kertas yang diberikan Sabo tertulis bajak Laut Tameng Putih?

"Iya, kau benar luffy. disini tertulis tentang bajak laut Tameng Putih." Nami pun menjawab
"Lokasinya berada di pulau Martil.dan sepertinya tidak jauh dari sini."
Nami pun berlari ke ruang perpustakaan, dan mengumpulkan informasi tentang pulau Martil tersebut di peta yang telah ia gambar.

Selang beberapa menit, Nami kembali.
"Lihatlah ini, ini Lokasi Kita. dan Ini lokasi pulau Martil, pulau yang memiliki bentuk seperti kepala martil ini" 
"Jaraknya. kurang lebih 10KM dari sini dan kita akan tiba ke sana dalam beberapa jam" 

Luffy kemudian berteriak.
"Franky, siapkan cola. dan kita harus segera bergegas"
"Persiapkan keberangkatan kita sekarang juga"

Kru kemudian menarik layar kapal, dengan franky yang mengisi cola di ruangan kabin. serta jinbe yang berada di kemudi kapal berkata.
"Semuanya bersiaplah."
Jinbei menekan tombol di kemudi kapal dan mengemudikan kapal dengan cepat. 
di bawah kapal terdapat drum berisi kincir yang membuat kapal bergerak dengan sangat cepat. 

Ditengah perjalanan, Kru Raja Bajak Laut di hadang oleh beberapa kapal Angkatan Laut. Kapal tersebut menembaki Sunny Go. Karena terburu – buru, Luffy memerintahkan untuk menghancurkan Kapal – Kapal tersebut.
“Hancurkan Mereka, kita tidak punya waktu untuk meladeni mereka sekarang” ujar Luffy



Kita beralih ke lokasi Razer Sekarang
di Perairan Grandline ..

Ada 6 kapal Angkatan Laut yang Hancur di tengah lautan, kapal tersebut mengalami kerusakan yang parah. Razer pun mengamati lokasi tersebut dan merasa heran.
“Apa yang terjadi, kenapa bisa banyak kapal Angkatan Laut berserakan disini. “ ujar Razer.
Dan tidak jauh dari lokasi tersebut ada 6 puing kapal yang mengapung dan terbakar disana,serta 1 kapal dengan kerusakan sedang,9 kapal tersebut,semua berlambang bajak laut Tameng Putih, 9 kapal itu memang merupakan pancingan Gardess untuk menjebak Sonia yang dipastikan datang beserta pasukan suku kuja sebagai bala bantuan,rencananya menggiring mereka ketempat hancock ditangkap dan menyergapnya disana,namun kurang beruntung bagi mereka,sudah yang diincar tidak datang,mereka malah dibantai oleh orang yang tidak diketahui.

" Wah ada apa ini, Kenapa bisa ada banyak orang yang terluka padahal aku belum sama sekali menyerang salah satu dari kalian " Ucap Razer yang heran sambil mengangkat pedangnya.
"Ucapan macam apa itu ? Siapa Kau, Apa kau salah satu dari mereka! " Maki Kapten kapal tersebut
" Hei kenapa harus marah marah paman ? Bukannya aku tidak membunuh paman ? Lagipuna 25 orang teman paman itu masih hidup kan ? " dan siapa mereka yang kamu maksud.?” Razer pun heran, siapa mera yang di maksud dengan pria bertubuh Gorilla tersebut.

"Kenapa kau menyerang kami?! "
" Siapa Kalian " Balas Razer " Lalu kenapa kalian ada di perairan ini ? kalian sedang mengawasi Amazon Lily ya ? " Tanya Razer sambil ngupil.
"Kami ditugaskan kapten kami,Gardess Alfonso si tameng putih,pria dengan harga kepala 435 Juta Berry,untuk menangkap Boa Sandersonia,kapten kami sudah mengalahkan Boa Hancock,Boa Marigold,dan Anaknya Angel,Kami ditugaskan untukku menjebaknya dengan mengiringnya ke pulau Martil,Markas Besar Bajak Laut Tameng Putih,lalu setelah Sandersonia berhasil ditangkap,mereka semua akan dijual ke pasar gelap sebagai budak! " Jawab Kapten itu " Makanya kami mengawasi Amazon Lily sialan! "

" Jadi kalian yang menangkap ibu,bibi,dan adikku " Jawab Razer membuang upilnya
" Apa maksudmu ?! " Tanya Kapten itu heran.
" Haha paman bodoh ya " Ucap Razer yang kemudian berjalan kearah gerombolan anak buah Gardess yang ditangkap dan melepaskan ikatan mereka,Razer lalu berjalan ke arah pinggir kapal,mengeluarkan pedang hitam miliknya,dan duduk di pinggir kapal itu

" Aku anak dari Boa Hancock,Jujur saja membunuh kalian merupakan hal mudah bagiku,namun aku tidak sekejam itu,bagaimana jika kita membuat sebuah perjanjian " Tawar Razer dengan tatapan tajamnya
" Perjanjian apa maksudmu ? " tanya kapten kapal itu dengan ekspresi takut
" Kalau aku lihat,kapal ini masih sanggup berlayar "
" Lalu ? "
" Bagaimana kalau kalian mengantarkan aku ke tempat mereka ditahan,setelah itu kalian bebas pergi " Ucap Razer sambil tersenyum
" Jika kami menolak "
" Ya Terpaksa aku harus membunuh kalian " Jawab Razer Singkat

" Kau hanya menggertak bocah,kau tidak dapat membunuh kami,karena hanya kami yang tahu lokasi dimana ibumu ditahan,dan hanya kami yang bisa mengantarmu " Ucap Kapten tersebut sombong.

JIGOKU GOON!

Ayunan pedang Razer tersebut memotong leher 7 anak buah kapal yang berdiri dibelakang kapten tersebut "
" Ba-bagaimana bisa ? " gumam kapten itu
" Aku tidak bercanda paman,aku hanya menawarkan cara paman untuk bertahan hidup,aku masih bisa menemukan ibuku tanpa bantuan kalian " Ucap Razer enteng " Nah kalian pilih,mengkhianati kapten kalian,atau membantuku menyelamatkan ibuku "
" Ba-baiklah,tapi kau janji membiarkan kami hidup ? " Tanya kapten tersebut tergagap
" Iya aku janji " ucap Razer tersenyum " Dan kalau kalian mencoba menipuku,ya aku terpaksa membunuh kalian "
" Ba-baik " Ucap Kapten itu " semuanya,Arahkan kapal ke Pulau Martil"
Kapal itu mulai berlayar,melaju dengan kecepatan pelan,Razer kemudian mengeluarkan kotak kayu dari balik bajunya
" Sepertinya Orang-Orang ini takut yah, dan apa yang terjadi. Kenapa mereka sudah terluka sebelum aku datang .. " Gumam Razer menyadari bahwa kapal ini menuju kearah yang sama dengan yang ditunjukan Vivre Card didalam kotak itu.